Belum lama ini nonton Film yang sedikit agak terlalu imajinatif sebenarnya. Percy Jackson And The Lighting Thief. Sebuah khayalan atau apalah saya bukan pengamat perfilm-an ya hehe…
Hanya saja setiap kali nonton, mau yang dewasa romantis, pake kungfu-kungfuan, anak-anak banget, ABG banget tetep ya pasti dalam sebuah Film ada sesuatu yang bisa ditarik pelajaran entah itu bermanfaat buat .. hmm.. ya kalo drama romantis pastilah buat meningkatkan sisi keromantisan atau jurus-jurus lain atau memperdalam pengetahuan apa kek gitulah ya :p
Atau film anak-anak banget sekalipun, pasti pesan kehidupannya ada kalo aja nontonya dipakein hati juga bukan hanya mata he..he..
Begitu juga dengan Percy Jackson AndaThe Lighting Thief ini. Sebuah film remaja karena memang nemenin anak yang sedang remaja nonton malam itu. Ceritanya agak dewa-dewian. Dewa petirlah, dewa laut, dewa angin, dewi kebijaksanaan dengan nama-nama sebutan aslinya saya ga ‘ngeh itu misalnya Peseidon alias Dewa laut, lainnya lupa maklum kemampuan menghapal sudah sangat menurun sepertinya ini
Ada beberapa kalimat dalam banget yang saya bisa ambil hikmahnya dan tentu ga jauh-jauh dikaitkan dengan BISNIS dong ya hihi..
Si ganteng Percy Jackson ( diperankan Logan Lerman, idih ganteng banget kayak anak saya :p) yang masuk ke lingkungan perkemahan para putra-putri setengah dewa dewi itu. Singkat cerita Percy Jackson menang 1 kali dalam tarung dengan seorang yang hmm…. ngetoplah disana, wanita setengah dewi bernama Annabeth ( ini cewek cantik banget asli cantiiiikkk, ckckckc diperankan Alexandra Daddario ).
Mencapai kemenangan ? Bangga dong ? Pastilah…
Berbekal kemenangan mutlak dalam pertarungan pedang dengan Annabeth, dengan PD-nya Percy Jackson berniat pergi sendiri membebaskan ibunya yang sedang dalam tawanan. Menolak ditemani pelindung junior si Grover yang ajaib berkaki setengah keledai .. duuuh ini film lucu-lucu ajaib, dan juga menolak didampingi Annabeth.
Secuil pelajaran menarik bagi saya keluar dari Annabeth ketika Percy Jacson menolak ditemani : ” Kamu boleh merasa hebat dengan menang tarung 1 kali, tapi setidaknya kamu pasti butuh pengalaman saya yang sudah menang bertarung ratusan kali “…
Glek…
Tau kata sombong ?
Terkadang kita lupa segalanya ketika kita merasa di puncak kemenangan, yakan ? Berhenti belajar, berhenti menimba ilmu dari orang lain bahkan cenderung menganggap enteng orang lain. Ibarat istilah gelas sudah kepenuhan airnya. Ya sulit diisi lagi, full deh ilmunya dah mentok dong
Saya jadi paham posisi seorang Ibu bisnis seperti kedudukan Nadia M. Yuniardo atau Nenek Sotya Dewati atau nenek buyut saya Meuthia Rizki bagi karir saya saat ini juga masa akan datang Insya Allah ya.
Saat ini karir saya sebagai seorang GOLD Director, telah menciptakan 2 orang Director di bisnis ini dan lumayan juga perjalanan menjalani bisnis selama 2 tahun. Penolakannya, iyaaa… Masalah komunikasi dengan bahan bakunya bisnis ini yang manusia dengan berbagai karakter dan latar belakang, bukan hal mudah, iya banget saya lewati dan yaaahh fine-fine aja sih kalo mau dikatagorikan bukan yang gagal mengelola emosi hehehe
Mayan ya 2 tahun, lika likunya…
Tapi banding ibu, nenek dan nenek butut saya di atas, pasti ga ada apa-apanya
Kalo saya mengalami 1000 penolakan, mereka pasti beratus kali lipat dari penolakan yang saya alami. Kalau mereka pernah sedikit beda pemahaman dan beda jalan melihat VISI yang sama, saya jauuuuh lebih sedikit mengalaminya, jadi blom apa-apanya gituloooh maksudnya.
