<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>NoeLoe</title>
	<atom:link href="http://noeloe.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://noeloe.net</link>
	<description>try to -- from NOTHING to SOMETHING</description>
	<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 14:55:01 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Yang Tak Bergeming</title>
		<link>http://noeloe.net/2008/12/sisi-lain-mlm/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2008/12/sisi-lain-mlm/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 13:57:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=409</guid>
		<description><![CDATA[<p>Membaca majalah MOTIVATION dengan judul <strong>&#8220;MLM Tak Bergeming Hadapi Tsunami Financial Dunia&#8221;</strong> sungguh membuat saya tersenyum lebar sambil berucap syukur atas anugrah diberi kesempatan terjun ke dunia MLM yang bagi sebagian orang seperti hantu di siang bolong. Emang ada ya hantu siang-siang ? <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kita semua pasti tau dunia saat ini  kalau dunia punya kepala, sedang pusing tujuh keliling kepalanya memikirkan krisis ekonomi. Dimulai ambruknya perusahaan raksasa Amerika Lehman Brothers dan Washington Mutual (WaMu) berdampak buruk pada perekonomian terutama di negara Eropa.</p>
<p>Dan kini, badai krisis ekonomi sudah mulai terasa di kawasan Asia Tenggara katanya. Masa sih ? Kayaknya harga bawang cabe tomat sama-sama aja ya ha..ha&#8230; taunya cuma bisnis cabe sih yak <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> Maknya ga kepikiran mengakhiri hidup seperti kebanyakan para pengusaha yang mengetahui usahanya bangkrut atau para pelaku saham yang karena permainan sahamnya membuat semua asset ludes atau membuat hutang bertumpuk jumlahnya lalu DEPRESI <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi di sisi lain, perusahaan Management dan Investasi terbesar dunia, Merril Lynch dan Capgeminil mengumumkan bahwa di Asia Tenggara jumlah jutawan dollar justru meningkat. Mereka menamakannya <strong>High Net Worth Individuals (HNWIs) </strong>atau Individu dengan nilai kekayaan bersih sedikitnya mencapai USD 1 Milyar. Banyak orang mencibir data yang dibuat Merril Lynch serta Capgeminil palsu alias bohong. Tapi bagi pebisnis Network Marketing, ini bukan hal bohong !! karena industri MLM setiap tahunnya memang melahirkan jutawan-jutawan dollar baru. Perusahaan dengan sistem MLM sama sekali tak bergeming kendati tsunami finansial melanda saaat ini.</p>
<p>Dunia MLM tetap konsisten menawarkan peluang income yang tinggi. Namun bukan berarti bisa diperoleh dengan mudah juga sih, sebuah kesuksesan pasti perlu diraih dengan kerja keras. Sama saja seperti dunia kerja atau bisnis dimanapun, mau menjadi luarbiasa tentu tidak dengan menjadi karyawan atau pengusaha dengan pola kerja biasa saja. Kalo samapai bisa mencapai posis bagus tanpa kerja keras, ya pastinya pakai cara khusus he..he&#8230;</p>
<p>Kesuskesan di dunia MLM bukan datang tiba-tiba dari langit, kata tulisan dalam majalah MOTIVATION ini. tapi iya bener juga sih dengan pengalaman hampir 10 bulan terjun ke dunia MLM hiks&#8230;cetek amat ya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sebetulnya yang menghambat seseorang menjadi jutawan di bisnis MLM, katanya bukan soal KEMAMPUAN. Tapi dilihat dari sikap mentalnya atau istilah lainnya dari sisi MINDSET yang tidak PAS. Jadi bukan karena seseorang TIDAK BISA, hanya karena MINDSET-nya kurang PAS jadinya ya tidak jalan.</p>
<p>Contohnya kata isi majalah : Ketika seseorang melihat sebuah PELUANG, karena MINDSET-nya TIDAK JALAN, maka respon yang muncul adalah : ah susah, gak bisalah, bukan bidang saya, bukan bisnis  model saya kayaknya, kurang kompetensi, gengsi, sehingga yang ada lebih banyak PROBLEM ketimbang SOLUSI. Akhirnya kalau ditanya bisa tidak ? pasti jawabnya TIDAK BISA. Jika diberi SOLUSI-pun, kalau MINDSET-nya memang ga kena, ya yang terlihat NEGATIF saja.</p>
<p>Jadi nih setelah membaca rubrik yang dibeli suami saya ini, ya gak heran kalau akhirnya banyak orang mencoba peruntungan di bisnis MLM lalu tidur (kayak yang nulis ini he..he) ya karena MINDSET-nya enggak kena. Setelah kena Insya Allah pasti bangun, cuci muka, minum jamu ITB (Isi Tenaga Baru) dengan baca buku dan literatur, info principal, gaul sama yang memang MINDSET-nya udah kena dan berfikiran POSITIP terus, lalu pemanasan, lari di tempat, sambung lari marathon. Mau sprint juga silakan saja kalo napasnya panjang dan kuat ga pake nyela minum yah <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2008/12/sisi-lain-mlm/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Ibu Handal :D</title>
		<link>http://noeloe.net/2008/12/contoh-ibu-handal-d/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2008/12/contoh-ibu-handal-d/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 12:58:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[business]]></category>

		<category><![CDATA[idea]]></category>

		<category><![CDATA[iseng]]></category>

		<category><![CDATA[news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[<p>Suatu sore di Head Office Oriflame, Bulungan Jakarta&#8230;</p>
<p>Jam menunjukkan pukul 15.30 sore itu. Semerbak wangi minyak telon menyebar di area lobby. Saya celingak-celinguk mencari sumbernya. Oh ternyata&#8230;</p>
