Cerita itu sudah pernah saya baca tapi lupa dimana
Kalo gak salah apa di buku *The Secret* ??
Ceritanya…
Ada seorang maestro pemahat pada zaman sebuah kerajaan
Seantero jagad raya (halah lebay ini sih
) tau kualitas hasil pahatan sang maestro
Suatu hari raja memintanya membuat patung sang Raja, Permaisuri, Putra Mahkota dan Putri kerajaan
untuk di pajang di ruang utama istannya
Sepakat, lalu mulailah sang maestro membuat pesanan raja
Hasilnya ??
Luarbiasa indah
lalu hasil karya itu dipajang di ruang utama istana sesuai keinginan raja
Diiringi pujian yang luarbiasa kepada sang maestro
….lalu
Raja meminta sang pemahat membuat patungnya sendiri
Bingung dong si pemahat, kok patung dirinya ??
Ya sudahlah, pokoknya buat saja perintahku, demikian sang Raja memberi titahnya
Pulang nih si pemahat
Sambil jalan dia mikir
Aku kan rakyat jelata
Aku kan bukan Raja
Bukan putra mahkota
Akukan hanya seorang pemahat
Aku buat baguspun patungku nanti
Tempatku pasti hanya di luar istana
Atau di pinggir kolam ikan
Bahkan mungkin akan ditaro di kandang kelinci sang putri ![]()
Jadi aku tak perlu pahat patungku halus dan indah
Jadilah patung dirinya
Dengan hasil kasar tak keruan
Jelek deh, tidak seperti patung-patung indah lainnya hasil tangannya
Kaget dong sang raja begitu itu patung dibawa kehadapannya
Aih..aih…bang Hat ( pemahat mksdnya
)
Gak salah nih, kok jelek begini sih ?
Jawabnya : Iya yang mulia
Saya hanya seorang pemahat
saya hanya rakyat jelata
Tidak pantas rasanya saya membuat indah petung saya baginda..
Lalu…
Raja memanggil prajuritnya
Untuk menaruh itu patung di luar istana
Di bawah terik matahari
Dekat kolam ikan
Mending kolam ikan utama yang bagusnya istana
Ini kolam ikannya para cecurut istana he..he..
Dapat pesannya ??
Nasib kita
….kita yang menentukan sendiri !
Kalau dari cerita di atas
Paduka raja ingin menempatkan patung sang pemahat
di antara patung keluarganya di dalam ruangan utama istana
Sebagai orang yang telah membuat mahakarya begitu indahnya
Raja ingin memberinya penghargaan
Untuk menampilkan siapa orang dibalik pemahat patung-patung indah keluarga kerajaan
Tapi…
Si pemahat terlalu rendah menilai dirinya
Sama seperti kita kan ?
Kadang kita terlalu rendah menilai diri kita
merasa tak pantas ini dan itu
merasa tak yakin akan tempat yang seharusnya bisa kita dapatkan
Sebuah tempat yang istimewa
Bagi orang lain yang menilai kita sesungguhnya
Sayangnya…
Kita sendiri terlalu rendah memberi nilai…
Aku kan gaptek
Aku kan bukan sarjana
Aku tak pandai
Aku hanya anak si…
Aku kan..
Aku kan..
hanya..
hanya..
Ga mau kan jadi kayak si pemahat ?
Sayang kali ya..
Nih dia..
Saya merasa saya pantas suatu hari kelak Insya Allah
Dalam level karir minimal Diamond Director
Pantas ada dalam jajaran leader Oriflame Indonesia
Yang fotonya dipajang di kantor pusat Oriflame hehe, narsis yah ? Biarin :p:p
Yang kalo duduk di setiap acaranya Oriflame tuh di bagian depan selalu
Dalam seminar enggak pernah disuruh antri tapi ada jalan khususnya
Makan ga antri-antri, kenyangnya pasti lebih cepet
Kalopun mau desak-dedakan
ah itukan cuma krn hobby hahaha
demen aja gaul sama donlens ya tak ?? hehe
Saya merasa saya pantas untuk
Masuk pintu VIP di acara-acara besar Oriflame
menggandeng orang-orang yang saya sayangi
Memasuki ruangan yang namanya dipanggil satu persatu dalam sorotan lampu hihi…
Gaya seleb bangets..
Wajar, saya dah bayar harganya kan….
Kalo transaksi saya pantasnya di jalur TOP LEADER
Eggak perlu antri
Saya pantas terbang ke Eropa gratis dari Oriflame
Dengan layanan first class
Kalo nyampe sekian besar dunia maksudnya ha..ha..ha..
Walaupun saya hari ini sadar banget
Saya perempuan sangat biasa saja
Tanpa talenta khusus
Gaptek total awalnya
Pemalu abis ( ah masak siiih
)
Pemalas juga mungkin
Tapi saya pantas untuk menghargai tinggi nilai diri
Bahwa saya harus memahat diri menjadi indah
Karena saya pantas ditaro di tempat eksklusif gituloooo…
Ngemper enggak enak
Uh apalagi masuk surga emperan yak
Anda tau berapa nilai diri anda ??
Angkat sendiri ya
Bukan orang lain yang menentukan nasib anda !