Kenapa sih ga mau merendah untuk terus didampingi sama yang udah pengalaman ? Seperti Percy Jackson menolak didampingi Annabeth ?
Disini saya berdiri eh duduk ding kan nulis ya hihi.. Kalau saat ini udah atau baru Gold Director, deuh terlalu sombong rasanya menolak didampingi Diamond Director kualifikasi Senior Diamond dong ya *ngumpet* .. Pantas malu hehehe
Yang lain yang menarik adalah ketika Peseidon ketemuan tuh dengan anak setengah dewanya hasil hubungan cintanya dengan wanita yang manusia, ya si Percy Jackson ini hasilnya. Di dunia Dewa Dewi rupanya mereka itu gaul juga hahaha… Kadang turun ke bumi ( ngedugem kali yah) dan ada hubungan dengan wanita yang manusia. Hasilnya adalah anak setengah dewa.
Karena mengganggu stabilitas pekerjaan para dewa dewi kalo mereka terus menemani anak dan istrinya di bumi, keluarlah aturan mereka harus meninggalkan anak atau istri atau suami yang manusia ini kembali ke dunia dewa dewi.
Kejadiannya di Percy Jackson marah karena sang ayah si Peseidon alias Dewa Laut ini yang rasanya sih tidak bertanggung jawab padanya dan ibunya tuh. Sedikit rayuan seorang ayah tapi cukup dalam penuh arti sih gini : “ Hanya karena tidak tampak, bukan berarti dia tidak ada “
Maksudnya ngerti tak nih ?
Si ayah yang Dewa laut ini meninggalkan Percy Jacson sejak usia 7 bulan. Selama perjalanan kehidupan Percy Jackson, ayahnya tak pernah tampak dan Percy tidak pernah mengenal sosoknya. Tapi Percy Jackson selalu dalam pandangan sang ayah, perlindungan dan pengawasannya, gitu..
Balik lagi ke BISNIS kan ya qeqeqe
Kalo ini sedikit mau ngeles hahahaha *ampun* deh, karena mau gak mau juga saya adalah seorang ibu bisnis bagi orang setelah saya kan ?
Seorang ibu bisnis kan anaknya banyak yah ? Kadang beberapa hilang dalam pandangannya, bisa jadi karena kesibukannya sang ibu. Maklum, dia bukan cuma punya bISNIS-nya aja, dia ibu dari anak benerannya, istri dari suaminya, dia bagian dari pergaulan sosialnya, lingkup keagamaannya, keluarga besarnya juga. urusannya bejubel, menuhin sel-sel otaknya. Ini adalah pemahaman saya pada ibu BISNIS saya loh, ibu Nadia M. yuniardo … walo juga ada pada posisi yang sama untuk semua anak-anak bisnis saya.
Kadang mungkin saya merasa hilang dari pandangan seorang Nadia M Yuniardo. Ya gak bisa menyalahkan si ibu juga sebab sayapun menghilang dari pandangannya, tidak menjalin komunikasi dengannya, sibuk sendiri atau yang lebih tragis adalah “keminter” sendiri
Begitu juga mungkin anak-anak bisnis saya merasa hilang dari pandangan ibu bisnisnya yaitu saya. Bisa karena jarak kota yang jauh. Bisa karena jarang telponan. Bisa karena sibuk engga sempat buka email. Bisa karena messeger yang mati. Banyak hal deh yang kelihatannya bisa membuat kita berkesimpulan ” tidak dipedulikan ”
Yaaaa… bukan ngeles sih ya kalo saya sebagai ibu bisnis teman-teman hehe…
Saya akan bilang seperti Peseidon deh : ” Hanya karena tidak kelihatan, bukan berari saya tidak ada “ yaaaaa hihii
Maapin deh kalo sampe engga keliatan, dicari dong ah hihi
Mau rasakan aura Peseidon bilang gitu ? Nonton deh filmnya langsung ya :p
Atau mau langsung membangun BISNIS bareng, ya udah disini deh http://daftar.noeloe.net ya


Suara Komentator