<p>Di sebuah meja bundar seorang anak kecil laki-laki bertelanjang dada. Si ibu menggosoknya dengan minyak telon lalu &#8220;menaburi&#8221; talk di sekujur tubuhnya. Wajah ibunya sumringah, wajah anaknya belepotan talk tapi lucuuuu bangets <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kayaknya berasa segar banget itu anak abis &#8220;diberesin&#8221; sang ibu, lalu&#8230; si anak beraksi di area lobby dengan kakak perempuannya, sama juga anak kecil sekitaran 5 atau enam tahun gitu deh. Mereka berdua berlarian di sekitar padatnya para konsultan yang antri di berbagai section. Yang laki-laki kecil iseng banget lagi, itu keranjang belanjaan dikumpulinnya beberapa lalu di tebarnya. Mengganggu yang mau lewat sebenarnya. Saya yang sudah selesai dan tinggal menunggu bis feeder komplek yang akan membawa saya pulang jam 4:30 sore itu, senyum-senyum sendiri di pojokan.</p>
<p>Kebetulan ini hari ibu kan ya, saya mau tunjukkan betapa ibu memang ruarrbiasaa termasuk bisnisnya yang ruarrbiasa ha..ha&#8230;</p>
<p>Duh kamera gak bawa lagi, untung masih ada HaPe untuk mengabadiakan kejadian yang di kepala saya mulai mikir-mikir membantah &#8220;kenyamanan&#8221; yang kata banyak orang menjadi milik saya sehingga dengan mudah bisa menjalankan bisnis he..he&#8230;, begini nih beberapa katanya&#8230;.. <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>1. <em><strong>Kamu sih enak, anak sudah besar gak perlu ditungguin lagi&#8230;</strong></em>(masalahnya mo anak kecil lagi belon dapet-dapet neh :D)</p>
<p>2. <em><strong>Kamu sih enak, ada kendaraan jadi bisa mobile kemana-mana.</strong></em>.(naik bis juga lagiiii, kadang keujanan naik ojeq koq, secara peritungan bawa boil terus rugi bandar capek kaki karena macet belum bensin he..he&#8230;)</p>
<p>3. <strong><em>Kamu sih enak, suami mapan bisa support sana-sini&#8230;</em></strong>(andai suamiku tau, dia pasti nyengir sendiri ha..ha..)</p>
<p>Okay, saya cuma membatin, itusih kamu aja bikin alasan wakaka&#8230; maap-maap yah kalo ada yang ngerasa bikin alasan begitu hi..hi&#8230;</p>
<p>Cuma pengen sharing aja dengan kondisi si ibu itu yang membawa 2 anaknya ikutan bekerja di Bulungan sore itu koq. Oke deh kalo saya dikatakan banyak enaknya, padahal melawan kenyamanan (nyaman boongan sebenernya mah kalo mau pada jujur nih) itu gak kalah perjuangannya lho he..he&#8230;</p>
<p>Tapi coba lihat si ibu itu. 2 anak dibawanya, tanpa pembantu, nikmat aja.Gak pake alasan harus nungguin anaknya di rumah karena gak ada pembantu he..he.. salut deh. Kayaknya dikerjain dengan hati tuh, full passion <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi anaknya enjoy aja gak ada rewelnya, mainan biar cuma keranjang belanjaan jadi sebuah permainan yang mengasyikan dia. Kebawa aura semangat sang ibu kali ya.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s198.photobucket.com/albums/aa285/greendy_photos/?action=view&amp;current=IMAGE_00221.jpg" target="_blank"><img class="aligncenter" src="http://i198.photobucket.com/albums/aa285/greendy_photos/IMAGE_00221.jpg" border="0" alt="Photobucket" width="309" height="228" /></a></p>
<p><a href="http://s198.photobucket.com/albums/aa285/greendy_photos/?action=view&amp;current=IMAGE_00220.jpg" target="_blank"></a></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://i198.photobucket.com/albums/aa285/greendy_photos/IMAGE_00220.jpg" border="0" alt="Photobucket" width="307" height="229" /></p>
<p style="text-align: center;">Langsung beraksi dia, muterin lobby mainin keranjang belanjan hi..hi&#8230; Liat gak itu di belakang si anak kecil, remaja pakai rok seragam SMA. Duh ya, anak belasan tahun udah ngerti bisnis ? Sebenarnya mereka bisa bikin alasan juga :<em><strong> &#8221; saya gak bisa karena harus belajar terus, ada kewajiban nilai bagus sama ortu &#8220;.</strong></em> Tapi kok ?  Kenyataannya banyak anak juga gak belajar terus kan kerjanya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;">Abis puas muter-muter dan berlarian dengan kakanya, kayaknya do&#8217;i kecapean. Duduk dia di salah satu kursi, ngobrol deh dengan konsultan lain ha..ha&#8230;Kecil-kecil dia sudah mengasah  kemampuannya berkomunikasi nih. Insya Allah bakalan jadi kaki DIrector ibunya. Liat deh gayanya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://i198.photobucket.com/albums/aa285/greendy_photos/IMAGE_00223.jpg" border="0" alt="Photobucket" width="320" height="240" /></p>
<p>Dan ini ibunya, asyik dengan pekerjaannya sore itu di Bulungan tanpa kesulitan apa-apa dengan 2 balita lucunya itu <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
<a href="http://s198.photobucket.com/albums/aa285/greendy_photos/?action=view&amp;current=IMAGE_00224.jpg" target="_blank"></a></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://i198.photobucket.com/albums/aa285/greendy_photos/IMAGE_00224.jpg" border="0" alt="Photobucket" /></p>
<p>Sore itu saya belajar sesuatu bahwa ternyata keputusan orang bertindak bermula dari bagaimana dia menyikapi keadaannya. Ibu itu betindak sampai ke Bulungan sore itu dengan kondisinya yang mungkin bagi sebagian orang, menjadi alasan untuk tidak bertindak apa-apa. Kondisi menjadi sebuah alasan pembenaran untuk tidak bertindak.</p>
<p>Ini hari ibu&#8230;</p>
