<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>my steps ... &#187; books</title>
	<atom:link href="http://noeloe.net/category/books/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://noeloe.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 17:47:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Paradigma</title>
		<link>http://noeloe.net/2010/03/paradigma/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2010/03/paradigma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 15:51:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[books]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=470</guid>
		<description><![CDATA[<p><b><i>Sabtu 20 Maret 2010</i></b></p>
<p>Beres menghandle acara Big Event Maret dBC Network Jakarta, seseorang menghampiri saya dan langsung protes.</p>
<p><i>&#8221; Mbak, event besar kayak gini kok diadain disini sih &#8230;.bla..bla&#8230;&nbsp; &#8220;</i> * sensor *</p>
<p><i>&#8221; Trus itu juga Bistro kenapa disana sih sekarang &#8230; bla&#8230;bla&#8230; </i>&#8220;&nbsp; *sensor *</p>
<p>&#8230;. ngomel nih yeeee :p</p>
<p>Blom lagi protesnya, katanya SMS-nya gak pernah saya balas lagi xixixixi</p>
<p><i>Coool</i> diomelin cucu donlen :&nbsp; <i>&#8221; Masa sih ?&nbsp; Salah ngirim kali jeng &#8220;</i> he..he&#8230;</p>
<p>==</p>
<p>Saya mau sedikit cerita tentang&nbsp; <b>PARADIGMA</b> dengan prolog aksi protes sang cucu tercinta di atas. Makasih ya cuuu atas inspirasinya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kesannya berat dan serius bener sih judulnya &#8230;. Padahal enggak kok tenang aja, disini orangnya jarang seriusan kecuali hal-hal tertentu :p</p>
<p>Pernah membaca sebuah buku di dalamnya ada cerita bagaimana sebuah informasi yang tepat telah merubah paradigma banyak orang yang tadinya A menjadi tiba-tiba Z. Sebabnya hanya soal <b>INFORMASI</b> yang tepat saja kok.</p>
<p>Alkisah&#8230;</p>
<p>Dalam sebuah kereta executive Jogja &#8211; Jakarta di gerbong bernomor 9. Ketenangan penumpang kereta kelas eksekutif itu agak terganggu oleh ulah seorang anak laki-laki berusia sekitar 7 tahunan. Berisik, lari sana lari sini, minta ini minta itu sampai si ayah kewalahan menghadapinya. Terus menggangu, para penumpang mulai gusar dengan kenakalan si anak.</p>
<p>Seorang ibu hamil membatin :<i> &#8221; Amit-amit jabang bayiiiiii&#8230;. semga anakkua engga kayak begini &#8220;</i></p>
<p>Seorang kakek mamanjatkan doa agar cucu laki-lakinya tidak menjadi nakal seperti anak itu.</p>
<p>Seorang anak muda mengumpat karena bacaannya terlempar sebab si anak berlarian dan tangannya menyentuh buku bacaan si pemuda.</p>
<p>Rata-rata penumpang membenci ulah si anak sampai si ayah merasa tidak enak hati.</p>
<p>Lalu sang ayah berdiri dengan penuh hormat dan berkata pada semua penumpang dalam gerbong 9 itu.</p>
<p><i>&#8221; Bapak ibu sekalian, saya mohon maaf atas kenakalan putra saya. Mohon pengertiannya, dia menjadi begini keadaannya setelah seminggu yang lalu ibunya meninggal dunia dengan tragis dan begitu mendadak. Dia sedang&nbsp; betul-betul merasa kehilangan. Saya berusaha mengembalikan emosinya dengan membawanya ke Jakarta, berharap anak ini bisa segera melupakan kesedihan ditinggal ibunya &#8220;</i></p>
<p>Dengan mata berkaca, si ayah duduk kembali dan berusaha menarik anaknya untuk duduk tenang di sebelahnya.</p>
<p>Sebuah INFORMASI yang sebenarnya, telah disampaikan. Dan apa yang terjadi ?</p>
<p>Dari umpatan-umpatan tak suka pada si anak, kini keadaan di gerbong 9 berubah drastis. Si ibu hamil mengeluarkan permen kojek, tersenyum pada anak itu dan membujuknya untuk duduk sebelahnya dan menerima permen darinya.</p>
<p>Si kakek dengan trenyuh memeluknya.</p>
<p>Sang anak muda dengan wajah keras awalnya ketika bukunya terlempar, menitikkan airmata karena ternyata dia pernah merasakan kehilangan yang begitu mendalam ketika ibundanya pergi.</p>
<p>Hingga kereta tiba di stasiun tujuan, perpisahan haru dengan anak yang sebenarnya sama sekali tidak ada hubungan apa-apa dengan para penumpang, terasa seperti saudara dekat yang saling bisa memahami kesedihan.</p>
<p>Informasi yang tepat, merubah paradigma. Segalanya akan menjadi berubah dalam sekejab.</p>
<p>==</p>
<p>Sama seperti saya kena omelan saat bertemu langsung pada prolog di atas.</p>
<p>Ketika tau cerita di balik penyelenggaraan event yang &#8220;sangat disayangkan&#8221; membludak tapi kenapa disana itu, mampu merubah penilaian yang tadinya seolah tim penyelenggara sangat terkesan tidak profesional, , tau-taunya bisa berubah ucapan <i>Two Thumbs Up for team <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </i></p>
<p>==</p>
<p>Sama seperti anda yang tidak sama sekali tau dengan dalam bisnis apa yang kami lakukan, maklum kok kalau menilainya negatip entah dari sisi mana anda menilai. Yang berbeda dari anda dengan saya adalah, paradigma saya sudah berisi informasi-informasi yang tepat tentang bisnis ini sehingga sayapun yang tadinya ada di paradigma A tentang bisnis ini kini telah ada di Z.</p>
<p>Tidak ada yang salah dengan sebuah paradigma apapun itu, selama kita percaya informasi yang kita terima adalah informasi yang paling tepat untuk kita.</p>
<p>Hanya sajaaa&#8230;</p>
<p>Berhati-hatilah dalam memberi penilaian. Bijaksana dalam menilai dan mengambil kesimpulan. Taelaaahhh ehem&#8230;ehem&#8230; ini nulis maksudnya buat kaca diri sendiri :p</p>
<p>Kadang pun suka salah menilai, harus mau terus mencari kebenaran hehehe..</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2010/03/paradigma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tutup Buku 2009 dBC Network</title>
		<link>http://noeloe.net/2010/01/tutup-buku-2009-dbc-network/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2010/01/tutup-buku-2009-dbc-network/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 15:28:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[books]]></category>
		<category><![CDATA[business]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=458</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tarra..</p>
<p>Udah 2010 aja, pheewww…</p>
<p>Selamat tahun baru deh yaaa..</p>
<p>Lama engga apdet blog, kangen juga nulis-nulis lagi</p>
<p>Bertepatan awal tahun baru …</p>
<p>Selesain menutup tahun 2009</p>
<p>Menjalani masa 2009 bersama <strong><a href="http://network-dbc.com" target="_blank">dBC Network</a></strong></p>
<p>Yang saya bisa bilang cuma ini nih : DAHSYAAATTTT ! hehe</p>
<p>November melahirkan 10 Senior Manager baru</p>
<p>Bulan sebelumnya pun gak  kalah sukses banyak yang “melahirkan” <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Desember 2009 menutup tahun dengan …..</p>
<p>13 Senior Manager</p>
<p>1 kualifikasi SAPHIRE</p>
<p>1 kualifika Senior Gold Director</p>
<p>2 Director</p>
<p>Hmm… jauuuuh diluar target awal tahun 2009 dBC Network  yang hanya menghasilkan 10 Senior Manager di tahun 2009 ?</p>
<p>Apa ya yang bisa dipelajari dari gambaran dBC Network di akhir 2009 ?</p>
<p>Bagi saya cukup sederhana koq :</p>
<p>dBC Network punya system yang canggih untuk membantu membernya melesat,</p>
<p>dengan catatan : ASAL MAU aja manfaatinnya hehe</p>
<p>Adak yang mau …</p>
<p>Ada yang engga …</p>
<p>Ada yang full manfaatinnya ..</p>
<p>Ada yang setengah hati…</p>
<p>Ada yang sangat menghargai..</p>
<p>Ada yang menghargai sebatas “image” MLM yang salah info salah kaprah lalu pergi koar-koar sana sini sistemnya engga jalan :p</p>
<p>Please deh…</p>
<p>Bener apa engga manfatinnya jengs … masss…???</p>
<p>Mereka yang pada akhirnya mencapai title-title barunya</p>
<p>Pasti bisa dipastikan yaaa…</p>
<p>Bisa dibilang cukup cerdas memanfatkan peluang</p>
<p>Smart mamanfaatkan system canggihnya <strong><a href="http://network-dbc.com" target="_blank">dBC Network</a></strong> yang smuanya FREE !!</p>
<p>.. dan itu sangat membantu di tangah kesibukan masing-masing membernya yang *kebanyakan* urusan sana sini hehe * seperti  pemilik blog ini * ?</p>
<p>Seperti apa kita akan menjadi ?</p>
<p>Lihat apa yang kita lakukan hari ini ?</p>
<p>Salam ONLINE !</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2010/01/tutup-buku-2009-dbc-network/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengumpulkan Emas</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/09/mengumpulkan-emas/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/09/mengumpulkan-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 02:57:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[books]]></category>
