Ajakan mba Dini Shanti untuk membuat pesan berantai tentang kata BERSYUKUR, yang membuat aku langsung masuk membaca blog belio…hmm… ide bagus.
Jadi mundur ke belakang, mengenang, bahkan sampai hari kemarin, sampai 1 detik yang baru saja berlalu dari kehidupanku, barusan saja, kata itu harusnya selalu ada dalam kepalaku, hatiku, kalaupun itu sudah terlalu sering terucap dari lisanku. Duh mau nangis nih
(
Tak cukup angka yang ada di dunia rasanya kalau mau berhitung yang seharusnya aku katagorikan sebuah keberuntungan, kebaikan, hal positif, sebuah peningkatan, kesehatan, ilmu-ilmu, duh yah sampe ga bisa ditulis macam-macamnya ketika aku tersadar, untuk menghitung rasa syukur yang pernah ada dalam artian sesungguhnya aku pahami dalam maknanya.
Bilang sih suka, sukur dapat bonus bulanan yang lumayan hanya dengan bekerja dari rumah, sukur nambah lagi cash reward bulan lalu, sukur dah diijinkan suami bebas menjalankan bisnis sekarang, sukur anakku tetap terkontrol, sukur bisa punya kehidupan yang baik, sukur keluarga begini begitu, sukur teman-teman baik…..sukur…sukur…sukur….dalam lisanku. Ya hanya di lisan.
Kenapa aku bilang hanya di lisan ? Ketika bersyukur lalu diikuti dengan sebuah keluhan, sama saja *bodong*. Sama aja aku menelan kembali ucapan syukur yang baru saja diucapkan. Aku menikmati hasilnya, lalu berucap sukur. Tapi dalam perjalanannya aku mengeluh, marah, menangis, menyalahkan orang lain. Padahal dalam perjalanan itu, Allah tetap memberi sesuatu yang membuatku bisa melakukan perjalanannya : nafas, otak dan hati…..
3 items itu Allah ambil dariku, game over sudah. Tak akan ada sebauh Output karena sudah tak lagi bisa memberi input.
Lebih dari sekedar membuat keluhan, sejujurnya aku tau bersyukur bisa diaplikasikan dalam memberi apa yang Allah beri. Paham hitungan ajaib Allah untuk balasan berbagi. Tapi kenapa masih perhitungan untuk membari sih ya ? Aku tidak benar-benar bersyukur ternyata.
…kalau begitu
Aku bersyukur hari ini, seorang Dini Shanti mengingatkan aku kembali, arti yang dalam tentang kata BERSYUKUR.


Sukses terus untuk Noe…
hitungan ajaibnya Yang Atas itu yaaa yg kadang kita harus saling ngingetin terusss….Amiiinnn
nice writing
semua yang sedang kita terima saat ini juga harus disyukuri ya mba, apalagi yang sebelum2nya. Bersyukurlah maka akan kutambah nikmat-Ku. Amiiiinnn..
Bersyukurlah atas apa yang kita terima saat ini, niscaya Allah akan memberikan banyak hal yang akan kita syukuri nanti..
bersyukur banget selalu ada di lingkaran teman2 yg senantiasa + dan saling mengingatkan…. giliran gw blm nulis niy….
)
lagi mual…mual bangeeet…(n yet still bersyukur banget dikasi kesempatan mual2 to carry out ‘lil someone in me
selalu merasa ‘dielus’ (much better than ‘tertampar’ ya mbak hehehe) ama jeng noe setiap baca postingannya!!
bersyukur gue bisa ketemu langsung ama satu lagi bukti nyata orang hebat itu ada