<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>my steps ... &#187; idea</title>
	<atom:link href="http://noeloe.net/category/idea/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://noeloe.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 17:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Beda Standar Kick Andy :p</title>
		<link>http://noeloe.net/2010/03/beda-standar-kick-andy-p/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2010/03/beda-standar-kick-andy-p/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 18:00:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[idea]]></category>
		<category><![CDATA[iseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=464</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sebenarnya malam ini adalah tugas finishing persiapan event Jakarta dalan rangka Recruitment Day Oriflame Indonesia. <a href="http://noeloe.com">dBC Network</a> mengadakan road Show di 10 kota di Indonesia termasuk Jakarta dan saya menjadi bagian team yang bertanggung jawab pada event Jakarta.</p>
<p>Saking FUN-nya bisnis yang kami lakukan, pekerjaan yang sesungguhnya adalah tanggung jawab yang sama saja kok seperti deadline pekerjaan kantor kami dulu yang rata-rata kami memang mantan pekerja kantoran juga sebenernya. Cuma ya heran aja, deadline  tinggal deadline, santai aja. Malah apdet BLOG <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kenapa ?</p>
<p>Bukan kami tidak terbiasa pada sebuah target, duuuuh kalo itumah Insya Alah nomor satu dipegang. Mungkin yang membedakan adalah, enggak ada bossnya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Tapi ya selalu heran Insya allah mah setiap pekerjan yang harus mensupport hajat hidup orang banyak di BISNIS ini tetap terlaksana dengan baik, biasanyaaa&#8230;</p>
<p>Sambil bekerja dengan santai, sesekali saya email-emailan dengan teman-teman yang besok akan &#8220;manggung&#8221; hehe kayak Opera Van Java aja :p</p>
<p>Termasuk juga dengan syahdu mendengankan Radio Delta FM kesukaan saya yang sedang menyiarkan acara Kick Andy on Radio. Tidak ada yang tidak bisa dipelajari walaupun lagu-lagu yang hmm&#8230;. lagu-lagu romantis, inget-inget jaman jatuh cinta wkwkwkw&#8230; asik juga :p</p>
<p>Tapi bukan soal lagunya kok yang akan saya angkat sebagai pencerahan pada acara Kick Andy on Radio ya. Ini soal <strong>SUKSES. </strong></p>
<p>Bahasan yang sama diangkat oleh <a href="http://jengnad.net">Nadia M. Yuniardo</a> pada event bisnis Oriflame di Cilegon beberapa waktu yang lalu dan saya hadir disana. Ya soal <strong>SUKSES.</strong></p>
<p>Kalo saya berbalik ke masa sebelum ilmu saya lumayan tinggi saat ini, hallah&#8230; :p</p>
<p>Tidak pernah lho menyadari bahwa saya ternyata sudah banyak menginjak titik-titik SUKSES saya dalam perjalanan waktu yang cukup panjang dalam hidup. Saya tidak pernah mengenal diri melakukan banyak kesuksesan karena salah memandang arti SUKSES itu sendiri.</p>
<p>Malam ini saya tau bahwa saya adalah orang yang telah sangat banyak <strong>SUKSES</strong>-nya hehe..</p>
<p>Standar sukses orang itu gak bisa disamakan. Standar suksesnya mahasiswa tentu beda dengan standar sukses profesional muda. Sukses bagi profesional pemula pasti beda dengan sukses pegawai senior yang sedang mengejar pimpinan tertinggi sebuah perusahaan tentunya.</p>
<p>Dan ternyata&#8230;</p>
<p>Ketika saya dulu di TK, kebetulan nemu ijasah TK siang tadi, saya sadar seusia saya TK-pun saya sudah banyak melakukan banyak kesuksesan. Walaupun sedikit negatif, tapi itu adalah target sukses saya loh sebagai anak TK hahaha&#8230; Misalnya ? Sukses malakin bekel teman TK dulu yang super pelit ga mau berbagi dan &#8220;sukses&#8221; membuatnya menangis. Hasilnya ? Setiap kali pembagian raport, selalu laporan guru di kelakuan : &#8220;suka menyerang&#8221; qeqeeq lalu sukses diberi wejangan orang tua :p</p>
<p>Anda tau ?</p>
<p>Perjalanan sukses itupun akhirnya memberi saya kesuksesan mendapatkan ILMU kan kalau engga baik malakin orang, bilang aja baik-baik kalau dia harus mau berbagi sama temen yang nelangsa engga punya makanan <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Naik ke SD, SMP, SMA ketika saya amati malam ini, bener aja standar SUKSES menjadi sangat berbeda-beda. Kalau banyak anak bangga masuk IPA dan merasa sukses, ya memang itu standar suksesnya barangkali yah, biarin aja ngerasa jurusan paling baik adlah jurusan IPA, standarnya itu sih masa mau di <em>brain wash </em>yang bagus IPS.</p>
<p>Saya merasa sukses kok dengan ambil kelas IPS karena standar sukses saya lulus SMA masuk kuliah jurusan Sosial juga, selama SMA gak seriusan amat belajarnya. Ah ga mau pusing kayak anak IPA hahaha&#8230; Peace ya anak IPA yang biasanya agak-agak terlalu seriusan :p</p>
<p>Rasanya makin besar, mulai mengenal yang namanya DREAMS atawa IMPIAN. Lulus SMA berfikir masuk jurusan EKONOMI dan bekerja di Bank, tercapai. Dan itu SUKSES jaman dulu saya to ? Ya gak apa-apa kan ? Walaupun mungkin bekerja di Bank bukan ukuran sukses manisnya mahasiswa IT atau lulusan ARSITEKTUR.</p>
<p>Ketika kuliah dan ternyata garis tangan berkata harus sambil menikah dan mengurus anak dan keluarga, tapi di kepala standar SUKSES saya mengatakan bahwa lulus Strata 1 dengan waktu standar pada umumnya orang lajang, adalah HARUS. Dan sukses, sidang dan diwisuda berbarengan dengan teman-teman yang pada masih single dan saya sudah berbuntut 1 dan nyambi bekerja. Bagi saya, kelulusan Strata 1 itu sebuah kesuksesan mencapai dream harus lulus kuliah sesuai waktunya lulus.</p>
<p>Tapi&#8230;</p>
<p>Ya standar sukses saya untuk urusan sekolahan ya cukup S1 hehehe&#8230; Kepikiran ambil S2 dulu tapi panggilan rumah dengan kondisi hidup di Jakarta membawa saya memutusakan fokus pada perkembangan anak di rumah yang hanya di rawat pembantu saat itu. Dan standar SUKSES saya berubah total sejak saat itu. Bukan lagi karir di kantor. Bukan lagi pendidikan tinggi banget tapi membuat emosi anak lebih teratur karena kenyamanannya dipegang langsung ibunya setiap hari, menjadi ukuran SUKSES saya. Lupakan S2&#8230; Tapi standar sukses saya bisa sekolahkan anak ke jenjang S2 atau S3 kalau dia mau Insya Allah <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Gak heran kalau setelah mempelajari ilmu <strong>DREAMS</strong> dan <strong>SUKSES</strong> dalam perjalanan hidup dan juga hasil nguping Kick Andy on Radia tadio, saat ini standar SUKSES agak naik hehe..</p>
<p><strong>Kata Kick Andy :</strong></p>
<p><strong><em>Standar SUKSES setiap orang berbeda-beda tapi setiap orang berhak untuk meraih mimpinya masing-masing.</em></strong></p>
<p>Kalau memulai bisnis ini bagi saya mendapatkan income 10 Juta udah sukses, sekarang tidak lagi. Naik dong hihi&#8230;</p>
<p>Kalau dulu target membelikan mobil bapak tercapai sudah lalu saya bilang saya cukup SUKSES, sekarang tidak lagi. Mau mobil yang gratisan aja engga beli, itu SUKSES nanti yang lagi dikejar <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan menjadi SUKSES bagi seorang ibu seperti saya adalah kerja keras baik finansial atau hmm.. apa ya yang membuat anak sukses dunia akheratnya, jelas itu adalah SUKSES yang sedang saya kejar banget dan butuh uang loh ternyhata hehehe</p>
<p>Sayangnyaa&#8230;.</p>
<p>Memang beberapa orang agak gimana gitu kalau standar sukses selalu dikaitkan dengan materi. Kalau saya sudah tidak &#8220;gimana&#8221; lagi gitu deh hihi..</p>
<p>Betul tidak semuanya harus dihargai dengan uang, tapi sayangnya semua butuh uang.</p>
<p>Yang membuat standar suksesnya adalah sekolah hingga S3, kalo enggak beasiswa ya kudunya pake uang buat bayar kuliah ya maksudnya bukan buat beli ijasah loh.</p>
<p>Yang membuat standar sukses jadi petinggi perusahaan, coba aja kalo mau dikasih tanggung jawab berlipat dengan gaji staff biasa mana mau kan hahaha&#8230; Pasti banding lurus deh sama INCOME yang diharapkan yang ujung-ujungnya uang juga <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan kalau ada impian yang begitu manis seperti saya, mau SUKSES dunia akheratnya hahaha *lebay* emang sih.. Muda kaya raya, mati masuk surga gitulo. Jelas aja harus punya duit banyak kan hihi kan katanya surga yang tinggi itu penghuninya tuh nebusnya seperti contoh para sahabat Nabi kaya raya banyak berderma hartanya atau Ummul Mukminin yang bukan cuma sedekang segenggam gandum toh.</p>