		<category><![CDATA[business]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Menulis ini berkat inspirasi tulisan beberapa partner <a href="http://network-dbc.com" target="_blank"><strong>bisnis</strong></a> saya. Salah satunya yang bilang terlanjur cinta menjalankan bisnis <strong><a href="http://network-dbc.com" target="_blank">Oriflame</a></strong> : <em>“Jangan suruh saya berhenti “ </em><span> </span>dan saya memberi komentar di tulisannya <em>: “ Lempeng aja….lempeeeeng “ :p</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Selain juga nih jadi teringat sentilan dan cubitan agak kurang manis lingkungan sekitar seputaran aktifitas saya di dunia <strong><a href="http://network-dbc.com" target="_blank">bisnis</a></strong> yang bagi beberapa orang rada <em>“ajaib”</em> mungkin ya hehehe…. Saya tidak katakan mereka orang negatif, hanya saja kurang informasi atau enggak tau aja betapa saya menikmatinya </span><span style="font-family: Wingdings;"><span> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Sayangnya yang nyubit-nyubit dan nyentil-nyentil itu justru orang dekat saya. Itu sebabnya wanti-wanti banget sama groups agar impian mereka yang sedang dicari jalannya melalui bisnis ini enggak dicuri orang yang<span> </span>ngakunya cinta :p</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Pertamaaaa kali dulu suami saya yang katanya cinta sama saya juga bilang kalau saya enggak perlu jalankan bisnis saya. Kalo suami mah udah bukan nyentil tapi berasa ‘njewer inimah, ih ngeselin bener </span><span style="font-family: Wingdings;"><span>:p</span></span><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Dan belio adalah satu-satunya penyebab kenapa ketika bergabung, saya semangat banget, lalu diam bagaikan orang kesetrum, kaku, gosong, membiru qeqeqee…. Lalu mati suri dan lupa ingatan sama sekali bahwa saya memiliki sesuatu yang hari ini telah membantu mencontreng list dreams saya dengan kata : <em>DONE ! </em>ketika saya memutuskan “melawan” belio dalam diam dan tengelam dalam kerja maya saya. Di larut malam ketika dia tidur, di siang hari ketika dia di kantor. Selebihnya seperti enggak ada yang saya lakukan selain mengurus RT.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Tapi berkat lempeng dan sedikit keras hati, ternyata si yayank ini bisa ditaklukkan dan hari ini jadi supporter nomor wahid saya dalam mengejar apa yang sedang saya bangun melaui jalan bisnis ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Sentilan lain datang dari orang yang ngakunya sodara hiks…. Ngarepnya sih ya namanya sodara mbok ya ngasih support gitulo bukannya “ngenyek” terus. Ada aja komennya misalnya <em>: “ Ninggalin anak setiap hari “</em><span> </span><em>What ?? </em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Cari tau dulu ah sebelum komentar. Justru kebanyakan bareng anak sampe anak saya suka tanya : “<em>Ibu kapan ke kantor Oriflame</em> “ hahaha… <em>Unwanted mom</em> <span> </span>bener ya saya ? Bukan…bukan begitchuuuu … Saya ibu yang sangat dicintai koq, tanya aja sama orangnya :p </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Tapi kepala anak saya sudah berisi informasi bahwa ibunya<span> </span>juga bekerja walau hanya dari rumah, Senin hingga Jumat walau dia di sekolah. Pulang sekolah, ibunya yang bukakan dia pintu. Ibunya yang tawari dia makan atau minuman. Ibunya yang nemenin dia nonton kartun, ngobrol. Lalu dia pamit main bola, ibunya yang telpon minta segera pulang karena sudah mau maghrib bukan si mbak asisten rumah tangga yang memanggilnya pulang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Atau kami nonton bioskop berdua, dia menemani saya ke supermarket mengisi kebutuhan mingguan rumah tangga dengan catatan ada maunya juga biasanya. Sesuatu yang bagi saya terbayar kini dengan keputusan saya dulu meninggalkan dunia kantor demi dia </span><span style="font-family: Wingdings;"><span> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Ada</span><span style="font-family: "> lagi teman yang heran kalo saya kerjanya Sabtu, ngasih trening<em> </em>lalu komentar :<em> .  &#8220;Lha liburan suami dan anak kan Sabtu Minggu, kapan ketemunya ?&#8221;</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-family: "> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-family: "><span> </span></span></em><span style="font-family: ">Wah saya jadi bingung juga nih. Soalnya dah ready Senin-Jumat, anak saya makin stress liat saya di rumah lagi hari Sabtu, hari dimana dia stress kalo diajak jalan bareng karena jadwalnya padat sama teman-temannya. Tapi memang sih dah tertanam juga di dia bahwa begini-begini ibunya kerja, ibunya menghasilkan income sendiri, untuk nambah-nambah uang kebutuhannya diluar yang diberi ayahnya. Juga untuk hal besar lainnya. Jadi kalo deal apa-apa ya deketin ibunya hehehe…Dan ibunya gak kan bilang lagi : <em>&#8221; Sana minta sama ayah, ibu mana punya duit &#8220;</em><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Sebuah kesenangan buat saya punya kemandirian secara financial dengan gak lepas dari embel-embel ibu rumah tangga tulen. Walau seragam kerja saya hahaha… bukan lagi blazer mahal dan sepatu bertumit tinggi yang trendy. Tapi ada kesamaannya, tetap wanita cerdas (hihihi bolehlah narsis dikit :p)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Anak itu kalo ditanamkan pengertian juga akan bisa mengerti kayaknya deh. Soalnya dia kalo saya gak pergi kasih training malahan bingung sendiri. Kapan bisa berangkat ke Stockholm dong ? Ke Negara-negara Eropa seperti yang dia tau bakalan bisa dia nikmati juga suatu hari nanti kalo udah usia 16 tahun. Jadi ya ibunya kudu didorongnya terus untuk tetap semangat dan rajin. Ini model anak yang sudah bisa membaca visi ke depan qeqeeqe<em>… Thanks to my</em> Sapta<span> </span>udah sevisi sama ibu yaaa…. Makasih udah jadi alasan ibu untuk tetap semangat </span><span style="font-family: Wingdings;"><span> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Sentilan lain juga datang dari orang yang katanya teman. Senep juga sih dibilang : <em>“ Giat bener mengumpulkan pundi-pundi emasnya ??</em> <em>“ Whatttt ??  <span> </span></em>jugak nih hihihi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Saya balik bertanya : <em>“ Emang orang lain enggak ya ? Cuma saya yang cari uang melalui bisnis saya?</em> <span> </span>Dan dilebih-lebihkan dengan kata mengumpulkan pundi-pundi emas ?? “ <span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-family: ">Well,</span></em><span style="font-family: "> Ibarat saya berkaca pada diri sendiri dulu pergi pagi pulang petang bekerja. Saya pun pergi meninggalkan anak yang sesungguhnya butuh saya di rumah bukan butuh mbak-mbak itu. Saya juga pergi untuk mengumpulkan uang dari gaji akhir bulan saya. Untuk kebutuhan ya walopun kebutuhan konsumtif saya aja hehehe…. Tetep uang kok yang saya cari. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Balik tanya deh : <em>“Ada yang ngantor rela gak digaji ? “ </em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Maaf kalo saya belum sampe tahap sebaik itu sama management kantor sih. Saya gak tau bagaimana dengan anda :p</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Tapiii…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Setidaknya menurut saya sih hehe pilihan saya untuk menekuni bisnis ini sudah membuat saya bisa berbuat lebih baik ketimbang hanya memikirkan kebutuhan konsumtif saya seperti jaman terima gajian. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Kalo dulu belinya blazer, tas dan sepatu hehehe…yang hanya untuk tampilan kulit saya,</span><span style="font-family: "> tapi Alhamdulillaaaah banget sekarang belinya udah bukan yang begitu lagi. <span> </span>Belinya udah mobil buat bapak saya tepat di bulan terakhir masa mengabdinya belio di sebuah Perguruan Tinggi. Sebagai rasa trimakasih saya untuk kerja keras belio dulu waktu saya masih kecil, di sekolahkan di tempat-tempat yang baik. Dididik dengan ajaran yang baiknya. Walopun nih, hiks…. Asli gak akan bisa terbayar tauuuu banget.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Dan jadi inspirasi keadilan dua keluarga besar yang saya sayangin nih. Ibunda suami pun bulan lalu mulai dicicilkan mobil juga. Nyicil koq nyicillll ya bukan cash. Tapi setidaknya bisnis ini inspirasi bagi saya dan suami pada akhirnya bahwa dari bisnis ini <span> </span>kami bisa memikirkan orang-orang yang kami cinta bukan sekedar perut dan masa depan keluarga kecil kami yang cukup hanya suami yang tangani biayanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Kalau 18 bulan menjalankan bisnis ini kami Alhamdulillah bisa berbagi kasih sama orang tua kami yang jauh di luar kota, gimana kalo 5 tahun akan datang ya ? List masih panjang sih, itu sebabnya mungkin terlihat kok gada matinya ngumpulin pundi-pundi emas hehehe…. *piss ah*</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Abisnys gimana ya, saya berniat beli ribuan meter tanah untuk masa tua nanti ngurusin anak-anak asuh gitu, Amiin. Aminin doooong </span><span style="font-family: Wingdings;"><span> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></span><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Mana mungkin nadah tangan pake uang gaji suami, maluuuuu masa ke surga minta dibayarin. Bayar ndiri kallle :p</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Sampai hari inipun saudara-saudara saya masiiih aja koq belum mau atau belum juga berkomitmen jalani serius. Gabung sih gabung itupun lantaran kesian kali saya dah capek-capek presentasi wkwkwk lagian gak sampe 40 ribu…atau saya paksa hihi. Tapi enggak apa, baiklah <em>my brothers and my sisters in law.