<p>Kayaknya enak memilih menjadi ibu  luarbiasa yang enggak kebanyakan alasan kayak ibu itu ya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2008/12/contoh-ibu-handal-d/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>One More Step</title>
		<link>http://noeloe.net/2008/12/one-more-step/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2008/12/one-more-step/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 13:08:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[business]]></category>

		<category><![CDATA[personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=407</guid>
		<description><![CDATA[<p>Alhamdulillah&#8230;</p>
<p>Seperti rasanya mau dipromosiin naik jabatan di kantor nih, nunggu 1 step lagi jadi Director di Oriflame&#8230;. Bedanya adalah, ga ada was-was ada temen yang sikut main belakang menjegal he..he&#8230;</p>
<p>Atau ada usulan pertimbangan senioritas, pengangkatan perlu dibatalkan ha..ha&#8230;</p>
<p>Bahagianya hari ini dobel-dobel. Selain lolos bulan ke-5 kualifikasi menjadi Director, berita dari bapak beneran bikin saya makin bangga pada diri sendiri, wakakaka&#8230;narsis bener <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bukan gitu&#8230;.</p>
<p>Cuma memang review di akhir tahun 2008 yang membuat saya secara pribadi jujur aja kagum dengan sebuah keputusan dan keberanian merubah diri. Berubah adalah sebuah proses yang yakin deh enggak enak. Sumpe kagak enak cing !</p>
<p>Main paksa diri sendiri, melawan segala kenyamanan yang menina bobokan, melawan banyak rasa enggak enak sebagai syarat peningkatan kualitas pribadi, hmmm&#8230;.. ihik..ihik&#8230;.Uplineku sungguh tahu ini deh <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Before and After&#8230;</p>
<p>Walaupun ini baru 1/8 perjalanan menuju target Insya Allah, setidaknya review saya di akhir tahun 2008 keliatan kok before and afternya.</p>
<p>Sebelumnya, saya adalah perempuan yang memikirkan diri sendiri, ya gimana tidak ? Sewaktu jadi karyawan Bank dengan income yang diterima, memang wajar hanya mikirin apa yang tampak di kulit saya hehe&#8230;jadi mau malu neh ! Juga mikirin dapur pribadi. Bersedekah jauh dibilang cukup. Tiket menuju surga emperan juga susah nyampenya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Membuat resolusi rada telat, sudah memasuki tahun 2008 kala itu. Februari mulai deh main paksa-paksaan ke diri sendiri. Saya jadi sadar bahwa sesungguhnya setiap manusia punya potensi memaksa diri <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> Niat apa enggak ?</p>
<p>Contohnya ya gak jauh-jauh deh, saya sendiri. Tanpa keinginan kuat, saya tau hari-hari saya hanya diisi dengan tidur siang, ngemol, nonton telenovela, membaca sebagai hobby. Yang sedikit menghasilkan ? Ya membaca, alhamdulillah masih ada bagusnya he..he&#8230;Yg lain ?&#8230; Pasti tau deh jawabannya.</p>
<p>Hanya menjadi ibu rumah tangga biasa&#8230;.</p>
<p>Tanpa prestasi&#8230;</p>
<p>Segalanya disubsidi suami&#8230;</p>
<p>Jengah deh <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Karena memang dasarnya enggak bisa seperti itu sih. Bukan enggak bersyukur apa yang diberi suami, eitts&#8230;syukur dan membuat langit tak berbatas itu beda loh ya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hasil memaksa diri nih, hari ini dengan bangga bapak telpon, barusan aja&#8230;Bahwa mobil baru yg saya belikan untuk hadiah pensiun beliau bulan ini sudah di tangan. Biar kata mobil seribu umat, harganya juga tidak terlalu mahal, tapi Alhamdulillah itu hasil kerja bisnis saya di Oriflame <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ketika bekerja, boro-boro kepikir beliin mobil hi..hi&#8230;</p>
<p>Ketika jadi full ibu rumah tangga, tambah boro-boro lagi. Lha mana mungkinlah minta suami belikan mobil morotuwonya. Ibune (morotuwoku-red) saja gak dibeliken ha..ha&#8230;</p>
<p>Artinya apa ? Saya sadari potensi bisnis saya bisa menghasilkan sungguhan. Belum juga jadi Director udah berani ngasih hadiah mobil bukan ? Tapi yang lebih berarti dari itu sesungguhnya, sebuah keberanian merubah diri. Itu aja sih kayaknya. kalo saya masih saja seperti saya yang dulu, sangat bisa dipastikan, hari ini saya tidak akan mendengar suara bahagia bapak dan ibu nelpon memberi tahu saya : <em><strong>&#8221; Makasih ya Lu, mobilnya sudah datang, baru aja sampe rumah, lagi  dicobain adik muter-muter sama anaknya&#8230;.&#8221; <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </strong></em></p>
<p>Duh bahagianaya hari ini.</p>
<p>Di penghujung tahun, di akhir masa perjuangan bapak di instansinya 35 tahun&#8230;</p>
<p>Kok Allah membuat segalanya menjadi pas banget begini yah ? Alhamdulillah <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2008/12/one-more-step/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Core ?</title>
		<link>http://noeloe.net/2008/12/core/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2008/12/core/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 01:09:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[<p>Abis ikut core team meeting, kemarin&#8230;. Core ?</p>
<p>Nyimpulin nih dari BaB per BaB bahasan materinya bahwa memang sudah beda syarat untuk menjadi sukses atau tidak.  Jadi core team upline di bisnis ini ternyata &#8220;KUDU&#8221; untuk penunjuk arah yang jelas ke depan sana. Dan di meeting itu dikasih tau gimana supaya masuk jadi core teamnya director or leader. Rupanya, leader itu bukan lahir tanpa disemai. Ada penyemaian yang prosesnya harus diikuti dengan taat.</p>