<p>Standar SUKSES beda, yaudah gak apa-apa kan ? Seberapapun perbedaannya, yang bertanggung jawab atas sukses itu ya kita sendiri. Asal tau semua berhak meraih sukses menurut STANDAR dia sendiri, ya udah engga usah ribut orang kelihatan engga injak bumi atau neko-neko, karena standar suksesnya dia lebih tinggi aja. So what gituloh <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mau ninggiin STANDAR ? <strong><a href="http://daftar.noeloe.net">DISINI</a> </strong>bisa kok <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2010/03/beda-standar-kick-andy-p/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Percy Jackson And The Lighting Thief</title>
		<link>http://noeloe.net/2010/03/percy-jackson-and-the-lighting-thief/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2010/03/percy-jackson-and-the-lighting-thief/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 14:32:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[business]]></category>
		<category><![CDATA[idea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=463</guid>
		<description><![CDATA[<p>Belum lama ini nonton Film yang sedikit agak terlalu imajinatif sebenarnya. <strong>Percy Jackson And The Lighting Thief</strong>. Sebuah khayalan atau apalah saya bukan pengamat perfilm-an ya hehe&#8230;</p>
<p>Hanya saja setiap kali nonton, mau yang dewasa romantis, pake kungfu-kungfuan, anak-anak banget, ABG banget tetep ya pasti dalam sebuah Film ada sesuatu yang bisa ditarik pelajaran entah itu bermanfaat buat .. hmm.. ya kalo drama romantis pastilah buat meningkatkan sisi keromantisan atau jurus-jurus lain atau memperdalam pengetahuan apa kek gitulah ya :p</p>
<p>Atau film anak-anak banget sekalipun, pasti pesan kehidupannya ada kalo aja nontonya dipakein hati juga bukan hanya mata he..he..</p>
<p>Begitu juga dengan <strong>Percy Jackson AndaThe Lighting Thief</strong> ini. Sebuah film remaja karena memang nemenin anak yang sedang remaja nonton malam itu. Ceritanya agak dewa-dewian. Dewa petirlah, dewa laut, dewa angin, dewi kebijaksanaan dengan nama-nama sebutan aslinya saya ga &#8216;ngeh itu misalnya Peseidon alias Dewa laut, lainnya lupa maklum kemampuan menghapal sudah sangat menurun sepertinya ini <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ada beberapa kalimat dalam banget yang saya bisa ambil hikmahnya dan tentu ga jauh-jauh dikaitkan dengan <a href="http://hanyawanita.noeloe.net"><strong>BISNIS</strong></a> dong ya hihi..</p>
<p>Si ganteng Percy Jackson ( diperankan Logan Lerman, idih ganteng banget kayak anak saya :p) yang masuk ke lingkungan perkemahan para putra-putri setengah dewa dewi itu. Singkat cerita Percy Jackson menang 1 kali dalam tarung dengan seorang yang hmm&#8230;. ngetoplah disana, wanita setengah dewi bernama Annabeth ( ini cewek cantik banget asli  cantiiiikkk, ckckckc diperankan Alexandra Daddario ).</p>
<p>Mencapai kemenangan ? Bangga dong ? Pastilah&#8230;</p>
<p>Berbekal kemenangan mutlak dalam pertarungan pedang dengan Annabeth, dengan PD-nya Percy Jackson berniat pergi sendiri membebaskan ibunya yang sedang dalam tawanan. Menolak ditemani pelindung junior  si Grover yang ajaib berkaki setengah keledai .. duuuh ini film lucu-lucu ajaib, dan juga menolak didampingi Annabeth.</p>
<p>Secuil pelajaran menarik bagi saya keluar dari Annabeth ketika Percy Jacson menolak ditemani : <strong><em>&#8221; Kamu boleh merasa hebat dengan menang tarung 1 kali, tapi setidaknya kamu pasti butuh pengalaman saya yang sudah menang bertarung ratusan kali &#8220;&#8230;</em></strong></p>
<p>Glek&#8230;</p>
<p>Tau kata sombong ?</p>
<p>Terkadang kita lupa segalanya ketika kita  merasa di puncak kemenangan, yakan ? Berhenti belajar, berhenti menimba ilmu dari orang lain bahkan cenderung menganggap enteng orang lain. Ibarat istilah gelas sudah kepenuhan airnya. Ya sulit diisi lagi, full deh ilmunya dah mentok dong <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya jadi paham posisi seorang Ibu bisnis seperti kedudukan<a href="http://jengnad.net"> Nadia M. Yuniardo</a> atau Nenek Sotya Dewati atau nenek buyut saya Meuthia Rizki bagi karir saya saat ini juga masa akan datang Insya Allah ya.</p>
<p>Saat ini karir saya sebagai seorang GOLD Director, telah menciptakan 2 orang Director di bisnis ini dan lumayan juga perjalanan menjalani bisnis selama 2 tahun. Penolakannya, iyaaa&#8230;   Masalah komunikasi dengan bahan bakunya bisnis ini yang manusia dengan berbagai karakter dan latar belakang, bukan hal mudah, iya banget saya lewati dan yaaahh <em>fine-fine</em> aja sih kalo mau dikatagorikan bukan yang gagal mengelola emosi hehehe <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mayan ya 2 tahun, lika likunya&#8230;</p>
<p>Tapi banding ibu, nenek dan nenek butut saya di atas, pasti ga ada apa-apanya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalo saya mengalami 1000 penolakan, mereka pasti beratus kali lipat dari penolakan yang saya alami. Kalau mereka pernah sedikit beda pemahaman dan beda jalan melihat VISI yang sama, saya jauuuuh lebih sedikit mengalaminya, jadi blom apa-apanya gituloooh maksudnya.</p>
<p>Kenapa sih ga mau merendah untuk terus didampingi sama yang udah pengalaman ? Seperti Percy Jackson menolak didampingi Annabeth ?</p>
<p>Disini saya berdiri eh duduk ding kan nulis ya hihi.. Kalau saat ini udah atau baru Gold Director, deuh terlalu sombong rasanya menolak didampingi Diamond Director kualifikasi Senior Diamond dong ya *ngumpet* .. Pantas malu hehehe <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang lain yang menarik adalah ketika Peseidon ketemuan tuh dengan anak setengah dewanya hasil hubungan cintanya dengan wanita yang manusia, ya si Percy Jackson ini hasilnya. Di dunia Dewa Dewi rupanya mereka itu gaul juga hahaha&#8230; Kadang turun ke bumi ( ngedugem kali yah) dan ada hubungan dengan wanita yang manusia. Hasilnya adalah anak setengah dewa.</p>
<p>Karena mengganggu stabilitas pekerjaan para dewa dewi kalo mereka terus menemani anak dan istrinya di bumi, keluarlah aturan mereka harus meninggalkan anak atau istri atau suami yang manusia ini kembali ke dunia dewa dewi.</p>
<p>Kejadiannya di Percy Jackson marah karena sang ayah si Peseidon alias Dewa Laut ini yang rasanya sih tidak bertanggung jawab padanya dan ibunya tuh. Sedikit rayuan seorang ayah tapi cukup dalam penuh arti sih gini : <strong><em>&#8220;  Hanya karena tidak tampak, bukan berarti dia tidak ada &#8220;</em></strong></p>
<p>Maksudnya ngerti tak nih ?</p>
<p>Si ayah yang Dewa laut ini meninggalkan Percy Jacson sejak usia 7 bulan. Selama perjalanan kehidupan Percy Jackson, ayahnya tak pernah tampak dan Percy tidak pernah mengenal sosoknya. Tapi Percy Jackson selalu dalam pandangan sang ayah, perlindungan dan pengawasannya, gitu..</p>
<p>Balik lagi ke <a href="http://hanyawanita.noeloe.net"><strong>BISNIS </strong></a>kan ya qeqeqe</p>
<p>Kalo ini sedikit mau ngeles hahahaha *ampun* deh, karena mau gak mau juga saya adalah seorang ibu bisnis bagi orang setelah saya kan ?</p>
<p>Seorang ibu bisnis kan anaknya banyak yah ? Kadang beberapa hilang dalam pandangannya, bisa jadi karena kesibukannya sang ibu. Maklum, dia bukan cuma punya bISNIS-nya aja, dia ibu dari anak benerannya, istri dari suaminya, dia bagian dari pergaulan sosialnya, lingkup keagamaannya, keluarga besarnya juga. urusannya bejubel, menuhin sel-sel otaknya. Ini adalah pemahaman saya pada ibu BISNIS saya loh, ibu Nadia M. yuniardo &#8230; walo juga ada pada posisi yang sama untuk semua anak-anak bisnis saya.</p>
<p>Kadang mungkin saya merasa hilang dari pandangan seorang Nadia M Yuniardo. Ya gak bisa menyalahkan si ibu juga sebab sayapun menghilang dari pandangannya, tidak menjalin komunikasi dengannya, sibuk sendiri atau yang lebih tragis adalah &#8220;keminter&#8221; sendiri <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Begitu juga mungkin anak-anak bisnis saya merasa hilang dari pandangan ibu bisnisnya yaitu saya. Bisa karena jarak kota yang jauh. Bisa karena jarang telponan. Bisa karena sibuk engga sempat buka email. Bisa  karena messeger yang mati. Banyak hal deh yang kelihatannya bisa membuat kita berkesimpulan &#8221; tidak dipedulikan &#8221;</p>
<p>Yaaaa&#8230; bukan  ngeles sih ya kalo saya sebagai ibu bisnis teman-teman hehe&#8230;</p>
<p>Saya akan bilang seperti Peseidon deh : <em><strong>&#8221; Hanya karena tidak kelihatan, bukan berari  saya tidak ada &#8220;</strong></em> yaaaaa hihii</p>