</em> Dream adik or KK mu ini Insya Allah akan menjamin masa tua bapak dan ibu kita. Amin. No problem buat yang gak mau, skip aja… lempeng ajah :p</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Ya gitu deh…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Pada kenyatannya orang-orang dekat, sahabat-sahabat, yang ngakunya teman justru melecehkan. Enggak apa-apa kok, mungkin juga sebabnya adalah antipati sama bisnis sejenis selain ga punya informasi sebanyak informasi yang saya punya hari ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Enggak tau aja kalo saya mengerjakannya dengan cara super pintar, sambil internetan gituloh. Ngapain internetan cuma bayar bulanan untuk browsing, chatting, fesbukan tapi gak menghasilkan. Ah dasar wanita matre apa pelit nih <span> </span>peritungan bener ya hihii …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Ya gitu deh, sebagian ilmu ekonominya masih nyantol :p</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Atau…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Ngebayangin kerja keras ? Takut ? WOW </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Meminjam istilah pak Mario Teguh sih : <em>“Kerja keras tidak sama dengan penderitaan”</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Baca bukunya aja kalo yang ini, buku terbaru Mario Teguh. Di toko buku belum ada, tapi bisa hubungi saya hehehe…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Btw, untuk mencapai posisi tertinggi di sebuah kantor, emang bisa <span> </span>ya cuma datang jam 9 pulang jam 4 ? Kudu kerja keras juga dong ya ? Butuh pendidikan tinggi yang dihargai kantor. Butuh ada <span> </span>ada inovasi-inovasi baru yang disumbang untuk kemajuan perusahaan dan itu pasti gak akan didapat hanya bekerja standar. Dan kerja keras itu bukan sebuah penderitaan bagi yang mengejar posisi tinggi di kantor. Sah-sah aja kaliii…..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Lalu apa bedanya dengan saya si bisnis ini ya ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Selama tau saya ada di jalan yang enggak salah alias menebar kebaikan (kata pak Mario Teguh ya ) <span> </span>ya gak ada salahnyalah tetep lempeng hihi.. <span> </span>Apalagi<span> </span><em>my hubby</em> dah nemenin selalu kemana saya pergi untuk urusan <a href="http://network-dbc.com" target="_blank"><strong>bisnis </strong></a>ini. Senangnyaa…. Buah dari kesabaran dan komitment manis juga rupanya </span><span style="font-family: Wingdings;"><span> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Jadi ??</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Lempeng ajah lempeeeeeenngggg </span><span style="font-family: Wingdings;"><span> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: "> </span></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/09/mengumpulkan-emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kalah, Menang, Indah</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/09/kelah-menang-indah/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/09/kelah-menang-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 00:48:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[books]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=451</guid>
		<description><![CDATA[<p><!--[if !mso]></p>
<style>
v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
</style>
<p>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> </w> <w :BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w> </xml>< ![endif]--> <!--[if gte mso 10]></p>
<style>
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:"Table Normal";
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:"";
	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
	mso-para-margin:0cm;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:"Times New Roman";
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}
</style>
<p>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Ini juga terinspirasi dari salah satu bab bukunya Gede Prama….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Entah dari kapan masanya dan darimana asalnya, manusia hidup dengan tema memburu kemenangan, mencampakkan kekalahan. Banyak kita temukan dimana-mana, manusia mengakhiri masa kekhalifahannya di dunia hanya karena </span><span style="font-size: 16pt; font-family: ">’</span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">kalah</span><span style="font-size: 16pt; font-family: ">’</span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">. </span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Karena dalam pikirannya, hal yang melekat pada sebuah kata kekalahan itu sudah pasti : jelek dan hina.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Sayangnya berbagai instansi juga ikutan menyumbang image buruk sebuah kekalahan. Sekolah dimana masa depan seseorang disiapkan, memulainya dengan program juara kelas ikut memperkuat keyakinan bahwa kekalahan itu sebuah musibah. Kantor dimana kita bekerja tak lepas dari sikut sana sini, semua mau jadi juaranyaaa…. (maap bukan lagu </span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;"><!--[if gte vml 1]><v :shapetype id="_x0000_t75"  coordsize="21600,21600" o:spt="75" o:preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe"  filled="f" stroked="f"> <v :stroke joinstyle="miter" /> </v><v :formulas> <v :f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0" /> <v :f eqn="sum @0 1 0" /> <v :f eqn="sum 0 0 @1" /> <v :f eqn="prod @2 1 2" /> <v :f eqn="prod @3 21600 pixelWidth" /> <v :f eqn="prod @3 21600 pixelHeight" /> <v :f eqn="sum @0 0 1" /> <v :f eqn="prod @6 1 2" /> <v :f eqn="prod @7 21600 pixelWidth" /> <v :f eqn="sum @8 21600 0" /> <v :f eqn="prod @7 21600 pixelHeight" /> <v :f eqn="sum @10 21600 0" /> </v> <v :path o:extrusionok="f" gradientshapeok="t" o:connecttype="rect" /> <o :lock v:ext="edit" aspectratio="t" /> <v :shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt=":-P" style='width:11.25pt;  height:11.25pt'> <v :imagedata src="file:///C:\Users\vianda\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" mce_src="file:///C:\Users\vianda\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif"   o:href="http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" /> </v>< ![endif]--><!--[if !vml]--></span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;"> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  ) Lebih lagi di dunia politik, kalah PEMILU benar-benar menjadi kiamat mini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Namun kalah itu juga indah ternyata…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Bila sebuah kemenangan bagaikan padi bagi petani, ikan bagi kalangan nelayan, energi bagi saya yang pelaku bisnis, kemenangan membuat kehidupan saya berputar. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Kemenangan pemberi semangat agar manusia tidak kelelahan. Namun seberapapun energi atau semangat manusia, bila putaran waktunya menerima kekalahan, siapa yang bisa menolaknya ??</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Kerananya seorang yang bijaksana melatih diri untuk tetap tersenyum di depan kemenangan atau kekalahannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Membaca bab ini saya bagaikan membaca wajah para leaders saya di bisnis ini. Senyum aja terus walau rekan-rekan bisnis dalam jaringannya, anak-anak polos yang baru masuk tidak pernah tahu kekalahan-kekalahan yang pernah dilewatinya, gelombang-gelombang yang harus dilaluinya terkadang membuatnya siap untuk menyetujui kekalahan kalau memang itu waktunya. Bravo untuk para leaders …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Leaders bijaksana ? Sedang pada latihaaaaannn jugak qeqeqe….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Mengusung tropi kemenangan itu indah. Dihormati karena kemenangan itu luarbisa memikat. Namun tersenyum di depan kekalahan, hanya orang yang pandangannya mendalam dapat melakukannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Ibarat gunung, pemenang itu serupa batu-batu di puncak gunung. Mereka tidak akan ada di puncak kalau tidak ada batu-batu di dasar atau lereng gunung (baca : orang yang kalah). Jadi sebenarnya, kekalahan adalah sebuah kebaikan bagi orang yang menang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Para penutur bijak mengatakan, kekalahan lebih memuliakan dibandingkan kemenangan. Terutama dalam kekalahan, manusia sedang dilatih, dicoba, dihaluskan. Kekalahan berfungsi sebagai ampelas yang menghaluskan kayu menjadi patung yang indah. Serupa belati yang melukai bambu untuk dijadikan seruling yang akan mewakili keindahan nada.