<p>Saya korelasikan apa isi materi itu bukan hanya untuk saya yang menjalankan bisnisnya, tapi keknya nih di setiap bidang yang kita komit di dalamnya. Komitment kita di kantor atau keluarga atau dimanapun tempat yang melibatkan kita di dalamnya, memang membutuhkan &#8220;perjuangan&#8221; lebih untuk menjadi punya harga yang lebih juga. Kalu biasa saja, ya hasilnya tentu biasa-biasa saja. Alami sanget <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mengambil contoh figur seorang Meuthia Rizki, bagaimana beliau membayar harga atas komitmennya di bisnis Oriflame, saya paham sekarang kenapa beliau bisa mencapai level Diamond dalam waktu 3 tahun, 1 tahun lbh cepat dari targetnya.</p>
<p>Salah satu contohnya nih ya&#8230;</p>
<p>Mbak Thia itu takut naik ojek hahaha&#8230; Bukan karena gengsi, tapi karena trauma pernah di tabrak mikrolet waktu naik ojek. Tapi, beliu berfikir kalau terus-menerus kalah dengan ketakutannya naik ojek, belio ga akan bisa menemukan kaki-kaki director yang membuatnya menjadi Diamond itu. Makanya dipaksain jadi berani. Sebuah harga yang harus dibayar kan ya ? Meninggalkan anak ketika beliau mengerjakan bisnisnya Sabtu dan Minggu untuk sementara waktu saja, dibayar dan kembalinya bisa bereng anaknya terus Senin - Jumat. Jadi untung lebih besar, belum itung incomenya loh ya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi serang kemana-mana pake supir dengan mobil hadiahnya itu, hmm&#8230;gpp lah wajar kok dah lewatin prosesnya. Bay bay ojek dunk <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan kita membuka wawasan nih kemarin, compare dengan ketika kita ngantor or teman-teman yang masih ngantor. Kalo hujan, apa kita diberi ijin untuk boleh ga ngantor ? Pasti enggak. Sebaliknya panas luarbiasa, apa juga boleh ga ngantor ? Kantor adalah sebuah tempat kita berkomitment. Walopun income bisa diprediksi dan sambil ngeluh-ngeluh tetap cinta <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> Tapi itu harga yang harus kita bayar di kantor untuk gaji per bulan kita kan ya ? Sedang di bisnis ini, ga butuh waktu segitu banyak seperti ngantor. Kok ga bisa sekomit di kantor, itu perlu di cek nih pesan errornya apa hi..hi..</p>
<p>Kalau bayar harga untuk sebuah peluang memiliki pasive income puluhan juta dan berbagai reward serta bisa membuat saya merealisasikan banyak keinginan insya allah  tapi saya ga mau seperti dulu saya begitu taatnya pada aturan kantor, kayaknya perlu cek deh isi kepala saya nih he..he&#8230; Enggak ada bedanya mengerjakan bisnis ini dengan dunia kerja saya dulu, seharusnya loh ya. Kalau saja saya mau setaat ketika jadi bangsawan (bangsa karyawan) dulu, gimana ya ? Lha ga setaat itu aja incomenya bisa lebih he..he..hanya dalam waktu 9 bulan.</p>
<p>Mau tau apa aja yang harus dibayar untuk jadi Diamond dan masuk core teamnya leader, &#8220;cari muka&#8221; aja sama mbak Thia supaya diajak meeting core teamnya bulan depan qeqeqe&#8230;</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2008/12/core/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Berdoa Yang Bijaksana</title>
		<link>http://noeloe.net/2008/12/berdoa-yang-bijaksana/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2008/12/berdoa-yang-bijaksana/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 01:03:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[books]]></category>

		<category><![CDATA[idea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=404</guid>
		<description><![CDATA[<p>Cerita ini adalah salah satu contoh bahwa, terkadang anak kecil lebih mempunyai kebijaksanaan dibanding orang dewasa.</p>
<p>Mark, mengikuti sebuah pertandingan balap mobil mainan. Hanya tersisa 4 anak yang akan melaksanakan pertandingan final, dan Mark adalah salah satunya.</p>
<p>Mobil mainan milik Mark tak begitu menarik. Dibuat dari kayu sederhana dan sebuah lampu kedip di atasnya, tentu tak sebanding dengan mobil mainan mewah milik anak lainnya.  Tapi Mark bangga dengan miliknya. Mobil itu dibuatnya sendiri dengan susah payah.</p>
<p>Pertandingan dimulai &#8230;</p>
<p>4 anak siap di garis start dengan mobil mainannya masing-masing. Namun sesaat sebelum dimulai, Mark meminta waktu sebentar. Ia tampak komat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya dipejamkan dengan tangan tertangkup di dada memanjatkan doa. Lalu semenit kemudian, dia berkata : <strong><em>&#8221; Yap, Aku siap ! &#8220;</em></strong> dan Dorrr&#8230;. tanda telah dimulai <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semua peserta mendorong mobilnya masing-masing dan meluncur dengan cepat. Ramai anak-anak bersorak menjagokan jagoannya masing-masing. Dalam setiap pertandingan atau lomba, pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah dilampaui. Dan Mark-lah sang pemenang. Semuanya senang, apalagi si Mark. Kembali dia komat-kamit membaca doa.</p>
<p>Saat pembagian piala, Mark maju ke depan dengan bangga.  Sebelum piala diserahkan, ketua panitia bertanya : <strong><em>&#8221; Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan ? &#8220;</em></strong></p>