<p>Maapin deh kalo sampe engga keliatan, dicari dong ah hihi</p>
<p>Mau rasakan aura Peseidon bilang gitu ? Nonton deh filmnya langsung ya :p</p>
<p>Atau mau langsung membangun BISNIS bareng, ya udah disini deh <a href="http://daftar.noeloe.net">http://daftar.noeloe.net</a> ya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2010/03/percy-jackson-and-the-lighting-thief/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Breakhtrough Yourself&#8230;</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/07/breakhtrough-yourself/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/07/breakhtrough-yourself/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 18:40:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[business]]></category>
		<category><![CDATA[idea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/2009/07/breakhtrough-yourself/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Belakangan banyak banget yang ngadu, curhat kaitan <a href="http://network-dbc.com" target="_blank">bisnis</a><br />
Bahkan aku dimarahin hiks&#8230;.<br />
Sini mariiii naaakk &#8230;.</p>
<p>Seperti saat krisis moneter bbrp tahun lalu<br />
Semua orang or banyaklah kalo terlalu ekstrim dibilang semua hehe&#8230;<br />
Mustinya  lebih dari 80% kalo ikutan hukum pareto</p>
<p>Di saat krisis&#8230;<br />
Manusia akan mengeluh<br />
Krisis boo&#8230;krisiiiis&#8230;<br />
Cari arena curhat hehehe<br />
Atau melampiaskan kemarahan pada keadaan<br />
&#8230;..yang saat itu terasa menghimpit dan tidak menyenangkan</p>
<p>Tapi tahukan anda ?<br />
Bahwa blueprint kesuksesan yang sudah kita buat<br />
Mustinya itu bukan hanya sebuah gambaran mati<br />
Yang kalau tidak diselesaikan pun, dia bisa terkubur sampai mati<br />
Memang sih, siapa yang akan marah ?<br />
Blueprint kita sendiri kan <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Serius ah&#8230;serius nih&#8230;..<br />
Ketika kita bisa melakukan di saat krisis<br />
Bayangkan yuk betapa mudahnya kita akan lakukan itu disaat roda kehidupan berjalan mulus</p>
<p>Yang perlu kita buat adalah analisa standarnya<br />
Jangan bikin standard rendah dong</p>
<p>Seorang penulis buku menetapkan 10  juta copy harus terjual dlm kurun waktu 1 tahun<br />
Ternyata lakunya hanya 1 Juta copy<br />
Kesian  kan hehe&#8230;</p>
<p>Tapi&#8230;<br />
Bukan menurunkan standard targetnya yg 10 Juta copy terjual<br />
Menjadi hanya 1 Juta copy di tahun berikutnya<br />
Standarnya tetap sama, 10 Juta<br />
STRATEGI-nya yang dirubah<br />
Segalanya bisa berubah<br />
Nyampe juga <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ngemeng-ngemeng &#8230;<br />
Target gak tercapai itu gak apa-apa yaa&#8230;<br />
Jgn langsung naik ke gedung tertinggi di Jakarta hiks..<br />
Masih ada jalan koooq<br />
Rubah strateginya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kata Albert Einstein kan gini :<br />
&#8221; Kita enggak bisa menyelesaikan masalah yang sama dengan pola pikir yang sama dengan sebelumnya &#8221;</p>
<p>Jadi kalo masih ngubek dengan strategi yang sama di saat yang parah dan bikin nyesek dada<br />
Ya lihat ke kaca aja hihi&#8230;<br />
Siapa orang disana ?</p>
<p>Pernah kenal orang bukan rata-rata ?<br />
Iya yang nulis ini hahaha *intermezo* yaaa becanda ajah udah malem soalnya nih&#8230;</p>
<p>Orang rata-rata punya standard rendah<br />
Orang rata-rata mimpinya rendah walo dah dikasih tau mimpi gratis<br />
Orang rata-rata terlalu banyak memberi pemaafan<br />
Bersembunyi dibalik keadaan<br />
Padahal kalo mau melihat sekeliling dan bijaksana menilai<br />
Dengan kondisi sulit yang sama<br />
Ada yang bisa&#8230;<br />
Kok bisa ? Ya begitulah dunia bicara<br />
Ada orang rata-rata<br />
Ada bukan rata-rata <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ini katanya Jimmy Siawira loh ya<br />
Di Seminara Manager <a href="http://network-dbc.com">Oriflame </a>Indonesia 2009 hihi<br />
Bukan kataku  :p</p>
<p>Orang bukan rata-rata, ya kebalikannya aja dong ya..<br />
Dia punya BIG DREAM dan memasukkan FEELING di dalamnya<br />
Ibarat kata sederhananya kena hukum KEFEFET<br />
Gak bisa enggak, HARUS dikejar<br />
KENAPA -nya kuat banget gitulooo<br />
Gak becanda  dengan blueprint-nya<br />
Dan mau keluar dari zona nyamannya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Beneraaannnn&#8230;<br />
Nyamannya kan, tidur nih sekarang hihi</p>
<p>Bukan orang rata-rata itu &#8230;.<br />
Dia punya EXCELLENT EFFORT not POOR dalam mengejar standard targetnya<br />
Dia berani keluar dari zona nyamannya<br />
Ya seperti saya ini nih hahaha&#8230;.*narsis*<br />
Malem-malem masih nulis kan buat kalian temen2 <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>Pilihan menunya ada disini :</p>
<p>1. Poor effort = poor result<br />
2. Good effort = poor result<br />
3. Excellent effort = good result<br />
4. Outstanding effort = excellent result</p>
<p>Pilih mana ?<br />
Terserah anda &#8230;</p>
<p>Saya pilih No. 4 deh<br />
Kenapa ?<br />
Kefefet hehehe&#8230;.udah tau kenapa HARUS soalnya<br />
Hanya sampe mana level effornya malam ini akan dianalisa ulang deh hihihi<br />
Kayaknya sih masih good effort so still poor result jeee :p</p>
<p>Alat dan bahan yang harus disediakan kalo milih NO.4 katanya :<br />
1. Though<br />
2. Feeling<br />
3. Action</p>
<p>Campurkan ke tiganya dengan sempurna&#8230;<br />
Keluarnya nanti = RESULT</p>
<p>Ada ACTION pasti akan ada RESULT</p>
<p>Kembali ke curhat-curhatan<br />
Ganti strategy aja<br />
Jangan turunin targetnya, naikin malah<br />
Tapiii&#8230;<br />
Tentu dengan outstanding effort<br />
Jangan biasa-biasa aja hehe<br />
Udah jelas kan ?<br />
Mau excellent result ya pake outstanding effort</p>
<p>Jadi ?<br />
Kesimpulan bisa ditarik sendiri kan ya hehehe</p>
<p><a onmousedown="return wait_for_load(this, event, function() { UntrustedLink.bootstrap($(this), " rel="nofollow" href="http://network-dbc.com/" target="_blank">http://network-dbc.com</a> saja dulu ya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/07/breakhtrough-yourself/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beberapa Palajaran</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/04/beberapa-palajaran/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/04/beberapa-palajaran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 07:34:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[business]]></category>
		<category><![CDATA[idea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=439</guid>
		<description><![CDATA[<p>=== Pelajaran Pertama <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sore kemarin saya bekerja dari coffe shop RS. Permata Cibubur<br />
Setelah si om mertua keluar RS dan dalam masa pemulihan di rumah<br />
&#8230;yang belum juga pulih benar <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /><br />
Musibah datang lagi&#8230;<br />
Kali ini si istri kecelakaan tunggal motor<br />
Dari luka yang kelihatannya biasa<br />
Menjadi tak biasa karena diebetes dan harus di operasi</p>
<p>Baru saja puluhan juta disumbang ke RS untuk sakit sang suami<br />
Kembali akan begitu kali ini <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> (<br />
Tapi siapa yang bisa menolak sakit atau musibah ya ?<br />
Siap atau ga siap..<br />
Kita ya harus siap&#8230;.</p>
<p>Dan sadarkah kita ?<br />
Bahwa kesiapan itu bukan hanya soal mental, soal keimanan<br />
tapi juga berkaiatan dengan uang ??</p>
<p>Yup UANG !<br />
Materi yang kadang dimata orang ketika kita berfikir materi<br />
Terkesan hanya bicara urusan dunia yang membuat kita terkesan jd manusia super egois<br />
&#8230;dan KEMARUK <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Manusia yg kelihatannya melupakan urusannya ke ATAS,<br />
sang pencipta dan sang pengambil NYAWA</p>
<p>Artinya sih pelajaran ini bagi saya&#8230;<br />
Siap-siap sebelum butuh itu perlu bangets tuh <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Bukan mengesampingkan urusan vertikal koq.<br />
Pada kenyataannya kita butuh kehidupan menuju kematian kita kan ya ??</p>
<p>Makanyanya saya bangun bisnis di <a href="http://network-dbc.com" target="_blank">http://network-dbc.com</a><br />
Siap-siap sedekah lebih baik &#8230;<br />
Siap-siap menyenangkan orang tua sebelum sudah tak ada lagi waktunya nanti<br />
