NoeLoe
try to — from NOTHING to SOMETHING
-
Core ?
(0)Abis ikut core team meeting, kemarin…. Core ?
Nyimpulin nih dari BaB per BaB bahasan materinya bahwa memang sudah beda syarat untuk menjadi sukses atau tidak. Jadi core team upline di bisnis ini ternyata “KUDU” untuk penunjuk arah yang jelas ke depan sana. Dan di meeting itu dikasih tau gimana supaya masuk jadi core teamnya director or leader. Rupanya, leader itu bukan lahir tanpa disemai. Ada penyemaian yang prosesnya harus diikuti dengan taat.
Saya korelasikan apa isi materi itu bukan hanya untuk saya yang menjalankan bisnisnya, tapi keknya nih di setiap bidang yang kita komit di dalamnya. Komitment kita di kantor atau keluarga atau dimanapun tempat yang melibatkan kita di dalamnya, memang membutuhkan “perjuangan” lebih untuk menjadi punya harga yang lebih juga. Kalu biasa saja, ya hasilnya tentu biasa-biasa saja. Alami sanget
Mengambil contoh figur seorang Meuthia Rizki, bagaimana beliau membayar harga atas komitmennya di bisnis Oriflame, saya paham sekarang kenapa beliau bisa mencapai level Diamond dalam waktu 3 tahun, 1 tahun lbh cepat dari targetnya.
Salah satu contohnya nih ya…
Mbak Thia itu takut naik ojek hahaha… Bukan karena gengsi, tapi karena trauma pernah di tabrak mikrolet waktu naik ojek. Tapi, beliu berfikir kalau terus-menerus kalah dengan ketakutannya naik ojek, belio ga akan bisa menemukan kaki-kaki director yang membuatnya menjadi Diamond itu. Makanya dipaksain jadi berani. Sebuah harga yang harus dibayar kan ya ? Meninggalkan anak ketika beliau mengerjakan bisnisnya Sabtu dan Minggu untuk sementara waktu saja, dibayar dan kembalinya bisa bereng anaknya terus Senin - Jumat. Jadi untung lebih besar, belum itung incomenya loh ya
Tapi serang kemana-mana pake supir dengan mobil hadiahnya itu, hmm…gpp lah wajar kok dah lewatin prosesnya. Bay bay ojek dunk
Dan kita membuka wawasan nih kemarin, compare dengan ketika kita ngantor or teman-teman yang masih ngantor. Kalo hujan, apa kita diberi ijin untuk boleh ga ngantor ? Pasti enggak. Sebaliknya panas luarbiasa, apa juga boleh ga ngantor ? Kantor adalah sebuah tempat kita berkomitment. Walopun income bisa diprediksi dan sambil ngeluh-ngeluh tetap cinta
Tapi itu harga yang harus kita bayar di kantor untuk gaji per bulan kita kan ya ? Sedang di bisnis ini, ga butuh waktu segitu banyak seperti ngantor. Kok ga bisa sekomit di kantor, itu perlu di cek nih pesan errornya apa hi..hi..Kalau bayar harga untuk sebuah peluang memiliki pasive income puluhan juta dan berbagai reward serta bisa membuat saya merealisasikan banyak keinginan insya allah tapi saya ga mau seperti dulu saya begitu taatnya pada aturan kantor, kayaknya perlu cek deh isi kepala saya nih he..he… Enggak ada bedanya mengerjakan bisnis ini dengan dunia kerja saya dulu, seharusnya loh ya. Kalau saja saya mau setaat ketika jadi bangsawan (bangsa karyawan) dulu, gimana ya ? Lha ga setaat itu aja incomenya bisa lebih he..he..hanya dalam waktu 9 bulan.
Mau tau apa aja yang harus dibayar untuk jadi Diamond dan masuk core teamnya leader, “cari muka” aja sama mbak Thia supaya diajak meeting core teamnya bulan depan qeqeqe…
-
Berdoa Yang Bijaksana
(0)Cerita ini adalah salah satu contoh bahwa, terkadang anak kecil lebih mempunyai kebijaksanaan dibanding orang dewasa.
Mark, mengikuti sebuah pertandingan balap mobil mainan. Hanya tersisa 4 anak yang akan melaksanakan pertandingan final, dan Mark adalah salah satunya.
Mobil mainan milik Mark tak begitu menarik. Dibuat dari kayu sederhana dan sebuah lampu kedip di atasnya, tentu tak sebanding dengan mobil mainan mewah milik anak lainnya. Tapi Mark bangga dengan miliknya. Mobil itu dibuatnya sendiri dengan susah payah.
Pertandingan dimulai …
4 anak siap di garis start dengan mobil mainannya masing-masing. Namun sesaat sebelum dimulai, Mark meminta waktu sebentar. Ia tampak komat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya dipejamkan dengan tangan tertangkup di dada memanjatkan doa. Lalu semenit kemudian, dia berkata : ” Yap, Aku siap ! “ dan Dorrr…. tanda telah dimulai
Semua peserta mendorong mobilnya masing-masing dan meluncur dengan cepat. Ramai anak-anak bersorak menjagokan jagoannya masing-masing. Dalam setiap pertandingan atau lomba, pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah dilampaui. Dan Mark-lah sang pemenang. Semuanya senang, apalagi si Mark. Kembali dia komat-kamit membaca doa.
Saat pembagian piala, Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala diserahkan, ketua panitia bertanya : ” Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan ? “
Jawab Mark : ” Bukan pak, aku bukan berdoa seperti itu. Sepertiya tak adil kalau aku berdoa meminta kepada Tuhan agar menolongku mengalahkan orang lain. Aku hanya memohon pada Tuhan supaya aku tak menagis, jika aku KALAH “
hm…dia anak kecil….
Sering saya berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan semua harapan. Menjadi nomor 1, jadi yang terbaik, selalu lulus dalam setiap ujian dengan nilai baik. Terlalu sering berdoa pada Tuhan agar dijauhkan dari halangan dan cobaan.
Padahal yang dibutuhkan jauh lebih penting adalah bimbingan-Nya, tuntunan-Nya, panduan-Nya karena saya terlalu lemah untuk percaya bahwa saya bisa kuat. Saya terlalu sering lupa dan cengeng dengan kehidupan, menangis dalam setiap cobaan yang datang. Kecewa pada orang lain yang tak sejalan, yang menghina, yang berfikiran seperti yang tidak saya harapkan sama sekali
Jadi doanya sekarang dirubah deh : Semoga selalu tegar dalam setiap ujian. Dalam setiap interaksi sosial, dalam setiap kekecewaan yang datang. Dalam setiap kondisi yang tak sesuai harapan.
Karena ternyata, Tuhan memang sayang kalau memberi kita ujian, dan selama hidup, memang akan selalu ada ujiannya. Ternyata, ujian bukan untuk membuat kita lemah, takut, cengeng dan mudah menyerah. Hmm..bener sih, nambah jadi kuat kayaknya he..he..
-
race of life ….
(0)Every morning in Africa,
a GAZELLE awakens.
He has only one thought on his mind :
” to be able to faster than the fastest LION. If he not, then he will be eaten ”Every morning in Africa,
a LION awakens.
He has only one thought on his mind :
” to be able to run faster than slowest GAZELLE. If he cannot, he will die of hunger ”Whether you choose to be a GAZELLE or a LION
is no consequence.
It is enought to know that with the rising of the sun, you must run !
And you must run faster than you did yesterday or you will die.This is the race of life ….







Suara Komentator