<p>Jawab Mark : <strong><em>&#8221; Bukan pak, aku bukan berdoa seperti itu. Sepertiya tak adil kalau aku berdoa meminta kepada Tuhan agar menolongku mengalahkan orang lain. Aku hanya memohon pada Tuhan supaya aku tak menagis, jika aku KALAH &#8220;</em></strong></p>
<p>hm&#8230;dia anak kecil&#8230;.</p>
<p>Sering saya berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan semua harapan. Menjadi nomor 1, jadi yang terbaik, selalu lulus dalam setiap ujian dengan nilai baik. Terlalu sering berdoa pada Tuhan agar dijauhkan dari halangan dan cobaan.</p>
<p>Padahal yang dibutuhkan jauh lebih penting adalah bimbingan-Nya, tuntunan-Nya, panduan-Nya karena saya terlalu lemah untuk percaya bahwa saya bisa kuat. Saya terlalu sering lupa dan cengeng dengan kehidupan, menangis dalam setiap cobaan yang datang. Kecewa pada orang lain yang tak sejalan, yang menghina, yang berfikiran seperti yang tidak saya harapkan sama sekali <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi doanya sekarang dirubah deh : Semoga selalu tegar dalam setiap ujian. Dalam setiap interaksi sosial, dalam setiap kekecewaan yang datang. Dalam setiap kondisi yang tak sesuai harapan.</p>
<p>Karena ternyata, Tuhan memang sayang kalau memberi kita ujian, dan selama hidup, memang akan selalu ada ujiannya. Ternyata, ujian bukan untuk membuat kita lemah, takut, cengeng dan mudah menyerah. Hmm..bener sih, nambah jadi kuat kayaknya he..he..</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2008/12/berdoa-yang-bijaksana/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>race of life &#8230;.</title>
		<link>http://noeloe.net/2008/12/race-of-life/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2008/12/race-of-life/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 00:59:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[idea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=402</guid>
		<description><![CDATA[<p>Every morning in Africa,<br />
a GAZELLE awakens.<br />
He has only one thought on his mind :<br />
&#8221; to be able to faster than the fastest LION. If he not, then he will be eaten &#8221;</p>
<p>Every morning in Africa,<br />
a LION awakens.<br />
He has only one thought on his mind :<br />
&#8221; to be able to run faster than slowest GAZELLE. If he cannot, he will die of hunger &#8221;</p>
<p>Whether you choose to be a GAZELLE or a LION<br />
is no consequence.<br />
It is enought to know that with the rising of the sun, you must run !<br />
And you must run faster than you did yesterday or you will die.</p>
<p><strong>This is the race of life &#8230;.</strong></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2008/12/race-of-life/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Asal Menolong</title>
		<link>http://noeloe.net/2008/12/jangan-asal-menolong/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2008/12/jangan-asal-menolong/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 10:40:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[books]]></category>

		<category><![CDATA[idea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=401</guid>
		<description><![CDATA[<p>Saya mendapat sebuah hikmah dari membaca buku nih. Bagus banget <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> Gara-gara salah berbaik hati, salah menempatkan arti pertolongan akibatnya kita justru bisa menyengsarakan loh.</p>
<p>Ceritanya nih&#8230;</p>
<p>Ada anak menemukan kepompong kupu-kupu. Suatu hari si anak ini melihat sebuah lubang kecil muncul disana. Beberapa jam si anak mengamati calon kupu-kupu berjuang melewati lubang itu. Kok susah amat sih kayaknya, begitu pikir si anak. Lalu dilihatnya si kupu-kupu berhenti membuat kemajuan setelah berusaha. Si anak memutuskan untuk membantunya. Diambilnya gunting dan diputuslah sisa kekangan yang membungkus tubuh si calon kupu-kupu. Kebayang apa yang terjadi kan ya ? Itu calon kupunya mudah banget keluar dari kekangan kepompong tadi.</p>
<p>Tapi&#8230;&#8230;</p>
<p>Dia punya tubuh yang kecil, sayap yang mengkerut <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Si anak terus mangamatinya dan berharap semoga suatu saat sayap-sayap itu akan mekar sehingga mampu menopang tubuhnya seiring berjalannya waktu. Kenyataannya ? Si kupu menghabiskan sisa hidupnya dengan berjalan merangkak saja di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap mengkerut. Dia tidak pernah terbang, dan beberapa jam kemudian, MATI !</p>
<p>Ternyata&#8230;<span id="more-401"></span></p>
<p>Yang tidak dimengerti si anak sampai akhirnya berbaik hati dan tergesa memberi pertolongan dengan memotong lubang kepompong adalah : kepompong yang menghambat dan perjuangan yang memang diperlukan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil itu adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian rupa sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut. Sebuah proses alam yang sulit dan menyakitkan.</p>
<p>Tapi, setelah si kupu-kupu melewatinya, lalu terbang dengan sayap indah yang memberi keindahan pada dunia, itulah buah dari sebuah proses yang sulit dan menyakitkan bukan ? <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hikmahnya nih&#8230;</p>
<p>Kadang-kadang perjuangan memang diperlukan dalam proses hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin  akan melumpuhkan kita. Mungkin kita tidak akan jadi sekuat yang semestinya. Kita mungkin tidak akan pernah bisa &#8220;terbang &#8220;. Melalui alam, Tuhan menyiapkan prosesnya masing-masing. Tugas mahluk ciptaan Tuhan hanya tinggal memahami alam dan melakukan apa yang terbaik bisa kita lakukan. Kadangkala kita memotong kepompong kita agar cepat keluar dan menjadi sukses menurut paradigma kita &#8230;..</p>