Siap-siap membina anak lebih baik di skolah dan agamanya Isnya Allah<br />
Untuk ketika nanti kita tinggal dia bawa lengkap sepaket <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Dan semua butuh materi hohoho&#8230;.</p>
<p>Apa yang salah ketika  saya bekerja dengan semangatnya<br />
di http://network-dbc.com  ???</p>
<p>Keknya gada dueh :p</p>
<p>=== Pelajaran Kedua <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dalam perjalan setir mobil ke RS kemarin dari <a href="http://network-dbc.com" target="_blank">Oriflame office Bulungan</a><br />
Di pintu masuk tol Pancoran<br />
Antrian padat merayap<br />
yang membuat para pengemis bermacam bentuknya<br />
Ikutan antri mengais rejeki disana</p>
<p>Terserah deh orang bilang apa kalo memberi pengemis<br />
Yang saya lakukan kemarin hanya sedikit memberi rejeki yang saya punya<br />
Disamping iseng juga nurunin kaca sih hehe..</p>
<p>Pengemis 1 dapet sedikit rejeki saya<br />
Berjarak dari pengemis 1<br />
Bapak pengemis ke-2 itu mendekati mobil satu per satu<br />
Mengulurkan tangannya meminta<br />
Saya sudah siap nih lembaran untuknya<br />
tau-tau di ujung moncong mobil saya dia berbelok<br />
Duduk di ujung trotoar pembatas masuk TOL<br />
Kecapean mungkin ya ??</p>
<p>Saya belajar bahwa&#8230;<br />
&#8230;Kl belum rejeki tuh ada aja jalannya ga sampe ke tangan kita ya<br />
Padahal Allah siapkan kan rejekinya<br />
Tinggal kita yang harus keluar bergerak menggapainya. Tul ?</p>
<p>Makanya ngarep doa dikabulin nih<br />
Allah membuka pintu hati dapat hidayah<br />
Petunjuk arah&#8230;<br />
&#8230;kemana jalannya untuk mengais rejeki kita<br />
Yang sudah disiapkan-NYA</p>
<p>Jangan-jangan  nih udah dikasih peluangnya malahan menghindar hehe<br />
Atau berbelok ke yang lain namun hasil malahan nihil<br />
&#8230;..bahkan minus-minus sampe pada stress <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Seseorang seperti saya kemarin yg sudah siap lembaran bakal jatah si pengemis ke-2<br />
Bisa apa ya untuk memberikan niat saya<br />
Ga mungkin buka kaca kiri lalu teriak-teriak  memanggilnya<br />
Atau turun dari mobil mengejarnya&#8230;<br />
Hanya untuk memberi lebaran sedekah saya yang tak seberapa itu</p>
<p>Kenapa saya tidak lakukan itu ?<br />
karena di depan sana ada pengemis ke-3<br />
Yang bisa menerima niat baik saya koq <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadilah si pengemis 2 kehilangan kesempatan rejekinya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Sedangkan saya ??<br />
Tetep aja bisa berbuat baik walau berganti orangnya kan ?</p>
<p>Sama saja di bisnis saya<br />
Semua orang berhak mendapat peluangnya<br />
Sayapun merasa bisa memberi kesempatan itu pada siapapun</p>
<p>Sayangnya ga smua orang menyambutnya dengan baik kan ya ?<br />
Bahkan memilih *melengos* dengan tak manisnya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Bahkan dengan kesombongannya dan kearoganannya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Namun Insya Allah saya akan terus mengais rejeki saya<br />
di <a href="http://network-dbc.com" target="_blank">http://network-dbc.com</a> ini <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>huehuehue&#8230;</p>
<p>=== Pelajaran Ketiga</p>
<p>Cerita dari sebuah desa terpencil di Jawa sana<br />
Seorang pemuda menemukan piring di bawah timbunan tanah yang dicangkulnya</p>
<p>Iiiih piringnya jelak dan kotor..<br />
Belepotan tanah dan ga mudah membersihkannya</p>
<p>Dibuangnyalah piring itu<br />
Dianggapnya enggak berharga tuh&#8230;</p>
<p>Dilihat deh sama anak SMA keke&#8230;<br />
Untung nih anak SMA yg blom kebanyakan pengalaman<br />
Dan lom sekolah keliwat tinggi<br />
Jadi masih polos dan open mind sajah <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dipungutnya piring jelak dan kotor itu<br />
Dibawanya pulang<br />
Dibersihkannya pelan-pelan<br />
Berhari-hari dengan tekunnya</p>
<p>Tau apa yang terjadi ??<br />
Setelah lama bekerja keras membersihkannya<br />
Ketahuan deh kalo piring itu bukan benda sembarangan<br />
Benda prasejarah booo&#8217;<br />
tapi boleh diambil anggep aja deh hehehe<br />
Terbuat dari emas 24 karat kekek&#8230;*lebay* yah ??</p>
<p>Tapi pointnya dalah<br />
Jangan menilai sesuatu yang kelihatannya tak bernilai<br />
Benar2 tak bernilai loooh..</p>
<p>Meski carut marut kotor jelak bin dekil<br />
Gimana kalo ternyata itu adalah benda bagus yang bisa memberi kehidupan lebih baik ??<br />
Dari ke-kefefetan2  kita saat ini<br />
Kefefet waktu sama keluarga yang ehemmm&#8230;.jadi no sekian dari urusan kantor&#8230;<br />
Kefefet ga ke dokter karena  enggak ada biaya<br />
Kefefet skolahin anak hanya di sekolah biasa saja&#8230;<br />
Hanya karena keegoisan kita melihat<br />
Sebuah peluang yang menurut kita *ecek-ecek* <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Karena keegoisan kita untuk urusan kulit semata<br />
Adu keren hehe&#8230;<br />
Isi gak ada :p:p</p>
<p>Gimana enggak ecek2 yah&#8230;??<br />
Modal ga sampe 40 ribu hihi..<br />
Memang kurang meyakinkan<br />
Bagi yang *malas* mencari tau<br />
Ada apa dibalik ecek-eceknya itu&#8230;</p>
<p>Tidak bagi saya tuh <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/04/beberapa-palajaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penawar Duka, Nyengir !</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/04/penawar-duka-nyengir/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/04/penawar-duka-nyengir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 03:39:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[idea]]></category>
		<category><![CDATA[iseng]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/2009/04/penawar-duka-nyengir/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ketika orang lain  sedih, marah atau kecewa karena orang lainnya<br />
Kita bisa bilang dengan mudahnya..<br />
Maafkanlah dia&#8230;.</p>
<p>Ketika kita sendiri sedih, marah dan kecewa karena orang lain<br />
Mampukah kita bilang ke diri sendiri<br />
Maafkanlah dia &#8230;.??<br />
Hmm&#8230;.sushe kekekek</p>
<p>Kalau dibayangin sih<br />
Alangkah indahnya dunia ini&#8230;.<br />
Kalau di dalamnya hanya ada orang yang jujur<br />
Orang yang bersih hatinya</p>
<p>Ternyata Tuhan maha BIJAKSANA<br />
Kalau diciptakan-Nya dunia dan segala isinya<br />
Dengan mahluk-mahluk yang hanya bisa membuat damai di muka bumi<br />
seperti halnya si Plegmatis yang Damai&#8230;. <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ..(tapi ga janji juga sih ya heheh)<br />
Manalah bisa kita belajar memahami arti perbedaan<br />
Bertumbuh dengan harus merasakan kesedihan</p>
<p>Manalah bisa hari ini  seseorang jadi tau<br />
Bahwa ternyata orang berkepribadian *easy going* sepertinya<br />
Yang terlalau *naif* kadang hehehe<br />
Merasakan kecewa yang bikin *eneg*</p>
<p>Kalau saja dunia penuh dengan mahluk yang bisa selalu mahfum<br />
Apapun yang dilakukan orang lain<br />
Tidak akan ada orang yang bisa belajar<br />
Untuk berfikir masak-masak sebelum bertindak</p>
<p>Mungkin ga ya ??<br />
Kita akan makin mencintai sesama mahluk Tuhan<br />
Dengan sejujur-jujurnya&#8230;.</p>
<p>Pasti bisa hehhe&#8230;<br />
Dengan pembelajaran-pembelajaran yang terjadi<br />
Dengan pamaafan yang selalu mau dengan ikhlas diberi<br />
Bukan hanya di ucapkan<br />
Tapi dengan hati<br />
dalam prosesnya menuju..<br />
The end of the day..</p>
<p>Tapi sebelum sampai<br />
The end of the day<br />
Kembalilah dulu ke LepTop <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Seorang GURU berkata<br />
Sedekah adalah penawar duka<br />
Mungkin kamu tuh kurang sedekah hehehe&#8230;<br />
Cari dulu sana orang-orang yang bisa kau ajak berbagi suka<br />
buang sedihnya dengan berbagi bahagia bersama orang lain<br />
Bukan membagi dukamu pada siapapun&#8230;</p>
<p>Banyak belajar ..<br />
Gak ada ruginya juga sih kalau harus kecewa<br />
Asal bisa melihatnya dengan kacamata kebalik hehe..<br />
Atau anggap aja berhitung ekonomis terus<br />
Pasti ada nilai positifnya yang bisa membuat balance<br />
Ah seperti akuntansi saja&#8230;</p>
<p>Kembali ke LepTop <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/04/penawar-duka-nyengir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warna-Warni</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/04/warna-warni/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/04/warna-warni/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 13:49:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[idea]]></category>