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Kesabaran, kerendah hatian, ketulusan, keikhlasan rupanya adalah kualitas-kualitas yang sedang dibuka oleh kekalahan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Kalau saya memahami bab kekalahan ini bisa jadi *proses* enggak enaknya kita menjalani sesuatu adalah kekalahan itu juga. Kalau saya tentu proses membangun bisnis saya dong ya secara sudah tidak mungkin mengartikannya *proses* naik jabaatn di kantor saya dulu yang kini telah saya sampaikan ucapan bye bye… hehehe ….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Dalam proses </span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;"><a href="http://network-dbc.com/" target="_blank"><span lang="SV">bisnis</span></a></span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;"> saya pun, kekalahan-kekalahan itu terjadi. Mungkin ada yang merasa saya masih berhutang jawaban atas permintaan ini : </span><em><span style="font-size: 16pt; font-family: " lang="SV">’</span></em><em><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;"> sharing dong mba, jangan cuma yang enaknya aja yang di kasih tau</span></em><em><span style="font-size: 16pt; font-family: " lang="SV">’</span></em><em><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;"> huehuehue….. </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Kapan ya saya pernah bilang </span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;"><a href="http://network-dbc.com/"><span lang="SV">bisnis</span></a></span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;"> ini enak semua, uangnya juga banyak reward lainnya tanpa ada belati-belati yang menusuk ulu hati (hallah lebay hihi) atau bagai bambu yang sedang dibuat sebuah seruling. Dalam perumpamaanya pak Gede Prama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Atauuuuu…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Tidak tau merasakan kasarnya ampelas menggosok kulit untuk membuat saya lebih halus bagaikan hasil akhir patung cantik yang diinginkan sang maestro, ciiiyeeehhh….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Merasakan kekalahan telak yang benar-benar saya rasakan sebagai kekalahan saya mencapai target Saphire di Desember 2009 sebagaimana blue print bisnis saya dan mentargetkan income minimal 20 Juta /bulan  (maunya net udah potong pajak hahaha&#8230;) untuk mulai menabung banyak impian saya di depan sana salah satunya beli tanah pelan-pelan untuk <a href="http://np-foundation.org" target="_blank">NP-F</a>, adalah hal yang bisa saya sharing bahwa kita harus siap untuk itu. Ini sebuah kekalahan yang sebenarnya bagi saya lhoooo… ihik…ihik….. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Dimana saja kita berada, saatnya harus merasakan kekalahan itu, tidak akan ada yang bisa menolaknya. Demikian sebaliknya bukan ? Jadi enjoy sajalah … Di bisnis ini atau bukan, proses itu tetap ada dan itu kan membuat kita jauh lebih mulus </span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;"><!--[if gte vml 1]><v :shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt=":-)"  style='width:11.25pt;height:11.25pt'> <v :imagedata src="file:///C:\Users\vianda\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image002.gif" mce_src="file:///C:\Users\vianda\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image002.gif"   o:href="http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" /> </v>< ![endif]--><!--[if !vml]--> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Old friends pass away..</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">New friends appear..</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">But….</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">The most important thing is …</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">……………make it meaningfull</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Jarang ada manusia bisa mengukir makna mendalam dari sebuah kemenangan. Terutama sebabnya karena kemenangan mudah sekali membuat manusia tergelincir dan lupa diri. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Banyak karya spektakuler terlahir di tengah kesedihan. Sebagai contoh Dalai Lama menerima hadiah nobel perdamaian sekaligus sebagai warga kelas satu oleh senat AS, setelah melewati banyak kesedihan dan kekalahan selama puluhan tahun di pangasingan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Mengukir makna kekalahan memang tidak sama seperti mengukir patung. Dalam setiap konstruksi makna terjadi interaksi dinamis antara realita sebagaimana apa adanya &amp; kebiasaan seseorang untuk mengerti. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Yang biasa mengerti dalam perspektif </span><span style="font-size: 16pt; font-family: " lang="SV">’</span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">tidak puas</span><span style="font-size: 16pt; font-family: " lang="SV">’</span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">, </span><span style="font-size: 16pt; font-family: " lang="SV">’</span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;"> serba kurang</span><span style="font-size: 16pt; font-family: " lang="SV">’</span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">, </span><span style="font-size: 16pt; font-family: " lang="SV">’</span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">menuntut selalu lebih</span><span style="font-size: 16pt; font-family: " lang="SV">’</span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">, </span><span style="font-size: 16pt; font-family: " lang="SV">’</span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">menyalahkan orang lain, &#8216;tidak tahu berterimakasih&#8217;,</span><span style="font-size: 16pt; font-family: " lang="SV">’</span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;"> akan melihat kehidupan dan siapapun manusia di sekitarnya tidak menyenangkan. Jelek aja yang dilihat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Sebaliknya, yang sanggup melatih diri untuk bersukur, tau berterima kasih, ikhlas, tulus akan lebih banyak melihat wajah indah kehidupan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Pilih mana ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Menang atau kalah ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Tergantung lagi bagaimana kita meresponnya untuk tetap selalu melihat indahnya dunia </span><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;"><!--[if gte vml 1]><v :shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt=":-)"  style='width:11.25pt;height:11.25pt'> <v :imagedata src="file:///C:\Users\vianda\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image002.gif" mce_src="file:///C:\Users\vianda\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image002.gif"   o:href="http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" /> </v>< ![endif]--><!--[if !vml]--> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">Sukses untuk anda !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16pt; font-family: Ace;">(hihi Mr. Ted Boman mode on) </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Ace;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Ace;"> </span></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/09/kelah-menang-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebakaran</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/09/kebakaran/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/09/kebakaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 23:20:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[books]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> </w> <w :BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w> </xml>< ![endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 10]></p>
<style>
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:"Table Normal";
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:"";
	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
	mso-para-margin:0cm;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:"Times New Roman";
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}
</style>