<p>Saya jadi mikir lagi, kadang saya berbuat memotong kepompong anak atau kepompong para donlens. Hanya karena keinginan membuat mereka cepat menjadi hebat dan sukses. Hebat dan sukses dalam paradigma saya yang salah. Padahal, proses yang seharusnya anak saya lewati, adalah proses alami yang telah juga saya lewati ketika saya kecil dulu. Proses yang harus dilewati semua orang dalam group bisnis sayapun, pernah saya lewati dan saya bisa memahami proses itu yang membuat saya hari tau hal yang jauh lebih luas ketimbang dulu. Kenapa saya berbuat kurang bijaksana dengan memutus mata rantai prosesnya, sehingga anak atau donlens saya tidak merasakan proses yang menurut saya sih menghasilkan sebuah kebaikan.</p>
<p>Jadi jangan marah ya nakk..</p>
<p>Kalau ibu bilang, jangan suruh mbak ya darling,  kerjakan sendiri !</p>
<p>Jangan marah ya donlens&#8230;</p>
<p>Kalau jawaban saya pendek saja, kembali ke LepTop <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ternyata bagusnya kita itu melewati proses alami yang sudah seharusnya memang kita lewati. Supaya suksesnya suatu hari nanti, akan bisa membuat kita terbang beneran terbang mandiri dengan sayap asli kita yang bagus, bukan sayap hasil operasi atau tambalan darurat ha..ha..</p>
<p>Kita ikuti proses alami dari Tuhan, sudah dari sananya itu memang ada. Kita aja yang sekarang pada kreatip bikin adonan instant <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;">Kita memohon KEKUATAN,</p>
<p style="text-align: center;">kehidupan memberi kesulitan-kesulitan untuk membuat kita menjadi KUAT</p>
<p style="text-align: center;">Kita memohon KEBIJAKAN</p>
<p style="text-align: center;">kehidupan memberi kita persoalan untuk kita SELESAIKAN</p>
<p style="text-align: center;">Kita mohon KEMAKMURAN</p>
<p style="text-align: center;">dan Tuhan memberi kita otak dan tenaga untuk BEKERJA</p>
<p style="text-align: center;">Kita memohon keteguhan hati</p>
<p style="text-align: center;">dan Tuhan memberi kita bahaya untuk DIATASI</p>
<p style="text-align: center;">Kita memohon CINTA</p>
<p style="text-align: center;">dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk kita TOLONG</p>
<p style="text-align: center;">Kita memohon KEBAIKAN HATI</p>
<p style="text-align: center;">dan Tuhan memberi kita kesempatan-kesempatan yang muncul seperti sebuah bayangan yang membutuhkan kejelian kita menangkapnya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;">Apakah anda melihat sebuah kesempatan disini, he..he&#8230; siapa tau ya ini kesempatan yang seperti bayangan itu, sayang kan kalo tidak jeli untuk menangkapnya  <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2008/12/jangan-asal-menolong/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Resolusi 2009</title>
		<link>http://noeloe.net/2008/12/resulosi-2009/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2008/12/resulosi-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 13:40:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[iseng]]></category>

		<category><![CDATA[personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=398</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tadi nih abis masuk blog <a href="http://ruangrani.com/" target="_blank">Ruang Rani</a>. Salah satu manager saya yang Insya Allah jadi Senior Manager, kalo baca resulusinya tahun 2009. Amiiinnn.Mak doakan tercapai mulus ya nakkk <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi tersadar, ternyata ini sudah di penghujung tahun. Hidup ga terasa banget ya. Kalo sudah ingat usia nambah dan nambah terus begini, nyesel juga masa muda gak diisi dengan banyak hal positip yang menghasilkan. Hmmm&#8230; Nasi sudah menjadi bubur hehe&#8230;kayaknya deh segitu parahnya, anggak kok saya anak baik-baik wakakaka&#8230;</p>
<p>Latahkan kalo saya ikutan membuat resolusi ? Bentar bentar, resolusi apaan sih ya hihi&#8230; Gini deh, saya mah taunya target. Anggap aja punya beberapa target di 2009 Insya Allah. Beberapanya yang boleh diketahui umum ya he..he&#8230;ada yang secret soalnya menyangkut produksi dalam negri <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>1. Jadi DIRECTOR, insya Allah Januari. Amin</p>
<p>2. Menciptakan DIRECTOR minimal 4 &#8211;insya allah. Amin.</p>
<p>3. Umrah  Ramadhan bareng anak dan suami pake uang cash reward tapi suami bayar sendiri ya hiks,    peritungan dikit karena mulai mau nabung buat anak kuliah kan ya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>4. Ngurusin anak asuh minimal 20 di NPF full urusan sekolahnya bukan hanya SPP, biar anak-anak pada lega sekolahnya, tepat sasaran prestasinya ga setengah-setengah gitu&#8230;. Amin.</p>
<p>Semantara utama targetnya itu.</p>
<p>Amin..Amin..Amiin.</p>
<p>Kerja..kerja&#8230;kerja&#8230;</p>
<p>Inget target&#8230;</p>
<p>Umur nambah banyak</p>
<p>Tanggung jawab nambah gede</p>
<p>Jaman makin sulit&#8230;</p>
<p>Jangan cengeng Noe</p>
<p>Jangan banyak ngeluh Noe</p>
<p>Jangan galak-galak amat yaa &#8230;.</p>
<p>Kan saya mau niru Tante Tamilla kalo galak hi..hi..</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2008/12/resulosi-2009/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Realita Ijazah</title>