		<category><![CDATA[iseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[<p>Suatu pagi yang masih penuh semangat<br />
Sesemangat orang-orang yang mau olah tubuh<br />
Bak Belly Dance yang menyenangkan <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sebuah percakapan terjadi dari pihak lawan <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<em>&#8221; Oh muka saya ga pake produk beginian &#8230;. &#8221;<br />
lalu dia pergi begitu saja meninggalkan aku.</em></p>
<p>hehehe<br />
==</p>
<p>Suatu siang dalam perjalanan bersama Mercy berbadan gede <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sebuah percakapan terjadi dari pihak lawan <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<em>&#8221; Saya sibuk walau saya ini pegawai negri. Mungkin orang kira pegawai negeri itu enggak sibuk ya ? Tapi saya sibuk tuh, waktu saya gak bisa ikutan beginian &#8230; &#8220;</em></p>
<p>hehehe<br />
==<br />
Suatu hari dalam bis kota Mayasari AC Cileungsi &#8211; Blok M<br />
Saya berdiri karena enggak kebagian tempat duduk rebutan sama para pekerja yang mau ngantor.</p>
<p>Seorang mas-mas  menyapa  dengan sopan :<br />
<em>&#8220;Kerja dimana mbak ?&#8230;&#8221;<br />
</em><br />
hehehe&#8230;</p>
<p>Langsung deh pemirsa lanjutannya apa&#8230;<br />
<em>&#8220;Saya ga kerja, tapi bisnis Oriflame &#8220;&#8230;</em></p>
<p>Yang ini agak beda&#8230;<br />
Antusias tanyanya kebalik lalu menanyakan ID YM&#8230;</p>
<p>Biasanya saya yang aktip tanya kalo itu spesies perempuan <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Tukeran kartu nama ceritanya nih plus ID messeger</p>
<p>Keesokan harinya ada undangan chatting</p>
<p>Sebuah percakapan dunia maya terjadi penggalan lainnya dari bicara bisnis saya di awal :<br />
<em>&#8221; Mbak sudah merit ? &#8220;</em></p>
<p>Bicara status saya yang sebenarnya&#8230;<br />
Tiba-tiba dia menghilang bak ditelan bumi</p>
<p>wakakaka&#8230;.<br />
====</p>
<p>Suatu sore dalam perjalanan pulang Jakarta-Cibubur dengan bis juga<br />
Berkenaan dengan seorang wanita<br />
Eh ternyata 1 almamater di SMA saya di Lampung sana<br />
Ngobrol asyik banget<br />
Bicara kegiatan masing-masing</p>
<p>Tukeran no HP<br />
Ceki-ceki, saling miskol<br />
Bener&#8230;</p>
<p>Keesokannya saya telpon beliau<br />
Gak diangakat tuh</p>
<p>hehehe&#8230;<br />
==</p>
<p>Suatu siang chatting dengan mantan teman SMA<br />
Cewek loh <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Dia bilang begini :<br />
<em>&#8221; Enggak sempat ngerjin begituan&#8230;.&#8221; </em>waddoh *begituan* hihi</p>
<p>Saya bilang :<br />
<em>&#8221; Kan kita perlu menyiapkan masa tua&#8230;ntar kalo lo pensiun gimana ?? &#8220;</em></p>
<p>Katanya :<br />
<em>&#8220;Gue kan akan dapat uang pensiun dari pegawai negri gue&#8230;&#8221;</em></p>
<p>Nyaut lagi :<br />
<em>&#8221; Yah, bukannay ngecilin sih, tapi bokap gue pensiun dapetnya 75% gajinya dulu waktu aktip, iiih keciiill&#8230;lo mau nurunin kebutuhan hidup yang mungkin susah loh nuruninnya .. &#8220;Kalo bokap nyokap gue sih memang biasa sederhana, ga ngaruh&#8230;</em>&#8221;</p>
<p>Eh jawabannya :<br />
<em>&#8221; Kan gue dapetnya 2 uang pensiun, gue sama laki gue&#8230;&#8221;</em></p>
<p>Karena temen sih, saya saut lagi :<br />
<em>&#8221; Cukup &#8230;? Ga perlu siapin side income selain uang pensiun berduakah ? &#8220;</em></p>
<p>Dia bilang :<br />
<em>&#8221; Cukup, kan gue bakalan ngewarisin kos-kosan mertua gue secara juragan kos-kosan..&#8221; </em></p>
<p>*gedubraksss&#8230;*</p>
<p>== Ladies and gentlemen&#8230;</p>
<p>Katanya dunia isinya selalu berpasangan<br />
Ada laki, ada perempuan<br />
Ada terang, ada gelap<br />
Ada baik, ada buruk<br />
Ada positip, ada negatip</p>
<p>Tetap saja kehidupan kita terus berputar sampai pada limitnya<br />
Kita tak akan lagi tau<br />
Kedua sisi dunia bukan ?</p>
<p>Kalau banyak dalam perjalanan hari saya merasakan kecewa<br />
Saya yakin sekali di saat lain saya akan merasa sangat bahagia&#8230;</p>
<p>=== Lihatlah hari-hari yang manis yang saya rasa&#8230;ketika ada 2 sisi yang satunya berasa sangat tidak membuat saya bahagia .. =</p>
<p>Ketika seorang dalam jaringan saya mengatakan saya upline yang jutek dan judes<br />
Di kali lain seorang Cordelia Febrina mengatakan saya upline yang <em>care</em>, alhamdulillah.</p>
<p>Dikala senja ada yang menghujat<br />
Di pagi ceria seorang Eka Mayasari dan Aprie Fatimah menyambut saya begitu antusias dengan sapaan *Semangat pageeee*</p>
<p>Di satu celah pertemanan ada yang menolak untuk berteman<br />
Di lubang lain begitu banyak orang baru mencari kesempatan untuk berteman dangan saya</p>
<p>Di siang yang panas ada yang menolak ketika saya ajak membicarakan kemajuan bisnisnya<br />
Seorang Illa Amalia dari Sukabumi menelpon tanpa berhitung costnya untuk tau strateginya</p>
<p>Di siang menjelang sore dimana saya tetap bekerja sambil ngebengkel service mobil<br />
Seorang Isabella Andjani dari Malang memanggil untuk berkenalan di messeger<br />
Dan ketika banyak orang tak tertarik membicarakan impiannya bahkan langsung  *<em>sign out</em>*<br />
ketika saya sapa&#8230;.sungguh menjengkelkan <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /><br />
Bella yang masih sangat muda 19 tahun ini sampaikan pada saya, kalau mau banget bisa membayar uang kuliahnya tahun depan dari bisnis ini, sendiri&#8230;</p>
<p>Ketika tidak banyak yang tertarik untuk menjadi leader saya<br />
Ada Maharani dan  Zulfa maju mengambil kesempatannya</p>
<p>Ketika banyak orang mulai berfikir benar atau tidaknya peluang yang telah ada<br />
Dian dan Endah tetap bertahan terus dengan sabar dan uletnya</p>
<p>==Ladies and gentlemen heheh&#8230;==</p>
<p>Apapun yang tersaji memberi warnanya<br />
Saya sangat tau bahwa hidup harus terus dijalani<br />
Termasukpun bisnis ini hehe, teutep&#8230;</p>
<p>Banyak alasan mendukung kenapa saya harus tinggalkan<br />
sesungguhnya&#8230;.</p>
<p>Tapi jauh lebih banyak alasan kenapa saya harus tetap bertahan</p>
<p>Bisa sedikit-sedikit mengumpulkan anak asuh<br />
Menjadi sebuah alasan&#8230;</p>
<p>Bisa menyenangkan orang tua di masa tuanya<br />
Sangat kuat menjadi alasan..</p>
<p>Bisa mandiri walau bukan wanita karir<br />
Jelas sekali menjadi tujuan &#8230;</p>
<p>Bisa membawa suami atau anak menikmati reward perjalanan<br />
hmm&#8230;sebuah harapan</p>
<p>Bisa pergi umrah bersama bapak dan ibu mengulang perjalanan di tahun 2007<br />
itu sebuah impian&#8230;</p>
<p>Siapakah diantara pembaca akan bilang<br />
*Enek*  bisnis ini hanya bicara soal uang<br />
Soal materi..<br />
Please deh bijaksanalah sedikit memandang sebuah harapan<br />
Kebutuhan orang itu enggak sama<br />
Memang ada yang butuh uang sih<br />
Dan begitupun saya<br />
Jujur aja butuh uang<br />
Apa yang salah ???</p>
<p>Saya benar-benar tidak bisa menemukan<br />
Alasan apa saya untuk bersedih<br />
Dengan sisi yang enggak enak dirasa ya ???<br />
Meskipun itu datangnya dari teman-teman bahkan sahabat jadul <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dunia ada 2 sisi..<br />
Ketika kita bersedih<br />
Pasti akan ada hari yang membuat bahagia, caya banget <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ketika ada yang membuat seperti bumi runtuh<br />
Pasti akan ada rasa nanti seakan bumi dinaikkan dan begitu lega rasanya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi kenapa bikin hidup jadi lebih <em>complicated</em> karenanya ??<br />
Kening berlipat seakan lebih tua dari usia ??</p>
<p>Jangan mau yuuukk&#8230;:D</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/04/warna-warni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ajaibnya Pertemuan :-)</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/03/ajaibnya-pertemuan/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/03/ajaibnya-pertemuan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 09:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[books]]></category>
		<category><![CDATA[business]]></category>
		<category><![CDATA[idea]]></category>
		<category><![CDATA[news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=432</guid>