<p>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Karena 2 buah alasan, saya terfikir untuk membaca ulang buku Gede Prama yang berjudul “Simfoni di Dalam Diri “ – Mengolah Kemarahan Menjadi Kesejukan subuh dinihari ini. Alasan pertama tentu karena sebuah alasan kuat butuh pencerahan dari buku beliau ini yang sekilas dulu saya membacanya sungguh membawa kesejukan. Alasan kedua, ya karena memang belum selesai semua bab saya baca :-p</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Jarang ada yang tidak mengenal seorang Gede Prama. Pria asal Bali yang dalam setiap untaian katanya penuh kesejukan karena terbiasa bersahabat dengan alam sejak kecilnya, dan menjadi lebih kaya dengan jatuh bangunnya di dunia koorperasi menjadikan pemahaman mendalam dalam kehidupan beliau dan menghasilkan banyak buku yang mengukir banyak makna. Dan saya salah satu penyuka makna dari dalam bukunya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Dalam buku “Simfoni di Dalam Diri “ – Mengolah Kemarahan Menjadi Keteduhan rasa-rasanya adalah salah satu sumber terbaik untuk saya baca kali ini selain tentu menyerahkannya kepada yang di-Atas sana lalu berkata : “ Ya sudahlah “ </span><span style="font-size: 14pt; font-family: Wingdings;"><span><span style="font-family: Abbey-Medium;"> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  </span></span></span><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> I wish&#8230; I wish&#8230; bla&#8230;..bla&#8230;. hehehe</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Entah untuk yang keberapa kali saya mencerna BAB yang berjudul Mengolah Sampah Kehidupan. Itu sebabnya mungkin buku ini tergolong paling lama saya selesaikan hiks&#8230;. kebanyakan diulangnya sih. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Ada yang mengeluh hidup ini katanya serba salah. Baca koran bikin marah. Mendengar opini orang membuat kepala terbakar amarah. Mendengar orang berlaku demikian, protes enggak suka jadi merasa gerah sendiri. Semuanya jadi mudah sekali terbakar. Jangankan dunia politik katanya, dimana kekuasaan dan uang yang terlalu sering memjadi bibit ‘kebakaran’, Agama pun yang lahir dan tumbuh dalam kesejukan seharusnya, di berbagai belahan dunia menjadi sumber kemarahan. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Pengandaian jiwa manusia seperti boneka telanjang (baca : bersih, jernih). Dalam perjalanan kehidupan kita mengenakan banyak baju (baca : keinginan, kemauan, cita-cita) ke tubuh boneka ini. Akhirnya banyak yang menjadi ketakutan akibat boneka berbaju warna-warni ini. Ketakutan kalah dibanding orang lain, takut gagal atau tidak sukses <a href="http://network-dbc.com" target="_blank">bisnis online</a> (hahaaha ini hanya pengembangan pemahaman ya..), takut tidak dihargai dan berjuta efek takut lainnya..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Lingkungan luar yang membara, bercampur bensin kehidupan di dalam diri (baca: ketakutan) alhasil memang benar-benar menjadi mudah terbakar. Lingkungan memang sebuah ketakutan yang tidak bisa kita ubah. Namun ketakutan di dalam diri, bisa diubah dengan ketekunan latihan. Itu sebabnya sebuah jiwa yang sejuk, dia tidak bernafsu mengubah lingkungannya, namun dia begitu giatnya mengubah bensin di dalam dirinya yang mudah terbakar menjadi air yang sejuk.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Advestha sarva bhutama = Jangan pernah membenci dan</span></em><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> <em>menyakiti </em>adalah pesan Khrisna di bagian awal Bhagawad Gita. Dan yang dipilih Khrisna untuk menerima pesan ini adalah Arjuna yang artinya <em>purity of heart (hati yang suci</em>), bukan Bima yang jagoan berkelahi, bukan pula Yudhistira yang terpancing berjudi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Di sebuah desa Bali tua, kalau ada orang yang sabar akan disebut <em>buih dharma gati (betapa dharmanya dia)</em>. Seperti menyampaikan pesan pada kita, keindahan dan kebenaran bisa dicapai dengan <strong>KESABARAN.</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><strong><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Ketika kita belajar bersabar dan mendengar, kita tidak saja membuat orang lain bahagia, tapi kita juga sedang membuka lapisan-lapisan diri ini lebih MULIA.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><strong><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Semua manusia pasti ingin bahagia. Namun karena ketidaktahuan, keserakahan, kemarahan dan kebenciannya secara tidak sengaja sedang mengarahkan diri menjauh dari kebahagiaan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Seperti cuaca, lingkungan juga tidak bisa diubah. Namun manusia bisa belajar, berlatih bagaimana merespon kehidupan. Cara merespon inilah yang akhirnya akan membawa manusia pada 2 pilihan, menderita atau menjadikan dia bahagia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;"> </span></p>
<p><span style="font-size: 14pt; font-family: Abbey-Medium;">Kesimpulannya, pandai-pandai merespon apa yang tersaji di depan kita aja kalle </span><span style="font-size: 14pt; font-family: Wingdings;"><span> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p><span style="font-size: 14pt; font-family: Wingdings;"></span><!--[if gte mso 10]></p>
<style>
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:"Table Normal";
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:"";
	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
	mso-para-margin:0cm;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:"Times New Roman";
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}
</style>
<p>< ![endif]--></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/09/kebakaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Walau Hanya &#8230;</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/08/review/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/08/review/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 23:32:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[books]]></category>
		<category><![CDATA[business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=449</guid>
		<description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Hari ini 31 Agustus 2009 …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Waktunya me-review target per semester <a href="http://network-dbc.com">bisnis</a> saya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Inget banget di Januari 2009 saat mencapai peringkat Director, yang sesuai banget dengan rencana saya di atas kertas, mulus tanpa banyak krikil kalopun ada krikilnya gak tajem-tajem amatlah hiks… </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Saat pencapaian peringkat Director itu pula saya membuat target peringkat baru untuk tahun<span> </span>2009. Peringkat apaan tuh ? hehe…. SAPHIRE<span> </span>DIRECTOR di akhir 2009.</span><span style="font-family: "> YESS ! Saphire beneran bukan hanya kualifikasi. Artinya, harusnya Agustus ini saya sudah memasuki kualifikasi Saphire Director itu *sedih* dikit tapi tetap tersenyuuuumm <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Dengan mapping group yang dibuat layaknya seorang penganalisa handal qeqeqee, dengan kerjanya yang akan direncanakan bgini bgono, saya siap menjalankan apa yang sudah jadi target 2009. Siap dengan kerjanya, siap dengan komitment dan disiplin yang tinggi. Tapi ternyata ada variabel lain diluar soal urusan mau kerja dan disiplin itu hehehe… What ? My personality. “My” ya not “your” loh ini kan review untuk <a href="http://network-dbc.com" target="_blank">bisnis</a> saya sendiri </span><span style="font-family: Wingdings;"><span> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Hari ini di penghujung bulan limit dimana target kualifikasi itu harus selesai. Tapi apa yang terjadi ? Allah menghadiahi saya “hanya” <span> </span>sebuah grup mandiri yang membuat saya “hanya”<span> </span>memasuki kualifikasi peringkat GOLD DIRECTOR. 2 pringakat di bawah target saya. Alhamdulillah… </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Lho kok Alhamdulillah gak mencapai target ? ha..ha…ha…. Ada dilingkungan orang-orang yang selalu positip, sangat sulit untuk melihat apa yang saya terima hari ini adalah sebuah berita buruk. Alhamdulillah lagi hehehe… Trimaksih untuk uppline-upline saya yang luarbiasa, yang selalu menyalurkan energy positipnya : Mba Meuthia Rizky, Sotya Dewati <span> </span>&amp; Nadia M. Yuniardo. Trimaksih untuk grup Zulfa Nitasari yang sudah membawa saya masuk ke kualifikasi ini sejak tangal 29 Agustus lalu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Kembali ke “hanya” mencapai<span> </span>kualifikasi Gold Director alias jauh dari target Saphire Director, bukan enggak sedih sih. Ada sisi lain yang Allah minta saya untuk merenung kembali, berfikir, kenapa “hanya” ini yang Allah beri ??</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Hmmm… mencapai kualifikasi ini jauh sedikit banyak tantangannya. Krikilnya bisa dibilang agak lebih tajam-tajam, hiks…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Merasa wajar makin tinggi makin kencang anginnya, YESS OK. Ada pelajaran yang saya bisa tarik bahwa secara personality seorang leader, ini adalah tahap dimana saya benar-benar lagi di-plonco, di-godog, diaduk-aduk dan harus mau berdamai baik dengan hati sendiri ataupun variable-variabel diluar diri yang asli gak bisa saya yang kendalikan. Tapi yang benar adalah, saya yang harus mengendalikan diri sendiri. Dan terbukti, yes dia bekerja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Dan Allah memutuskan, untuk kualitas seperti saya hari ini, mohon maaf, peringkat yang pantas menjadi tanggung jawab saya memang “hanya” masih sebagai seorang yang berkualifikasi Gold Director bukan Saphire Director.