		<link>http://noeloe.net/2008/12/realita-ijazah/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2008/12/realita-ijazah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 05:39:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[business]]></category>

		<category><![CDATA[idea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[<p>Terinspirasi atas keluhan seorang rekan, yang mentok mencari pekerjaan baru karena tak memiliki ijazah sesuai yang disyaratkan, saya mengangkat ide tulisan ini, bisa aja nih Noe.  Sebuah realita bukan, bahwa untuk start berjuang sukses di sebuah perusahaan, baground pendidikan dilihat sejak awal <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selanjutnya, baru pengalaman dan keahlian lainnya.</p>
<p>Jarang sekali perusahan menerima orang dengan hanya bilang bahwa saya &#8220;hobby&#8221; melakukan pekerjaan seperti yang  bapak ditawarkan, maka bapak harus yakin saya bisa mengerjakan pekerjaan itu. Sehebat apapun kita pada bidang tersebut, kalaupun ada yang diterima kerja lantaran hobby, nasib baik atau dewi fortuna sedang dalam genggaman aja.</p>
<p>Karena melihat kenyataan itulah, dulu susah payah saya berusaha menyelesaikan kuliah. Karena  berfikir hanya berbekal ijazah SMA, saya tau saya akan sedikit kesulitan bersaing berebut &#8220;kursi panas&#8221; kerja di bank ha&#8230;ha&#8230;</p>
<p>Itu anggapan lama, sekarang mata saya lebih terbuka bahwa banyak sekali orang sukses itu bukan duduk di balik meja kantoran. Tidak harus bertitel banyak &#8220;S&#8221;. Sebuah kesuksesan hanya butuh etos kerja yang baik dan komitment yang tinggi. Hanya, tidak di semua tempat mengijinkan etos kerja yang baik dan komitment bisa membuahkan hasil sesuai harapan kita, karena ya itu tadi, filter dari awalnya sudah jelas ada ijasah tertentu untuk mengisi kesempatan memiliki kendaraan sukses di sebuah perusahaan.</p>
<p>Mungkin kemampuan tamatan SMEA jurusan Akuntansi atau sekedar kursus lebih hebat dibanding seorang sarjana S1 jurusan yang sama. Kesempatan yang lebih luas, sayangnya bagi yang memiliki ijasah lebih tinggi. Realita.</p>
<p>Duluuuu sekali seseorang tuh pernah &#8220;curhat&#8221; kalo dosqi merasa lebih jago di bidang kesekertarisan (karena pengalaman kerjanya) dari orang baru masuk di kantornya, tapi karena SARJANA, eh si orang baru digaji lebih gede. Sebuah pekerjaan yang sesuangguhnya secara kemampuan teknis bisa dikerjakan tanpa butuh ijasah pendidikan formal, tetap melihat ijasah tuh.  Realita. Ya harus terima.</p>
<p>Inget aja, hari gini S1 mah udah ga kelirik. Lulusan S2, S3 dan banyak S lagi yang mungkin saya kurang apdet untuk tingkatan dunia pendidikan formal he..he&#8230;sudah bejibun gak bisa keitung lagi saking banyaknya. Belum lagi harus bersaing dengan lulusan luar negri yang gak bohong deh, lebih menarik di &#8220;pakai&#8221; perusahaan ketimbang lulusan lokal, iya gak seh ? Intinya saingan ketat. Berat.</p>
<p>Well&#8230;biarlah itu berlaku bagi dunia profesional di kantor.</p>
<p>Sekarang kalau mengukur kesempatan karir dan peluang finansial, kepuasan kerja, kenyamanan, recognisi, kayaknya sih kalo bisa diputar waktu kembali, saya itu mustinya dulu gak perlu juga kuliah hi..hi&#8230; Tapi karena udah kadung ga bisa diulang dan gak ada yang nawari saya Oriflame tuh dulu, ya terpaksa kuliah dipaksa sampe selesai. Kenapa ya gak ada orang datang nawarin Oriflame dulu ke saya ? Hmm&#8230;mungkin nih ya barangkali &#8220;otak&#8221; saya masih &#8220;lemah&#8221; dengan peluang bisnis MLM. Atau dianggap belum potensial, wakakaka&#8230;.menyedihkan.</p>
<p>Menjalani bisnis ini saya tidak ditanya latar belakang pendidikan. Bukan enggak bonafid, tapi memang gak diperlukan, cuma ya ehem..ehem&#8230;butuh orang-orang yang lumayan &#8220;cerdas&#8221; dan  &#8220;smart&#8221; hi..hi&#8230; Itu dia contohnya Meuthia Rizky dan JengNad, dan teman-teman saya di BOSS Family. Mereka ya bukan orang biasa-biasa saja. Saya tau bagaimana mereka membuat komitment, bagaimana cara mereka bekerja. Berlatar pendidikan beragam, pengalaman kerja yang macam-macam, ada yang bertitel tanpa S ada yang dobel S. Hanya, ketika mereka memutuskan menjalani bisnis Oriflame, sama saja seperti saya, pendidikan saya enggak penting tuh <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sayangnya, banyak orang masih saja langsung lari tunggang langgang begitu tau MLM-nya itu. Sementara mencari peluang berincome di perusahaan pun mentok sana mentok sini sampe benjol <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> Atau malahan sudah pada kena PHK. Tetep aja ngaku aku &#8220;gengsi&#8221; ah ngerjain bisnis begituan. Waddoowww&#8230;.lom tau aja kayak apa enjoynya kami disini. Disuruh balik ngantor  emmm&#8230;saya lari tunggang langgang gantian deh ha..ha&#8230;</p>
<p>Coba deh ke website BOSS Family di <strong><a href="http://boss-family.org" target="_blank">http://boss-family.org</a> </strong>ya, dan cek ada siapa saja disana <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2008/12/realita-ijazah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Perbedaan Persepsi</title>