		<description><![CDATA[<p>Benar ternyata kalo suhu Meuthia Rizki pernah bilang, pertemuan itu membawa sebuah paradigma baru. Membantu kita membuat sebuah keputusan, yang tadinya kepala negatip jadi positip, yang tadinya gak ada  ilmu jadi punya ilmu. Yang tadinya enggak punya kemampuan leadership jadi tau apa artinya leadership.</p>
<p>Membangun jiwa pemimpin tidak tumbuh begitu saja hanya dari rumah. Yang tadinya ada di lingkungan negatip yang mempengaruhi sekali kemana arah jalan kita jadi bisa memutuskan, lingkungan mana sih sebenarnya yang kita perlukan untuk perkembangan kepribadian yang lebih baik Insya Allah.</p>
<p>Kesimpulan di atas terbantu dengan aktivitas hari Minggu kemarin, 22 Maret 2009. Saya yang diundang pihak Elfa MUsic School dimana anak ABG saya itu kursus gitar untuk menghadiri acara Recital siswa didik disana. Arti recital apa juga saya enggak tau dan ga penting sih memang hahaha&#8230;.pokoknya diundang liat pementasan siswa untuk mereka memberitahukan ke orang tua, ini loh kemajuan anak-anak yang dititipkan belajar disana. Gak cuma bayar doang tapi ada hasilnya, begitu mungkin ya&#8230;</p>
<p>Anak saya mengambil kelas Gitar Akustik ceritanya. Memang kelas dibuka untuk Akustik, enggak ada itu kelas Gitar Elektrik. Tapi anak saya itu, udah sejak jaman kapan juga minta dibelikan Gitar Elektrik. Bahkan dari dia belum bisa baca not kali ya. Katanya efek suaranya berbeda bu.  Gaya bener mentang-mentang ibunya awam <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Si ibu kan ga begitu saja bisa dikibulin. Masih mikir ah itukan maunya dia aja, buat gaya-gayaan <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Jadilah belum pernah diluluskan permintaanya. Walau tergoda juga dapet cash reward Director kemarin mau beliin, namanya anak kan ada aja kepingin nyenenginnya, tapi tetep harus cek dulu tingkat manfaatnya. Kasimpulannya sampai Minggu di acara itu, doi lom juga dibelikan gitar elektrik seperti harapanny. Kecian deh &#8230;.</p>
<p>Di acara kemarin, saya dan suami jadi paham seberapa tingkat kebutuhan gitar elektrik itu. Dibuat dalam bentuk band kolaborasi dari tiap kelas musik yang berbeda, ada drum, gitar, piano, juga didampingi siswa kelas vokal yang duh bagus-bagus bener sih itu suara, kepala saya langsung berputar dan klik bahwa : <strong><em>&#8221; Oh iya, ini anak butuh di support gitar elektriknya juga &#8221; </em></strong></p>
<p>Pertimbangan saya mungkin bukan dari sisi orang yang paham dalem tentang dunia musik. Cuma karena kalo tunggal mungkin iya dia bisa pakai akustiknya aja seperti orang memetik gitar karena jatuh cinta hahaha, tapi kalo udah kolaborasi membentuk band, dia butuh elektriknya. Dan itu butuh dilatih dari sekarang bahkan saya sendiri support untuk membentuk band.  Well&#8230;otak lalu mikir gimana caranya bisa beliin gitar itu untuk anakku tercintah heheh&#8230;.yang saya udah tau harganya mayan deh <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Disana saya melihat pedenya mereka memainkan perannya masing-masing. Juga itu si anak AbG saya yang sempat butuh waktu lama membujuk ayah ibunya membelikan gitar elektrik untuknya. Alhasil, dari acara itu kami langsung ke toko alat musik dan membelikan kebutuhannya di Blok M. Mayan sih, lebih 5 Juta keluar huhu&#8230;.itu buat yang basic saja dulu. Tapi pembaca terutama jaringan bisnis saya yang membaca ini, crosline juga gpp koq :p&#8230;. dapat pesan apa dari cerita ini ???</p>
<p>Sebuah pertemuan akan merubah paradigma kita. Seketika segalanya bisa terbalik loh. Saya yang tadinya bener2 merasa dia tidak butuh itu tapi gitar akustiknya saja cukup yang harganya gak sampe sejuta, tiba-tiba punya gaya seabrek buat meyakinkan suami untuk mau membelikannya gitar elektrik. Tau kok mahal karena butuh lain-lainnya bukan hanya gita elektriknya aja.  Suami sih tanya masih belum mau meluluskan, tapi teuteup, wanita bikin keputusan katanya, walo yang bayar prianya hahaha&#8230; Makasih ya Yah, we love U <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>See ??</p>
<p>Kalau dikaitkan dengan pertemuan di bisnis kita ya temans&#8230;terutama yang malas ke trening nih, ke seminar, ke kelas-kelas penyemaian apapun yang dibuat organisasi anda yang udah pasti deh bertujuan positip, mungkin nih heheh&#8230;ga mau bilang *pasti* gaya bu Diamond ah masih minder :p&#8230;.. mungkin anda akan kelamaan dapat visinya, kelamaan ngambil keputusannya dan teruuuuus aja berkutat di peringkat yang sama. Karena apa ? Ilmunya gak nambah-nambah, gaulnya sama yang negatip terus, yang pikirannya sempit dan kecil, yang gak punya impan atau tidak berani bayar harga untuk impiannya, hidup mengalir bak air mottonya. Leadershipnya ga meningkat juga gimana mau memotivasi grupnya. Lha kitanya aja letih, lemah, layu, letoy, mana bisa bikin orang semangat ?? Pertemuan itu yang membuat kita semangat seperti semangatnya saya kemarin membelikan alat musik anak saya. Tanpa dia merengekpun, saya ambil keputusannya : <strong><em>&#8221; Yes, dia dah waktunya di support alat itu &#8221; <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </em></strong></p>
<p>Jadi nih&#8230;.</p>
<p>Tanpa kita merengek donlen datang ke trening, suatu hari dia akan datang sendiri karena kitanya sudah duluan onsiste. Karena dianya juga akan ada kebutuhan pengembangan dirinya untuk membina jariangan bisnisnya juga seperti kita butuh untuk membangun bisnis kita tuh. Mana bisa sama ngurus 10 orang banding ratusan orang bahkan ribuan orang, kalo ilmunya ga nambah-nambah. Heeeyyy&#8230;.pleaseee. Ilmu ga datang sendiri kecuali kita yang cari kan ?</p>
<p>Untuk membuat paradigma orang berubah ternyata ga susah-susah amat. Cas aja di pertemuan&#8230; Biarkan dia menilai sendiri, ini lingkungan pantas ga diperjuangkan ? Ini lingkungan, orang-orangnya pantas ga dijadika model manusia-manusia baik yang positip selalu, bersemangat dan terus menarik kita untuk ada di dalamnya ? Kalo saya sih, Insya Allah teman-teman leaders saya adalah lingkungan pertemanan yang saat ini paling nyaman untuk saya ada di antaranya. Lucu-lucu dan banyak duit tapi tidak sombong sih qe..qe..</p>
<p>Ada lagi sebab kenapa saya belikan dia gitar elektrik itu kalo dikaitkan keputusan saya yang datang karena menghadiri acaranya kemarin. Karena nih, saya berharap dia tidak stay di tingkat basic terus tapi berkembang di kemampuan gitarnya. Dengan membentuk band misalnya juga meningkatkan PD dia.</p>
<p>Nah di bisnis nih, mana bisa mau meningkat dari basic ke advanced juga kan kalo enggak mau pake alat, gak mau bayar harganya. Beli gitar saya naggap investasilah. Investasi alatnya. Kalo datang ke pertemuan yang saya bisa katagorikan pertemuan adalah alat menigkatkan bisnis saya dan itu bisa membuat kita lebih maju berbisnis, alasan apa yang membuat saya gak mau hadir di pertemuan ya ??</p>
<p>Kita gak akan pernah tau itu, kalau kita nih tidak pernah mau meluangkan waktu mencari taunya di pertemuan.</p>
<p>Dan kalo anda masih prospek bisnis saya nih, liat dulu deh di pertemuannya hehe, kali aja paradigma anda tentang bisnis yang saya tawarkan seharga tidak lebih dari sekotak es krim tidak terlalu melecehkannya dan membuat sesuatu yang indah dalam hidup anda, seperti hari ini saya merasakan indahnya saya membuang uang pendaftaran itu dulu yang juga Rp 30.000,- <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Gak penah kepikiran warisan kos-kosan suami heheh&#8230;</p>
<p>Insya Allah mau mandiri dengan peluang yang sudah dikasih aipline saya Nadia M. Yuniardo ini aja, ngarep capek kan apalagi kalo gak dapet hahaha :p:p</p>
<p>Gak juga ngarep uang pensiun dari kantor karena dah gak nagntor juga hiks&#8230;</p>
<p>Lagian uang pensiun kan ga 100%, masa turun gaya hidup sih ya ?? Yg tadinya bisa sedekah tiba-tiba diirit sedekahnya gara-gara uang pensiun hanya 75%. Udah tua makin deket kok makin berkurang amalan to yo ? Ah sukanya orang kebalik kalo mikir <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/03/ajaibnya-pertemuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lihat Kita, Jangan Salahkan Orang Lain :-)</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/03/lihat-kita-jangan-salahkan-orang-lain/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/03/lihat-kita-jangan-salahkan-orang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 04:10:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[idea]]></category>