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Artinya apa ? Tentu mengasah diri jauh lebih baik untuk bisa menjinakkan angin-angin di atas sana sebaga peringkat lebih tinggi masih perlu diasah. Terpenting dari yang penting tentunya angin dari dalam diri sendiri. Mengendalikan diri sendiri. Gak perlu menyalahkan kondisi stok kosong, leader-leader yang sulit diajak komunikasi bahkan tak ada<span> </span>komunikasi sama sekali karena urusannya juga bukan hanya urusan ini, gak mau kerjasama, mau jalan sendiri bahkan membuat system sendiri hihihi *banyak sih* pake system sendiri :p</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Tapi terbaik dari hal yang baik untuk pantas saya lakukan hanyalah mencari berjuta alasan untuk variable-variabel diluar diri saya kenapa demikian. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Untungnya inspirasi tambahan dari Mr. Andreas dari pihak Management Oriflame, <span> </span>yang mengontrol banget hasil kerja saya yang sudah di set awal bulan lalu. Tanpa saya yang datang ke beliu, dengan rendah hati sekali beliau datang ke saya, menemui saya di ruang trening hari Sabtu lalu dan tanya hasil akhir Agustus ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Lebih sejam kami ngobrol di atas, setelah beliu tau bahwa saya mencapai kualifikasi Gold Director ini dalam waktu 18 bulan dan saya sedikit mengernyitkan kening sambil tanya : <em>“ Lama banget ya pak ?? “</em> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Dan jawaban yang realistis sekali darinya dengan bahasa Indonesianya yang bagus banget : <em>“ Nurul, saya enggak bisa bilang itu lama or cefaaat. Setiap orang punya prioritas hidupnya masing-masing. Ada orang mau dan berhasil mencapai peringkat Diamond dalam waktu kamu mencapai peringkat kualifikasi Gold 18 bulan, ada yang dalam waktu 2 tahun, 3 tahun, bahkan 10 tahun baru Diamond. Kamu bisa lebih cepat dari 18 bulan kalu prioritas kamu hanya ini, tutup mata telinga kanan kiri. Jalan lempeng. Meninggalkan anak dan keluarga kamu untuk “hanya” ini. Meninggalkan pergaulan sosial, main-main kamu. Jadi saya gak bisa bilang cepat or lambat, baik or buruk. Semua orang tau prioritasnya masing-masing ”</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-family: "> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Duh jawaban yang cukup membuat damai. Jadi <span> </span>ada pembelaan hahaha…ya urusan saya bukan hanya bisnis tapi juga keluarga, anak dan suami, teman-teman, agama dan sosial saya pun harus tetap berjalan seimbang dan tetap pada prioritasnya masing-masing kan mister hihihii *adeeeemm*</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Tambahan lagi dari pak <span> </span>Andreas bilang <span> </span>: <em>“ Seperti <span> </span>seorang Nadia yang tidak berangkat ke Roma dan artinya mengabaikan 2 tiketnya ke Roma, banyak orang menyayangkan tapi saya tidak demikian. Bagi Nadia, bersama anak-anaknya adalah prioritasnya. Jadi itu terserah masing-masing anda. Semua baik selama itu sesuai prioritas kamu “</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em><span style="font-family: "> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Realistis sekali… </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Dari obrolan itu saya dapat pointnya bahwa kalau saya mau tentu akan terjadi. Mau bukan berarti hanya sekedar bilang mau lalu terjadi sih, mau artinya saya memang benar-benar menguasai sistemnya, melakukannya dengan baik secara konsisten termasuk di dalamnya mengasah kepribadian seorang leader yang tentu gak bisa lepas dari urusan membangun grup-grup manusia yang berbagai tipe, latar belakang pendidikan, budaya, gaya komunikasi yang berbeda. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Kalau hari ini Allah menganugrahakan saya “hanya” kualifikasi Gold Director ini, tentu “MAU” nya saya untuk belajar, melakukan, berdamai dengan jedar-jedur yang mengocok esmosi hehehe….. ya “hanya” selevel ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Jadi ?</span></p>
<p><span style="font-family: ">Alhamdulillah Allah memberi pelajaran walau dengan “hanya”. Dimana saya bisa lebih mahfum, “kenapa” ?? Lalu Insya Allah lebih baik di depan sana.</span> Bukan hanya saya ingin sukses tapi semua orang yang pernah saya janjikan sukses, tetap rendah hati menggandeng partner tanpa pernah meninggalkankan mereka walau butir-butir sukses itu masih seperti kecambah berakar ke bawah, walau juga karenanya saya harus jungkir balik menata hati. Dan itu justru sarat makna, sarat pelajarannya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Saya memilih jujur pada diri sendiri, siapa dan bagaimana saya ? <span> </span>Bukan menghakimi pihak luar bgini bgono yang membuat kelihatan seperti kerikil dimata saya ketika menjalani prosesnya, kondisi diluar kendali yang bisa jadi alasan kegagalan pencapaian target. Saya memilih : Lebih baik saya melihat orang yang ada dalam cermin saya ketika saya berkaca, dialah yang paling bertanggung jawab atas apapun yang terjadi hari ini ! </span><span style="font-family: Wingdings;"><span> <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </span></span></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/08/review/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk Kamu Yang Ngerasa Aja &#8230;</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/04/hanya-untuk-jaringan-bisnisku/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/04/hanya-untuk-jaringan-bisnisku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 17:09:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[books]]></category>
		<category><![CDATA[business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=437</guid>
		<description><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> </w> <w :BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w> </xml>< ![endif]--></p>
<p>Malam sesungguhnya sudah larut<br />
Tapi kepingin aja nulis-nulis untuk jaringan bisnisku<br />
Ga pake *tercinta* ya ntar dikira lebay hehehe..<br />
Kebetulan kantuk tak juga datang menyerang<br />
&#8230;ah heran ?</p>
<p>Pengeeen banget numpahin isi kepala dan hati nih<br />
Karena kebanyakan jarang copy daratnya</p>
<p>Tau banget diantara kita punya banyak sekali hal yang beda<br />
Entah personality &#8230;<br />
Gaya bekerja &#8230;<br />
Gaya capai targetnya ..<br />
Gaya bicara &#8230;<br />
Etc&#8230;</p>
<p>Atau..<br />
Entah alasan kenapa *nyebur* di bisnis ini<br />
Entah ada juga yang hanya celup-celup dikir jemarinya hehehe<br />
Seakan takut tenggelam lalu kehilangan nafas</p>
<p>Hitung punya hitung ada 700 san orang sudah dalam jaringan saya kini<br />
Jujur aja dan maaaaaaf banget<br />
Tidak semuanya saya tau ada dimana<br />
Tidak semuanya bisa tersentuh begitu dalamnya ?<br />
Padahal mau banget loh..<br />
Banyak jalan udah dicoba untuk menyentuh</p>
<p>Banyak hal juga ternyata bisa jadi penghalanganya<br />
Bisa karena data..<br />
Sarana komunikasi<br />
Bisa juga karena memang ada yang membuat *batas* nya ?<br />
Ini sih bukan melo-meloan ya hehehe..<br />
Tapi beneran koq&#8230;</p>
<p>Ingat benget pertama *terjun bebas* di binis ini<br />
Saya sendiri belom tau kemana arahnya<br />
Kalo hanya berfikir soal materi<br />
Iya banget&#8230;<br />
Apa lagi coba untuk seorang IRT seperti saya<br />
Yang sudah kehilangan income kantornya ?</p>
<p>Tau kenapa malam ini saya belum bisa tidur ?<br />
Pertama&#8230;<br />
Karena abis liat rekening transferan bonus hihihi&#8230;</p>
<p>Februari 2008 memulai NIL<br />
Ah gak usah disebutlah jumlahnya ya<br />
Ntar ada KPK&#8230;. (ga takut sih maap ya jauh dr korupsi boo’)<br />
Range 5 -10 Juta per Maret 2009<br />
Alhamdulillah..<br />
<a href="http://network-dbc.com" target="_blank">Kenikmatan bekerja hanya dari rumah</a><br />
Income jauh lebih bagus dari kantor dalam waktu 6 tahun dulu<br />
Banding bekerja dengan nyaman di rumah 13 bula saja ?<br />
Sepertinya saya wanita cukup cerdas heheh<br />
Maaf ya agak *narsis*<br />
Ya jelaslah cerdas wong modalnya cuma Rp 30 Ribu&#8230;.</p>
<p>Gak bisa tidurnya ituuu&#8230;<br />
Kedua sebabnya&#8230;.<br />
Banyak jaringan saya masih aja ngeluh bisnis ini susah<br />
Enggak bisa kerja karena enggak ada modal..<br />
What ?</p>
<p>Sedihnya  itu&#8230;<br />
Yang ketiga nih &#8230;.<br />
Kepingin sih nularin apa yang bisa dibagi<br />
Tapi ketika disapapun menghilang<br />
Tapi sayangnya kok bisanya berkomentar bisnisnya yang salah<br />
Sistemnya yang ga beres ?</p>
<p>Mirisnya itu&#8230;.<br />
Yang ke empat nih bikin saya belum tidur malam ini<br />
Udah ditularinpun enggak dilakukan<br />
Yaaaa   manalah bisa sampai..</p>
<p>Ketika  bisa membuktikan ini benar dan bahagianya saya mendapat sesuatu<br />