		<link>http://noeloe.net/2008/12/perbedaan-persepsi/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2008/12/perbedaan-persepsi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 08:07:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[idea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=395</guid>
		<description><![CDATA[<p>Baru aja dapat email dari my hubby nih. Bagus banget isinya, bukan rayuan gombal sih karena besok mau Our Weding Unniversary ke-14. Emailnya motivasi. Kayak Diamond aja ngasih motivasi nih <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kenapa ya my hubby itu, sejak istrinya ini bonusnya makin nambah-nambah aja kayaknya makin &#8221; sayang &#8220;. Maksudnya makin sayang kalo enggak terus dimotivasi bekerja lebih giat gituloh hi..hi&#8230; Agaknya telah terbaca kalau saya Insya Allah asset yang berpotensi dan pantas dijaga wakakakaa &#8230; begitukan Ibu Diamond ?</p>
<p>Email tentang PERBEDAAN PERSEPSI nih. Hati-hati dengan sel otak anda yang akan menghasilkan persepsi yang berbeda bila ditarik dengan sel otak positip dan negatip.</p>
<p class="MsoNormal">Ceritanya &#8230;.<span> (ini benar2 di copas aja ya, lagi banyak kerjaan kalo mau ngarang bebas sendiri belum sempat hi..hi&#8230;)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span><br />
<strong><span style="font-size: 13.5pt;">Ada seorang ayah yang menjelang ajalnya di hadapan  sang Istri berpesan DUA hal kepada 2 anak laki-lakinya  :</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><strong><span style="font-size: 18pt; color: red;"><span id="more-395"></span>- Pertama : Jangan pernah menagih  hutang kepada orang yg berhutang kepadamu.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><strong><span style="font-size: 18pt; color: red;"><br />
- Kedua     : Jika pergi ke toko  jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.</span></strong><strong></strong></span></p>
<p><strong>Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi,  bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya  sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.</strong></p>
<p><strong>Pada suatu hari sang Ibu  menanyakan hal itu kepada mereka.</strong><br />
<strong><span style="font-size: 13.5pt; color: green;"><br />
Jawab anak yang bungsu :</span></strong><br />
<strong><span style="font-size: 13.5pt;"> </span></strong><br />
<strong><span style="text-decoration: underline;"><span style="font-size: 13.5pt; color: green;">&#8220;Ini karena saya mengikuti pesan ayah.  Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang  kepadaku, akibatnya modalku susut karena orang yang berhutang kepadaku tidak  membayar sementara aku tidak boleh menagih&#8221;.</span></span></strong><br />
<strong><span style="text-decoration: underline;"><span style="font-size: 13.5pt; color: green;">&#8220;Juga Ayah berpesan supaya kalau saya  pergi atau pulang dari rumah ke toko dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar  matahari. Akibatnya saya harus naik becak atau andong, padahal sebetulnya saya  bisa berjalan kaki saja, tetapi karena pesan ayah itu, akibatnya pengeluaranku  bertambah banyak&#8221;.</span></span></strong><strong></strong></p>
<p><strong>Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya,  sang Ibu pun bertanya hal yang sama.</strong><br />
<strong><span style="font-size: 13.5pt; color: navy;">Jawab anak sulung :</span></strong><br />
<strong><span style="font-size: 13.5pt;"> </span></strong><br />
<strong><span style="text-decoration: underline;"><span style="font-size: 13.5pt; color: navy;">&#8220;Ini semua adalah karena saya mentaati  pesan ayah. Karena Ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang  berhutang kepada saya, maka saya tidak pernah menghutangkan sehingga dengan  demikian modal<br />
tidak susut&#8221;.</span></span></strong></p>
<p><strong>&#8220;Juga Ayah berpesan agar supaya jika saya  berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar matahari, maka  saya berangkat ke toko sebelum matahari terbit dan pulang sesudah matahari  terbenam.<br />
Karenanya toko saya buka sebelum toko lain buka, dan tutup jauh  sesudah toko yang lain tutup.&#8221;</strong></p>
<p><strong>&#8220;Sehingga karena kebiasaan itu, orang  menjadi tahu dan tokoku menjadi laris, karena mempunyai jam kerja lebih  lama&#8221;.</strong><br />
<strong><span style="text-decoration: underline;"><span style="font-size: 13.5pt; color: red;"><br />
MORAL CERITA :</span></span></strong><strong><span style="font-size: 13.5pt;"><br />
Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat  di tanggapi dengan presepsi yang berbeda. Jika kita melihat dengan positive  attitude maka segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan membuat kita  sukses tetapi kita bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena rutinitas  kita&#8230; pilihan ada di tangan anda.<br />
</span></strong><strong><em><span style="text-decoration: underline;"><span style="font-size: 18pt; color: red;"><br />
&#8216;Berusahalah melakukan hal biasa dengan  cara yang luar biasa&#8217;</span></span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Pas kan buat saya yang menjalankan bisnis Oriflame ha..ha..</p>
<p class="MsoNormal">Hadiah ulang tahun pernikahan kami mungkin ya wejangan dari email ini, cukuplah <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2008/12/perbedaan-persepsi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