		<category><![CDATA[news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[<p>Mendengarkan radio Smart FM pagi ini dengan pembicara bapak Antonio Dio Martin, saya dapat ilmu baru tentang MBTI. Kirain MBTI jenis makanan hehe&#8230;.gak taunya bagian ilmu psikologi dan ini sepertinya pas banget pembahasannya untuk saya yang butuh memahami karakter diri sendiri untuk mau mengerti orang lain yang berbeda dengan karakter pribadi.</p>
<p>MBTI singkatan dari Myers-Briggs Type Indicator. Sebuah instrument test yang populer di kalangan pemerhati kepribadian individu. Dikembangkan oleh Carherine Cook Briggs dan putrinya Isabel Briggs Myers.</p>
<p>Pada ilmu basicnya 4 tipe kepribadian manusia, MBTI inilah mulai dikembangkan. Bukan mengkotak-kotaknya tujuannya, tapi lebih untuk bagaimana seseorang memaksimalkan kecendrungan yang dimilikinya untuk tujuan positip yang diharapkan bisa memahami karakter orang yang berbeda. Sehingga, akan timbul sebuah pamahaman mendalam begini :</p>
<p style="text-align: center;"><strong>&#8221; Ketika aku berbeda denganmu, jangan paksa aku menjadi dirimu. Tapi aku akan lebih nyaman untuk mengerti perbedaanku denganmu, lalu aku akan lebih bisa menjadi dekat denganmu untuk meraih keharmonisan dan kesuksesan kita bersama &#8220;</strong></p>
<p style="text-align: left;">Penting kayaknya ya dipahami para leaders, calon leader, manager siapa aja deh yang ada dalam jajaran yang judulnya kudu memimpin di sebuah apalah : perusahaan, organisasi, jaringan bisnis &#8230;dll&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">Basicnya dalam test ini adalah melihat preferensi/kecendrungan seseorang. Tidak ada yang salah dengan kecendrungan kita, apapun itu. Semuanya sudah dari sononya begitu <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;">Jadi kalo ada yang bilang saya tegas banget kalo bicara, ga pake perasaan, plak plek aza males kelamaan mikir, yaaaaaaa gimana ya cenderungnya memang sudah begitu heheh&#8230;pembenaran dot com :p</p>
<p style="text-align: left;">Tapi tidak..tidakkk&#8230;..saya mau kok belajar merubahnya untuk mengerti bahwa ternyata orang lain memiliki kecendrungan yang berbeda. Makanya nih, pagi ini walo tadi lom sarapan bela-belain dengerin bahasannya di Smart FM radio <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;">Petanya dilihat dari 4 peta kecendrungan psikologis seseorang yang bisa dilihat dari :</p>
<p style="text-align: left;">I.  Kemana larinya ENERGI seseorang === Hasilnya adalah EXTROVERT (E) dan INTROVERT (I).</p>
<p style="text-align: left;">Seorang EXTROVERT artinya energinya cenderung diarahkan keluar. Suka bergaul, bersahabat dan interaksi sosial dengan orang lain. Sedangkan si INTROVERT kebalikannya, energinya banyak ke dalam, tidak begitu suka gaul dengan banyak orang, lebih suka mengerjakan aktivitas yang tidak banyak menuntut interaksi dengan banyak orang misalnya membaca, menulis dan berfikir secara imajinatif. (E) dan (I) ini sama sekali tidak menentukan IQ seseorang loh ya. Ini hanya soal kecendrungan saja.</p>
<p style="text-align: left;">II. Bagaimana seseorang menyerap INFORMASI atau DATA === hasilnya ada seorang yang dikatagorikan SENSING (S) dan INTUITIVE (N)</p>
<p style="text-align: left;">Seorang SENSING memproses informasi dengan panca indranya. Konkrit dan tidak perlu detil-detil amat, apa adanya saja. Seorang SENSING adalah pemikir yang konkrit. Tapi seorang INTUITIVE mengolah informasi begitu mendalam, suka pada konsep, banyak antisipasi kemungkinan yang akan terjadi bahkan menggunakan indra keenam.  Mereka disebut pemikir yang abstrak.</p>
<p style="text-align: left;">III. Bagaimana seseorang mengambil KEPUTUSAN === Hasilnya adalah THINKING (T) dan FEELING (F)</p>
<p style="text-align: left;">Seseorang yang bertipe pengambil keputusan THINKING berdasarkan fakta yang ada, aturan yang jelas, berorientasi pada Rule Reggulation yang berjalan sesuai pada tempatnya. Sedangkan orang bertipe FEELING, mengambil keputusan melibatkan empati, keharmonisan, dan melibatkan nilai-nilai yang diyakini ketika mengambil keputusannya.</p>
<p style="text-align: left;">IV. Bagaimana derajat kesensitifan seseorang === Hasilnya adalah seorang berjenis JUDGING (J) dan PERSUIVING (P).</p>
<p style="text-align: left;">JUDGING disini bukan diartikan seorang yang suka menghakimi tapi seseorang yang selalu bertumpu pada sesuatu yang sistematis, terencana, teratur dan terstruktur tidak suka lompat-lompat. Tapi seseorang yang PERSUIVING sangat fleksibel, adaptif, bertindak secara random melihat peluang sesuai sikonnya aja dia akan bertindak. Seorang (J) sangat pandai mememten sesuatu dengan sikapnya yang tidak mudah *kecebur* sementara seorang (P) cepat bosan karena mudah sekali memilih yang bisa jadi tidak difikirkan dalem <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: left;">Bermula dari ke-4 dasar penilaian itu akan menghasilkan 16 paduan. Tapi tidak satupun dari perpaduan itu bisa diartikan paling cocok mengerjakan pekerjaan bidang apa, bagusnya ditaro dimana karena test ini bukan dimaksudkan sama sekali untuk membuat label pada diri seseorang apalagi mengkotak-kotakkan.</p>
<p style="text-align: left;">Yang paling perlu dipahami masing-masing kita bahwa, kita memiliki kecendrungan pada karakter diri tapi &#8230;. HEY !! please deh lihat di sekeliling kita, orang diseputar kita memiliki kecendrungannya sendiri yang bisa jadi berbeda dengan kita. Menjadi paham bahwa hasil MBTI dia berbeda dengan kita lalu&#8230;&#8230; sanggup menganalisa kekuatan diri dan kelemahan yang akhirnya bisa membuat sinergi yang luarbiasa baik, dapat bekerjasama secara harmonis dan menghasilkan output yang juga luarbiasa dari perpaduan karakter kita, dia dan mereka-mereka itu dalam sebuah instansi, perusahaan, perpartneran bisnis, dsb..dsb&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">Mikir &#8230;</p>
<p style="text-align: left;">Kalo saya, leaders saya dan para calon leaders dalam jaringan bisnis saya paham ini dalem, perpartneran bisnis pasti seru, harmonis, gak ada yang menghakimi siapapun jutek, tidak ada juga yang menekan  dan sok pintar dan memang sih sekarang kan kita harmonis ya anak-anak, cucu-cucu, cicit-cicit, canggah-canggahku ?? heheh&#8230;.jawab sini ke emak Noe :p</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/03/lihat-kita-jangan-salahkan-orang-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesempatan Bukan Datang Esok Hari</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/03/kesempatan-bukan-datang-esok-hari/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/03/kesempatan-bukan-datang-esok-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 23:16:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[idea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=429</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ini cerita motivasi dari pak Darmadi Dharmawangsa, Msc di seminar Director Oriflame 2009.Sudah dikemas dalam bahasa penulis NoeLoe yah, pak Darmadi sih enggak plek begini <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dikisahkan ada wanita kesekutif muda yang tampil keren dengan BMW seri terbarunya. Entah deh punya bapaknya apa suaminya tuh hiks&#8230;atau mobil kantornya bisa jadi. Usianyaaaa, emmm&#8230;sepantaran saya gitu deh, menjelang kepala 4. Usia-usia yang lagi ada di puncak karir katanya qe..qe..qe&#8230;Lewat nih belio di sebuah pom bensin daerah Jakarta Pusat, dekat-dekat gedung BRI situ tuh <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Si ibu eksekutif keren ini membaca tulisan di pom bensin itu : <strong>&#8220;Hari Ini Bayar, Besok Gratis&#8221; </strong></p>
<p>Semangatlah belio ceritanya. Pikirnya, asik nih bisa ngirit uang bensin. Gajian masih lama soalnya. Lalu dengan mendadak si wanita membelokkan mobilnya ke pom bensin tanpa memberi lampu sen. Nyaris orang di belakangnya nyeruduk. Haduh-haduh, sampe segitunya untuk ngirit bensin ya ? <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Di depan si mas pengisi tangki, dia bilang :<em> &#8221; Mas, isi tangki saya ini 1/2 aja yah, jangan dipenuhin. Karena besok saya akan isi gratisannya !&#8221;</em></p>
<p>Si mas nyengir aja : <em>&#8221; Baik bu&#8230;&#8221;</em></p>