Yang ternyata itu jauh lebih baik dan lebih banyak<br />
Dari harapan di awal dulu<br />
Dari hanya berharap materi<br />
Berubah pengharapan yang luarbiasa Insya Allah yakin bisa tercapai<br />
Sekarangpun pelan-pelan nih<br />
Bisa menyenangkan orang tua yang tadinya enggak termasuk<br />
Kok tau-tau bisa ?<br />
Bisa memikirkan <a href="http://np-foundation.org" target="_blank">berbagi dengan anak-anak yang sama sekali tak ada hubungannya</a><br />
Yang dulu ampun bisa mikirin yang begitu<br />
Perut sendiri aja belum kenyang,<br />
eh istilahnya aja ya bikan kelaperan sih hehehe</p>
<p>Kepingin sih buat yang suka sampein mimpinya itu &#8230;<br />
Beneran kok bisa naaaakkkk &#8230;..Insya Allah ya<br />
Kalopun belum itu hanya perkara waktu<br />
Tuhan tau waktunya yang tepat..<br />
Asal jangan putus kerjanya yukkk</p>
<p>Nelangsanya &#8230;<br />
Yang ke-5 hihih, banyak bener yaa&#8230;.<br />
Kalian mempertanyakan kebenarannya lalu membuat batas<br />
Bukan justru mendekat ?</p>
<p>Isi kepala ini sebenarnya juga curhatan leaders hehehe..<br />
Nasibnya sama nih dengan saya</p>
<p>Sekarang ingin berandai<br />
Andai&#8230;<br />
Batas itu tak pernah ada diantara kita..<br />
Andai isi kepala ini masuk semua ke kepala kalian<br />
Andai isi hati ini tumpah semua bisa juga ditangkap dengan hati<br />
Walau hati kan ga bisa dipaksa sebahasa<br />
Setidaknya tau hehhe..</p>
<p>Kenapa saya menulis ini untuk kalian semua jaringan saya<br />
Walo mungkin pada enggak sadar ya..<br />
Ada dalam jaringan bisnis saya<br />
Karena bisa jadi, si pembuat batas bukan dirinya kalian sendiri<br />
Tapi orang sebelum kalian  ?</p>
<p>Bisa ga ya ?<br />
Batas itu kita singkap lebar-lebar<br />
Lalu kita buang saja ???</p>
<p>Add smua kontak saya yuk..<br />
Tapi maaf ga di publish disini<br />
Hubungin leader masing-masing<br />
Untuk bisa akses ke saya&#8230;<br />
Atau pake cara pinter cari di Facebook ajah :p<br />
*Nurul Harpan*</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/04/hanya-untuk-jaringan-bisnisku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ajaibnya Pertemuan :-)</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/03/ajaibnya-pertemuan/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/03/ajaibnya-pertemuan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2009 09:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[books]]></category>
		<category><![CDATA[business]]></category>
		<category><![CDATA[idea]]></category>
		<category><![CDATA[news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=432</guid>
		<description><![CDATA[<p>Benar ternyata kalo suhu Meuthia Rizki pernah bilang, pertemuan itu membawa sebuah paradigma baru. Membantu kita membuat sebuah keputusan, yang tadinya kepala negatip jadi positip, yang tadinya gak ada  ilmu jadi punya ilmu. Yang tadinya enggak punya kemampuan leadership jadi tau apa artinya leadership.</p>
<p>Membangun jiwa pemimpin tidak tumbuh begitu saja hanya dari rumah. Yang tadinya ada di lingkungan negatip yang mempengaruhi sekali kemana arah jalan kita jadi bisa memutuskan, lingkungan mana sih sebenarnya yang kita perlukan untuk perkembangan kepribadian yang lebih baik Insya Allah.</p>
<p>Kesimpulan di atas terbantu dengan aktivitas hari Minggu kemarin, 22 Maret 2009. Saya yang diundang pihak Elfa MUsic School dimana anak ABG saya itu kursus gitar untuk menghadiri acara Recital siswa didik disana. Arti recital apa juga saya enggak tau dan ga penting sih memang hahaha&#8230;.pokoknya diundang liat pementasan siswa untuk mereka memberitahukan ke orang tua, ini loh kemajuan anak-anak yang dititipkan belajar disana. Gak cuma bayar doang tapi ada hasilnya, begitu mungkin ya&#8230;</p>
<p>Anak saya mengambil kelas Gitar Akustik ceritanya. Memang kelas dibuka untuk Akustik, enggak ada itu kelas Gitar Elektrik. Tapi anak saya itu, udah sejak jaman kapan juga minta dibelikan Gitar Elektrik. Bahkan dari dia belum bisa baca not kali ya. Katanya efek suaranya berbeda bu.  Gaya bener mentang-mentang ibunya awam <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Si ibu kan ga begitu saja bisa dikibulin. Masih mikir ah itukan maunya dia aja, buat gaya-gayaan <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Jadilah belum pernah diluluskan permintaanya. Walau tergoda juga dapet cash reward Director kemarin mau beliin, namanya anak kan ada aja kepingin nyenenginnya, tapi tetep harus cek dulu tingkat manfaatnya. Kasimpulannya sampai Minggu di acara itu, doi lom juga dibelikan gitar elektrik seperti harapanny. Kecian deh &#8230;.</p>
<p>Di acara kemarin, saya dan suami jadi paham seberapa tingkat kebutuhan gitar elektrik itu. Dibuat dalam bentuk band kolaborasi dari tiap kelas musik yang berbeda, ada drum, gitar, piano, juga didampingi siswa kelas vokal yang duh bagus-bagus bener sih itu suara, kepala saya langsung berputar dan klik bahwa : <strong><em>&#8221; Oh iya, ini anak butuh di support gitar elektriknya juga &#8221; </em></strong></p>
<p>Pertimbangan saya mungkin bukan dari sisi orang yang paham dalem tentang dunia musik. Cuma karena kalo tunggal mungkin iya dia bisa pakai akustiknya aja seperti orang memetik gitar karena jatuh cinta hahaha, tapi kalo udah kolaborasi membentuk band, dia butuh elektriknya. Dan itu butuh dilatih dari sekarang bahkan saya sendiri support untuk membentuk band.  Well&#8230;otak lalu mikir gimana caranya bisa beliin gitar itu untuk anakku tercintah heheh&#8230;.yang saya udah tau harganya mayan deh <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Disana saya melihat pedenya mereka memainkan perannya masing-masing. Juga itu si anak AbG saya yang sempat butuh waktu lama membujuk ayah ibunya membelikan gitar elektrik untuknya. Alhasil, dari acara itu kami langsung ke toko alat musik dan membelikan kebutuhannya di Blok M. Mayan sih, lebih 5 Juta keluar huhu&#8230;.itu buat yang basic saja dulu. Tapi pembaca terutama jaringan bisnis saya yang membaca ini, crosline juga gpp koq :p&#8230;. dapat pesan apa dari cerita ini ???</p>
<p>Sebuah pertemuan akan merubah paradigma kita. Seketika segalanya bisa terbalik loh. Saya yang tadinya bener2 merasa dia tidak butuh itu tapi gitar akustiknya saja cukup yang harganya gak sampe sejuta, tiba-tiba punya gaya seabrek buat meyakinkan suami untuk mau membelikannya gitar elektrik. Tau kok mahal karena butuh lain-lainnya bukan hanya gita elektriknya aja.  Suami sih tanya masih belum mau meluluskan, tapi teuteup, wanita bikin keputusan katanya, walo yang bayar prianya hahaha&#8230; Makasih ya Yah, we love U <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>See ??</p>
<p>Kalau dikaitkan dengan pertemuan di bisnis kita ya temans&#8230;terutama yang malas ke trening nih, ke seminar, ke kelas-kelas penyemaian apapun yang dibuat organisasi anda yang udah pasti deh bertujuan positip, mungkin nih heheh&#8230;ga mau bilang *pasti* gaya bu Diamond ah masih minder :p&#8230;.. mungkin anda akan kelamaan dapat visinya, kelamaan ngambil keputusannya dan teruuuuus aja berkutat di peringkat yang sama. Karena apa ? Ilmunya gak nambah-nambah, gaulnya sama yang negatip terus, yang pikirannya sempit dan kecil, yang gak punya impan atau tidak berani bayar harga untuk impiannya, hidup mengalir bak air mottonya. Leadershipnya ga meningkat juga gimana mau memotivasi grupnya. Lha kitanya aja letih, lemah, layu, letoy, mana bisa bikin orang semangat ?? Pertemuan itu yang membuat kita semangat seperti semangatnya saya kemarin membelikan alat musik anak saya. Tanpa dia merengekpun, saya ambil keputusannya : <strong><em>&#8221; Yes, dia dah waktunya di support alat itu &#8221; <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </em></strong></p>
<p>Jadi nih&#8230;.</p>
<p>Tanpa kita merengek donlen datang ke trening, suatu hari dia akan datang sendiri karena kitanya sudah duluan onsiste. Karena dianya juga akan ada kebutuhan pengembangan dirinya untuk membina jariangan bisnisnya juga seperti kita butuh untuk membangun bisnis kita tuh. Mana bisa sama ngurus 10 orang banding ratusan orang bahkan ribuan orang, kalo ilmunya ga nambah-nambah. Heeeyyy&#8230;.pleaseee. Ilmu ga datang sendiri kecuali kita yang cari kan ?</p>
<p>Untuk membuat paradigma orang berubah ternyata ga susah-susah amat. Cas aja di pertemuan&#8230; Biarkan dia menilai sendiri, ini lingkungan pantas ga diperjuangkan ? Ini lingkungan, orang-orangnya pantas ga dijadika model manusia-manusia baik yang positip selalu, bersemangat dan terus menarik kita untuk ada di dalamnya ? Kalo saya sih, Insya Allah teman-teman leaders saya adalah lingkungan pertemanan yang saat ini paling nyaman untuk saya ada di antaranya. Lucu-lucu dan banyak duit tapi tidak sombong sih qe..qe..</p>
<p>Ada lagi sebab kenapa saya belikan dia gitar elektrik itu kalo dikaitkan keputusan saya yang datang karena menghadiri acaranya kemarin. Karena nih, saya berharap dia tidak stay di tingkat basic terus tapi berkembang di kemampuan gitarnya. Dengan membentuk band misalnya juga meningkatkan PD dia.</p>
