try to — from NOTHING to SOMETHING
RSS feed

Adsense Indonesia
Banner PDMW
ardhosting banner
  • Kembali Kepada-NYA

    (2)
    Posted on August 21st, 2008noeloebusiness

    Sedikit membaca sebagai penghantar tidur tadi malam, walopun bacanya loncat-loncat kayak kutu loncat. Dari sebuah buku dengan judul ” YOU CAN IF YOU THINK YOU CAN “. Dari judulnya aja udah kebayang isinya ke arah motivasi dalam bekerja, berbisnis, ikhtiarlah gitu… yang banyak kaitannya dengan hal dunia, tadinya berfikir begitu. Tapi ternyata, gaya membaca bak kutu loncat membawa Noe ke sebuah halaman yang justru kembali mengingatkan kita pada Tuhan.

    Makanya kuberi judul tulisan ini Kembali Kepada-Nya :-)

    Bagus untuk yang tegang-tegang, yang mengalami kelelahan lahir batin, fisik dan psikis..glek. Suka gak ngalamin masa-masa sangat menengangkan, rasa tidak enak di hati, capek pikiran capek badan ? Bersyukurlah anda kalau kehidupan anda selalu mulus rata seperti jalan tol, tanpa pernah ketemu kerikil apalagi batu. Semua kondisi terasa sangat kondusif, menyenangkan. Yang paling bagus, udah pastilah kehidupan enggak mulus-mulus terus, tapi pertanyaannya bisa tetap cool gak tuh ?

    Sebenarnya, kata si penulis buku, kita itu apapun yang terjadi tidak perlu menjadi tegang. Banyak orang yang biasa hidup di tengah hiruk pikuknya suasanya, keadaan yang sangat menekan, tapi mereka tidak pernah menderita untuk jadi tegang.

    Presiden Amerika Serikat, Nixon–ada di Gedung Putih ketika ribuan massa berdemonstrasi di depan istana. Membawa slogan yang mendongkolkan hati pastinya, menyebut presiden sebagai pembunuh dan menyerukan berbagai tantangan. Yah kalo cuma dibilang bawel, gak sabaran, jutex ato apalah, gada apa-apanya dong ya hihihi…

    Teriakan-teriakan itu terdengar jelas dari ruang kerja pak Presiden. Penulis buku memperhatikan sikap Presiden. Waktu menunjukan pukul 1/2 lima sore, seharian sebagai Presiden pastinya sudah mengurus berbagai urusan besar berskala Internasional, pusing pasti ya kepalanya. Memperhatikan kedua belah tangan Presiden, tangan itu sama sekali tak bergerak, biasa saja. Suaranya tak berubah sedikitpun, tenang dan tentram. Air mukanya santai, sama sekali tak ada raut tegang disana.

    Penulis bertanya : ” Menghadapi masalah Internasional yang pelik dan demonstrasi hebat yang sedang berkecamuk di luar sana, bagaimana anda bisa bersikap begitu tenang pak Presiden “.

    Jawab Presiden Nixon : ” Soalnya saya memang tenang “.

    Penulis nanya lagi : ” Tapi gimana cara anda mencegah diri anda dari suasana yang setegang ini ? “

    Presiden Nixon : ” Mereka punya hak untuk berdemonstrasi di depan sana dan mengatakan apa saja yang mereka kehendaki. Negara AS adalah bebas dan demokratis, dan mereka adalah warga negara AS. Dan saya hanyalah melakukan apa yang saya anggap benar. Bila anda melakukan apa yang anda anggap benar, maka anda tidak perlu menderita ketegangan bukan ? ”

    hemm…dalam ya maknanya ? Presiden gituloh…

    Dari banyak kisah bagaimana para tokoh dunia dalam buku itu yang sama sekali tidak merasa tegang dalam kondisi yang sangat menekan sebenarnya, penulis menyimpulkan (maksudnya penulis buka itu ya bukan penulis blog ini hehe..)

    …pada hakekatnya kita tidak perlu mengalami ketegangan atau merasa gugup. Tapi kalo kita terlanjur tegang, ah bagusnya bahasanya gugup aja kali ya :-) atau tekanan jiwa hik..hik.. obat paling mujarab adalah mutiara yang dijanjikan Tuhan pada umat manusia. Kedamaian kembali pada Tuhanlah yang akan menjadi kedamaian abadi.

    Kedamaian yang diberikan dunia hanya bersifat sementara, misalnya ? Hmmm…bersandar pada bahu sang suami, hihihi….iya kali pas sedih gitu kan ya ? tapi pas suami pergi ? Tertekan jiwa lagi dong hehe.. Atau justru sebaliknya, kondisi tertekan karena sang suami ? wakakaka….

    Atau memandang keindahan matahari terbenam, stress gitu gak naik-naik level ato lama gak naik jabatan di kantor, apalagi gak naik gaji hahaha….pergi ke suatu tempat yang katanya indah pas matahari terbenam. Sementara aja, begitu matahari terbenam betulan, coba ? Nangis bombay lagi, tertekan lagiiii…waaaakk !!

    ” Damai yang dipersembahkan dunia kepadamu pasti berlalu, tapi damai dari Tuhan ( Allah buat Noe ) akan tetap tinggal selamanya ”

    Setiap orang yang bisa meresapi kata berharga itu berulang sampai alam bawah sadarnya, maka ia akan mampu mengusir segala ketegangan jiwanya, kesedihan hatinya, merasa terpuruknya ia, atau apapunlah yang membuatnya merasa menderita–Insya Allah.

    Jadi kembalilah Kepada-NYA :-)

    Ketika bersedih

    Merasa Dilecehkan, dihina dan terbuang..duh..duh..

    Ketika enggak naik-naik level hi..hi..hi

    Enggak naik gaji..

    Jabatan seret :-) karier terhambat..

    Ditinggal kekasih apalagi pasangan hidup ..

    Apalagi ?

    Ya apa aja deh yang bikin sedih, sebel, marah…. bagusnya kembali aja Kepada-NYA.

    Betul kata pak Presiden Nixon, kalo kita melakukan hal yang benar, kenapa musti tertekan. Sederhana, tapi bermakna sangat kuat !!

2 Responses to “Kembali Kepada-NYA”

  1. betul..tetep kita kembali sebagai manusia tanpa daya kecuali di ridhoi Nya

  2. intinya mah kobarkan semnagat membara!!!!!
    ya sometimes apa yang kita mau gak seperti apa yang kita dapet tapi its part of life..wlpun terkadang sakit.. :)

    semangat!!!

Leave a Reply