<p>Diisii tuh tangkinya sama si mas, sesuai perintah 1/2 tangkinya saja. Lalu si mas menagih bayarannya. Beres, cabut deh si ibu karier dari situ <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Keesokan harinya, datang lagi dong si ibu eksekutif ini ke pom bensin itu dengan niatan menagih gratisan bensin hari ini. Dengan pedenya belio bilang : <em>&#8221; Hoho..mas ingat saya kan ? Saya yang kemarin isi bensin disini. Ayok, sekarang isi yah bensin saya, penuhin !&#8221;</em></p>
<p>Si mas : <em>&#8221; Baik bu&#8230;&#8221;</em></p>
<p>Eh ternyata si mas ngisinya harus full. Sebabnya ? Si ibu karena berfikir hari ini dia bisa isi tangkinya dengan bensin gratis, belio  jalan-jalan muterin Jakarta supaya tangkinya kosong untuk dapet gratisannya hari ini.</p>
<p>Selesai mengisi, si mas menangih jumlah yang harus dibayar. Kagetlah si ibu, selain ga ada uang di dompet kerennya sama sekali, belio berfikir toh hari ini harusnya dia dapat bensin gratis karena kemarin dia isi juga disini.</p>
<p>Dengan ubun-ubun ngebul doski bilang : <em>&#8221; Heh mas, kamu ini gimana. Baca dong tulisan itu ! Hari ini bayar, besok gratis kan ? Betul kan ? &#8220;</em></p>
<p>Mas POM : <em>&#8221; Iya betul bu, lalu masalahnya &#8230;?&#8221;</em></p>
<p>Si mbak : <em>&#8221; Ya kan kemarin saya dah isi disini, hari ini jatah gratis saya dong &#8220;</em>&#8230;katanya makin geram melihat keluguan si mas yang tanpa dosa bangets <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mas POM : <em>&#8221; Lha, ya betul dong. Itukan besok. Sekarang hari ini. Ya ibu harus bayar. Sekarang adalah hari ini &#8230;&#8221;</em></p>
<p>Si wanita karir : <em>&#8221; glek&#8230;yang bego gua apa dia seh ?? Gak bisa happy hour dong ane kalo begini caranya. Mana ga ada uang cash yang ada credit card&#8230;. &#8220;</em> hihiih</p>
<p>MAs POM : <em>&#8221; Udah mana bayarannya bu ? Antrian dah panjang tuh &#8230;&#8221;</em></p>
<p>Si wanita karir : <em>&#8221; Gimana bayarnya dong, saya cuma ada credit card. Bisa digesek dimana ?? &#8220;</em></p>
<p>XO&#8230;Xo&#8230;XO&#8230;</p>
<p>Moranya simple : Jangan pernah berfikir anda akan dapat kesempatan esok hari. Manfaatkan kesempatan yang diberi hari ini aja. Dan lakukan itu sebaik-baiknya untuk merubah hari esok anda.</p>
<p>Dan, keberuntungan itu harus dicari dengan kerja. Dia tidak datang begitu saja mengetuk pintu rumah anda tiba-tiba. Meskipun ada yang janji : &#8221; Hari Ini  Bayar Besok Gratis &#8220;  Bohong itu yaaa&#8230;..dimana-mana gak ada makan siang gratis bo&#8217;</p>
<p><strong><a href="http://network-dbc.com" target="_blank">See ?</a></strong></p>
<p>Harapan hari esok itu seperti orang menggapai langit ga sampe-sampe. Lakukan apa yang harus kita lakukan hari ini. Itu cukup <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/03/kesempatan-bukan-datang-esok-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kitalah Penentu Nasib Kita</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/03/kitalah-penentu-nasib-kita/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/03/kitalah-penentu-nasib-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 22:44:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[idea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[<p>Cerita itu sudah pernah saya baca tapi lupa dimana<br />
Kalo gak salah apa di buku *The Secret* ??</p>
<p>Ceritanya&#8230;<br />
Ada seorang maestro pemahat pada zaman sebuah kerajaan<br />
Seantero jagad raya (halah lebay ini sih <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) tau kualitas hasil pahatan sang maestro</p>
<p>Suatu hari raja memintanya membuat patung sang Raja, Permaisuri, Putra Mahkota dan Putri kerajaan<br />
untuk di pajang di ruang utama istannya<br />
Sepakat, lalu mulailah sang maestro membuat pesanan raja</p>
<p>Hasilnya ??<br />
Luarbiasa indah<br />
lalu hasil karya itu dipajang di ruang utama istana sesuai keinginan raja</p>
<p>Diiringi pujian yang luarbiasa kepada sang maestro<br />
&#8230;.lalu<br />
Raja meminta sang pemahat membuat patungnya sendiri</p>
<p>Bingung dong si pemahat, kok patung dirinya ??<br />
Ya sudahlah, pokoknya buat saja perintahku, demikian sang Raja memberi titahnya</p>
<p>Pulang nih si pemahat<br />
Sambil jalan dia mikir<br />
Aku kan rakyat jelata<br />
Aku kan bukan Raja<br />
Bukan putra mahkota<br />
Akukan hanya seorang pemahat<br />
Aku buat baguspun patungku nanti<br />
Tempatku pasti hanya di luar istana<br />
Atau di pinggir kolam ikan<br />
Bahkan mungkin akan ditaro di kandang kelinci sang putri <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Jadi aku tak perlu pahat patungku halus dan indah</p>
<p>Jadilah patung dirinya<br />
Dengan hasil kasar tak keruan<br />
Jelek deh, tidak seperti patung-patung indah lainnya hasil tangannya</p>
<p>Kaget dong sang raja begitu itu patung dibawa kehadapannya</p>
<p>Aih..aih&#8230;bang Hat ( pemahat mksdnya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> )<br />
Gak salah nih, kok jelek begini sih ?</p>
<p>Jawabnya : Iya yang mulia<br />
Saya hanya seorang pemahat<br />
saya hanya rakyat jelata<br />
Tidak pantas rasanya saya membuat indah petung saya baginda..</p>
<p>Lalu&#8230;<br />
Raja memanggil prajuritnya<br />
Untuk menaruh itu patung di luar istana<br />
Di bawah terik matahari<br />
Dekat kolam ikan<br />
Mending kolam ikan utama yang bagusnya istana<br />
Ini kolam ikannya para cecurut istana he..he..</p>
<p>Dapat pesannya ??</p>
<p>Nasib kita<br />
&#8230;.kita yang menentukan sendiri !</p>
<p>Kalau dari cerita di atas<br />
Paduka raja ingin menempatkan patung sang pemahat<br />
di antara patung keluarganya di dalam ruangan utama istana<br />
Sebagai orang yang telah membuat mahakarya begitu indahnya<br />
Raja ingin memberinya penghargaan<br />
Untuk menampilkan siapa orang dibalik pemahat patung-patung indah keluarga kerajaan</p>
<p>Tapi&#8230;<br />
Si pemahat terlalu rendah menilai dirinya<br />
Sama seperti kita kan ?<br />
Kadang kita terlalu rendah menilai diri kita<br />
merasa tak pantas ini dan itu<br />
merasa tak yakin akan tempat yang seharusnya bisa kita dapatkan<br />
Sebuah tempat yang istimewa<br />
Bagi orang lain yang menilai kita sesungguhnya<br />
Sayangnya&#8230;<br />
Kita sendiri terlalu rendah memberi nilai&#8230;</p>
<p>Aku kan gaptek<br />
Aku kan bukan sarjana<br />
Aku tak pandai<br />
Aku hanya anak si&#8230;<br />
Aku kan..<br />
Aku kan..<br />
hanya..<br />
hanya..</p>
<p>Ga mau kan jadi kayak si pemahat ?<br />
Sayang kali ya..</p>
<p>Nih dia..<br />
Saya merasa saya pantas suatu hari kelak Insya Allah<br />
Dalam level karir minimal Diamond Director<br />
Pantas ada dalam jajaran leader Oriflame Indonesia<br />
Yang fotonya dipajang di kantor pusat Oriflame hehe, narsis yah ? Biarin :p:p</p>
<p>Yang kalo duduk di setiap acaranya Oriflame tuh di bagian depan selalu<br />
Dalam seminar enggak pernah disuruh antri tapi ada jalan khususnya<br />
Makan ga antri-antri, kenyangnya pasti lebih cepet <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalopun mau desak-dedakan<br />
ah itukan cuma krn hobby hahaha<br />
demen aja gaul sama donlens ya tak ?? hehe</p>
<p>Saya merasa saya pantas untuk<br />
Masuk pintu VIP di acara-acara besar Oriflame<br />
menggandeng orang-orang yang saya sayangi<br />
Memasuki ruangan yang namanya dipanggil satu persatu dalam sorotan lampu hihi&#8230;<br />
Gaya seleb bangets..<br />
Wajar, saya dah bayar harganya kan&#8230;.</p>
<p>Kalo transaksi saya pantasnya di jalur TOP LEADER<br />
Eggak perlu antri <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya pantas terbang ke Eropa gratis dari Oriflame<br />
Dengan layanan first class<br />
Kalo nyampe sekian besar dunia maksudnya ha..ha..ha..</p>
<p>Walaupun saya hari ini sadar banget<br />
Saya perempuan sangat biasa saja<br />
Tanpa talenta khusus<br />
Gaptek total awalnya<br />
Pemalu abis ( ah masak siiih <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )<br />
Pemalas juga mungkin</p>
<p>Tapi saya pantas untuk menghargai tinggi nilai diri<br />
Bahwa saya harus memahat diri menjadi indah<br />
Karena saya pantas ditaro di tempat eksklusif gituloooo&#8230;</p>
<p>Ngemper enggak enak<br />
Uh apalagi masuk surga emperan yak <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Anda tau berapa nilai diri anda ??<br />
Angkat sendiri ya<br />
Bukan orang lain yang menentukan nasib anda !</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/03/kitalah-penentu-nasib-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