<p>Nah di bisnis nih, mana bisa mau meningkat dari basic ke advanced juga kan kalo enggak mau pake alat, gak mau bayar harganya. Beli gitar saya naggap investasilah. Investasi alatnya. Kalo datang ke pertemuan yang saya bisa katagorikan pertemuan adalah alat menigkatkan bisnis saya dan itu bisa membuat kita lebih maju berbisnis, alasan apa yang membuat saya gak mau hadir di pertemuan ya ??</p>
<p>Kita gak akan pernah tau itu, kalau kita nih tidak pernah mau meluangkan waktu mencari taunya di pertemuan.</p>
<p>Dan kalo anda masih prospek bisnis saya nih, liat dulu deh di pertemuannya hehe, kali aja paradigma anda tentang bisnis yang saya tawarkan seharga tidak lebih dari sekotak es krim tidak terlalu melecehkannya dan membuat sesuatu yang indah dalam hidup anda, seperti hari ini saya merasakan indahnya saya membuang uang pendaftaran itu dulu yang juga Rp 30.000,- <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Gak penah kepikiran warisan kos-kosan suami heheh&#8230;</p>
<p>Insya Allah mau mandiri dengan peluang yang sudah dikasih aipline saya Nadia M. Yuniardo ini aja, ngarep capek kan apalagi kalo gak dapet hahaha :p:p</p>
<p>Gak juga ngarep uang pensiun dari kantor karena dah gak nagntor juga hiks&#8230;</p>
<p>Lagian uang pensiun kan ga 100%, masa turun gaya hidup sih ya ?? Yg tadinya bisa sedekah tiba-tiba diirit sedekahnya gara-gara uang pensiun hanya 75%. Udah tua makin deket kok makin berkurang amalan to yo ? Ah sukanya orang kebalik kalo mikir <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/03/ajaibnya-pertemuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tabiat</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/02/tabiat/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/02/tabiat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 00:07:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[books]]></category>
		<category><![CDATA[idea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=422</guid>
		<description><![CDATA[<p>Seringkali menemukan orang bahkan sayapun begitu,  mengeluh tidak memiliki banyak kemampuan, ketrampilan, talenta, ngeluuuuh aja bisanya tanpa mau berfikir meningkatkan kualitas diri. Harusnya sih ya kalo udah ngerasa ga punya kemampuan, yang dipikirkan harusnya gimana cara meningkatkan  kemampuan. Ya gak sih ?</p>
<p>Beberapa yang secara sadar ato ga sadar sering terucap dan bikin pengang kuping yang ngedengerin <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  diantaranya nih :</p>
<p>Aku kan gaptek..</p>
<p>Aku kan ga banyak waktu ..</p>
<p>Aku kan ga bisa English..</p>
<p>Aku kan ga bisa ngomong sama orang ..</p>
<p>Aku kan ga bisa mempengaruhi orang &#8230;</p>
<p>Aku kan susah semangat ..</p>
<p>Anda termasuk ? Kalo saya, IYA banget heheh..ngaku aja deh <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Tapi ternyata, setelah membaca sebuah buku, statement menarik tertulis begini nih : <strong>&#8221; PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ADALAH ALAT, YANG MENENTUKAN SUKSES ADALAH TABIAT </strong>&#8221;</p>
<p>Jadi tau nih kalo segala ilmu itu bisa dipelajari koq. Segala ketrampilan bisa diasah. Talenta bisa dimunculkan sendiri karena talenta bukan semata-mata berasal dari keturuan ternyata, tapi niat kuat memunculkannya. Lagipula itu semua hanya sebuah alat mencapai apa yang kita inginkan katanya orang bijak. Lebih dibutuhkan dari itu adalah TABIAT ternyata.</p>
<p>Tabiat mulut kita yang biasa bicara keluhan seperti sebagiannya di atas itu aja sudah sangat cukup merantai kita untuk mau melangkah mengambil buku, baca eBOOK, menyisihkan waktu  berselancar di internet mencari referensi ilmu yang kita butuhkan, datang ke seminar yang mendukung isi otak dan hati jadi full amunisi untuk &#8220;bertarung&#8221; dengan lingkungan negatif. Keluahan-keluhan seperti itu tuh jadi DP kemalasan kita.</p>
<p>Kita cek dulu yukk, marii&#8230; Tabiat udah bener ? Step pertama sebelum meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan kita ya benerin tabiat dulu, katanya soal kemampuan itu mah &#8216;ntar lancar-lancar saja.</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/02/tabiat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melawan Arus Krisis</title>
		<link>http://noeloe.net/2009/02/melawan-arus-krisis/</link>
		<comments>http://noeloe.net/2009/02/melawan-arus-krisis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 01:12:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeloe</dc:creator>
				<category><![CDATA[books]]></category>
		<category><![CDATA[idea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noeloe.net/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://s198.photobucket.com/albums/aa285/greendy_photos/?action=view&amp;current=krisisekonomi.jpg" target="_blank"><img src="http://i198.photobucket.com/albums/aa285/greendy_photos/krisisekonomi.jpg" border="0" alt="Photobucket" /></a>Hidup nyaman membuat banyak orang lupa diri untuk membut keranjang telur baru. Baru deh ketika krisis menerjang, jumpalitan ga keruan. Sebagian ada yang makin terpuruk, sebagian justru bangkit menjadi tampilan baru yang lebih menawan.</p>
<p>Beberapa orang yang terimbas krisis di tahun 1998, yang awalnya kena PHK dari tempatnya bekerja, saat ini justru membawa bendera baru di dunia yang bernama <em>interpreunership.</em></p>
<p>Sebut saja pak Wahyu Saidi yang membesarkan nama Bakmi Langgara &amp; Bakmi Tebet. Erman MMA berkecimpung di bidang Cafe Buku Zoe Edutainment di Margonda Depok. Cerita mereka layak kita simak untuk memberi gambaran, di saat krisispun ada lho orang-orang yang justru bangkit bukan malahan menegak racun mengakhiri masa tugas di dunianya lebih awal <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bagi yang mau melihat krisis ekonomi dari kacamata positip, pelajaran krisis di tahun 1998, lebih 10 tahun lalu justru  memberi kita pelajaran bahwa di balik krisis muncul fenomena positif berupa makin banyaknya orang yang berani terjun ke dunia usaha dan merajut kisah suksesnya disana.</p>
<p>Banyak dari mereka adalah orang yang benar-benar pemula di dunia usaha. Terbiasa dengan dunia kerja kantoran, lalu langsung terjun ke dunia usaha tentu bukan hal mudah. Tapi kok ada yang bisa ya ? he&#8230;he&#8230; tergantung niat kali ya atau orang kalo udah dilelepin ke dalam air katanya pasti cari cara sekuat tenaga untuk bisa timbul lagi di permukaaan dan menghirup udara. Betul kan ? Karena begitu keliatan permukaan, eh ternyata dunia belum kiamat tuh&#8230;</p>
<p>Kecuali nih, orang yang ga ada kemauan bertahan ya udah nyerah sama keadaannya. Nasibku katanya, jalan hidupku, aku ga seperti dia yang semangat, aku ga hebat seperti dia, akukan gaptek, aku butuh income sih tapi terlalu sibuk urusan keluarga, so tight up sama anak-anak, inilah arusnya hidupku qe..qe&#8230;</p>
<p>SLogan : <strong>* Hidupku mengikut arus saj</strong>a*  ya sutralah&#8230;&#8230;.</p>
<p>Banyak pengusaha sukses akibat krisis di tahun 1998 itu memulai kiprahnya di bisnis skala kecil yang disebut Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Industri Perbankan melirik sektor ini untuk dibantu pembiayaannya. Data dari BPS bahwa UMKM saat ini bisa menyerap tenaga kerja sampai 91 juta orang, luarbiasa bukan dunia usaha ? Di dunia kerja pada mem-PHK di dunia usaha justru membuka lapangan kerja.</p>
<p>Murah dan mudahnya menggeluti bisnis skala UMKM ini, resiko kegagalannya juga cukup tinggi. Kematian UMKM biasanya di tahun pertama. Di tahun ke-3 biasanya tingkat kegagalan relatip menurun tapi tetap tinggi sekitar 30-40%.</p>
<p>Katanya Erman BBA owner Zoe Edutainment, banyaknya kegagalan pebisnis baru adalah tidak mempertimbangkan faktor kekuatan diri. Tidak mempertimbangkan dengan matang padahal modalnya walau dikatagorikan UMKM, tetap aja ratusan juta melayang kalau gagal.</p>
<p>Pada krisis 1998, banyak orang menanamkan modalnya di bidang agribisnis dengan harapan cepat untung karena siklus tanaman relatif singkat. Padahal ga tau apa-apa soal agribisnis. Erman sendiri pernah menghabiskan uang ratusan juta bermain di bidang agribisnis, dan gagal <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ya ampun, repot amat yah mau jadi pebisnis. Kudu ratusan juta jadi taruhannya. Ada nih solusinya, modal kecil, tingkat resiko kecil. Tapi tunggu di tulisan berikutnya yah&#8230; Ini sumbernya dari majalah DUIT loh, bukan asal cuap-cuap si empunya blog or si NoeLoe itu hehe..</p>
<p>Aku akan infokan Cara Aman Memulai Bisnis Di Saat Krisis. Sekarang lagi krisis kan, yuk marii&#8230;..tetap tersenyum karena ada kok solusinya. Jangan cari Baygon jaminan mutu dulu ya <img src='http://noeloe.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://noeloe.net/2009/02/melawan-arus-krisis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
